facebook

Serahkan Santunan Korban Longsor Kota Semarang, Mensos Risma Minta Masyarakat Waspada

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Serahkan Santunan Korban Longsor Kota Semarang, Mensos Risma Minta Masyarakat Waspada
Menteri Sosial, Tri Rismaharini saat meninjau lokasi bencana longsor di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang (25/1/2022). (Dok: Kemensos)

Risma juga meminta Pemda untuk melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan santunan untuk korban longsor yang terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Nilai santunan yang diberikan kepada ahli waris nilainya mencapai Rp15 juta serta masing-masing Rp5 juta untuk korban luka.

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismahari mengingatkan kepada semua masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang kerap terjadi. Untuk meminimalisasi dampak, Mensos menyampaikan dua pesan penting.

Pertama, agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan secara mandiri. Termasuk dalam hal ini,  kepekaan dan kecepatan dalam merespon indikasi terjadinya bencana.

Kedua, ia menghimbau kepada pemerintah daerah termasuk di Kota Semarang, agar melakukan pemetaan daerah rawan bencana.

Baca Juga: Tinjau Korban Banjir di Pekalongan, Mensos Risma Ungkap Hal Ini

Dua hal tersebut dipandang penting untuk menyikapi fenomena global warming yang memicu cuaca ekstrem.

"Pemanasan global membuat semua wilayah bisa berpotensi bencana. Sebelumnya saya ke Kabupaten Pekalongan, longsor terjadi di kawasan hutan lindung. Jadi
kepada masyarakat yang bermukim di lokasi rawan bencana agar bisa melakukan langkah mitigasi secara mandiri," kata Risma saat meninjau lokasi bencana longsor di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang (25/1/2022).

Oleh karena itu, Risma meminta masyarakat dimana pun berada untuk tidak terlena. Mensos mengapresiasi langkah Pemkot Semarang yang telah melakukan pemetaan wilayah bencana.

Untuk kemungkinan dilakukan relokasi hunian, Mensos menyerahkan kebijakan tersebut kepada Pemkot Semarang. Untuk perbaikan rumah warga yang rusak, Kemensos bersikap membantu Pemkot dari belakang, karena pemkot memilki anggaran untuk itu.

Dalam peninjauan itu, didampingi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Mensos menyerahkan santunan ahli waris satu orang korban meninggal sebesar Rp15 juta, serta masing-masing Rp5 juta bagi korban luka.

Baca Juga: Kisah Menegangkan Keluarga Surono Lari Berhamburan Usai Rumahnya Ambrol Tergerus Air Kali Jenes Solo

Bersama Wali Kota Hendrar Prihadi, Mensos langsung menuju kediaman korban meninggal akibat longsor. Kepada ahli waris, Indah, Mensos memeluk dan memberikan motivasi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar