facebook
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Beredar TK China Nyamar Jadi Gojek Tak Bisa Pulang ke Tempat Persembunyiannya, Benarkah?

Dany Garjito | Fita Nofiana
CEK FAKTA: Beredar TK China Nyamar Jadi Gojek Tak Bisa Pulang ke Tempat Persembunyiannya, Benarkah?
CEK Fakta TKA China (turnbackhoax.id)

Benarkah ada TK China yang nyamar jadi ojol dan tak bisa pulang ke persembunyian?

Suara.com - Beredar unggahan yang menyatakan bahwa ada Tenaga Kerja (TK) China yang menyamar sebagai driver ojol atau ojek online.

TK China dalam unggahan itu disebut tak bisa pulang ke tempat persembunyiannya.

Informasi tersebut bermula dari unggahan akun Facebook Nurjannah Putri Sulut.

Berikut narasinya:

Baca Juga: Viral Video Pelajar Tawuran Bawa Senjata Tajam di Bandar Lampung, Polisi: Kami Belum Tahu dari Sekolah Mana

“BUKTI NYATA … KATANYA TENAGA AHLI TERNYATA TKChina INI JADI OJOL, DI INDONESIA APA GAK ADA YANG BISA BEKERJA SAMPAI PERLU DATANGIN TENAGA AHLI OJOL DARI TKChina,"

"TKChina nyamar jadi tukang gojek dari Citayam ngantar ke Cipayung eh gak bisa pulang ke tempat persembunyiannya …. malah nangis pake bahasa Chino krn gak bisa bhs Indonesia.”

Lalu benarkah klaim tersebut?

Menurut penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video pengemudi ojol tersbeut adalah video rekaman pengemudi Gojek Vietnam.

Pengemudi tersebut tengah berbicara dengan bahasa Vietnam, bukan bahasa China.

Baca Juga: Chicco Jerikho Digebuk Ibu-Ibu Komplek, Dianggap Tak Becus Jaga Kinan di Layangan Putus

“Pengemudi muda itu memeluk wajahnya dan terisak setiap kali sambil berbagi pikiran yang telah lama ia pendam dengan profesi yang ia geluti untuk mencari nafkah,” tulis sebuah pemberitaan Vietnam.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar