PKS Minta Partai Gelora Mencari Suara di 'Kolam' Berbeda, Fahri Hamzah: Ada Penyesalan Sekaligus Ketakutan

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 27 Januari 2022 | 14:16 WIB
PKS Minta Partai Gelora Mencari Suara di 'Kolam' Berbeda, Fahri Hamzah: Ada Penyesalan Sekaligus Ketakutan
Salah satu insiator Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al-Jufri menyampaikan pesan kepada Partai Gelora agar mencari suara di ‘kolam’ berbeda.

Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelora lantas menanggapi hal tersebut.

Ia menilai ada kesan ketakutan dan misleading atau sesat dari pernyataan Salim Segaf lantaran mengibaratkan rakyat dengan ikan.

"Terkesan di dalamnya ada penyesalan sekaligus ketakutan sehingga misleading, menganggap Pemilu seperti memancing ikan. Partai dianggap tukang pancing serta rakyat dianggap ikan," kata Fahri Hamzah, Kamis (27/1/2022).

Selanjutnya, Fahri Hamzah menilai kalangan internal di PKS sedang mengalami kegalauan. Dia juga menyinggung jumlah kursi PKS yang dinilai banyak namun tak bisa berbuat apa-apa.

"Seperti kita duga, memang di PKS mengalami kegalauan yang masif, dari Majelis Syuro sampai struktur, tentang bagaimana menghadapi masa depan. Satu sisi sebagai partai yang sudah punya 50 kursi di DPR dan ribuan kursi di seluruh Indonesia, tidak ada yang bisa dilakukan kecuali mengatakan bahwa kami kecil dan tidak bisa berbuat apa-apa," kata Fahri, dilansir Terkini.id.

"Akhirnya kegalauan itu ditumpahkan ke Partai Gelora karena ketakutan bahwa Partai Gelora kan makin populer," ungkap Fahri lebih lanjut.

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri [dok. PKS]
Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri [dok. PKS]

Kedepannya, Fahri Hamzah berharap PKS terus meningkatkan kinerjanya di legislatif.

Sebab, kata dia, anggota parlemen memiliki hak kekebalan dalam menyampaikan pendapat dan bertanya kepada pemerintah tanpa terancam UU ITE.

baca juga

"Saya berharap PKS memperbaiki kinerjanya di legislatif dan berhenti berapologi seolah 50 kursi tidak bisa berbuat apa-apa," harap Fahri.

"Padahal 50 kursi itu 50 orang yang diberi fasilitas dan kekebalan oleh rakyat untuk berbicara menggunakan hak-haknya yang kuat dari hak bertanya sampai hak untuk menyatakan pendapat tanpa takut terancam pidana dan terkena UU ITE seperti yang dialami oleh rakyat," sambungnya.

Diketahui sebelumnya bahwa PKS tidak menganggap partai-partai baru sebagai ancaman. Hanya saja PKS ingin partai-partai baru, seperti Partai Gelora, tidak mencari ikan di kolam yang sama.

"Yang tidak kita inginkan adalah, jangan dalam satu kolam semuanya cari ikan di situ. Ini ikannya juga bingung, siapa lagi yang mancing di sini," ucap Salim dalam wawancara bersama CNN Indonesia TV.

"Ya kita inginkan masing-masing mencari kolam sendiri, segmen sendiri," sambungnya.

Salim sebetulnya menyadari semua partai terbuka dalam mencari suara. Mantan Menteri Sosial itu menyerukan agar saling berlomba-lomba dengan cara yang baik dan benar.

"Jadi PKS tidak melihat partai-partai yang baru itu sebagai ancaman. Fastabiqul khoirot, saling berlomba-lomba," kata Salim.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Lantik Wanita Kristiani Sebagai Dewan Pakar, Grace Natalie PSI: Semoga Bukan Gimmick Politik

PKS Lantik Wanita Kristiani Sebagai Dewan Pakar, Grace Natalie PSI: Semoga Bukan Gimmick Politik

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 12:51 WIB

Evalina Heryanti Non Muslim Pertama Jadi Dewan Pakar PKS, Grace Natalie: Publik Tunggu Sikap PKS Soal UU TPKS

Evalina Heryanti Non Muslim Pertama Jadi Dewan Pakar PKS, Grace Natalie: Publik Tunggu Sikap PKS Soal UU TPKS

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 11:17 WIB

DPW PKS Kaltim Bantah Keras Edy Mulyadi Kader Partai, Sebut Dukung Pelaporan Penyebut 'Kalimantan Tempat Jin Buang Anak'

DPW PKS Kaltim Bantah Keras Edy Mulyadi Kader Partai, Sebut Dukung Pelaporan Penyebut 'Kalimantan Tempat Jin Buang Anak'

Kaltim | Rabu, 26 Januari 2022 | 19:37 WIB

Soal Ucapan Edy Mulyadi 'Tempat Jin Buang Anak', Ruhut Sitompul Gertak PKS: Enggak Usah Membela

Soal Ucapan Edy Mulyadi 'Tempat Jin Buang Anak', Ruhut Sitompul Gertak PKS: Enggak Usah Membela

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 16:52 WIB

Tanggal Pemilu Resmi Ditetapkan, Fahri Hamzah: Pendukung 3 Periode Tak Lagi Punya Momentum

Tanggal Pemilu Resmi Ditetapkan, Fahri Hamzah: Pendukung 3 Periode Tak Lagi Punya Momentum

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 17:03 WIB

PKS Diseret-seret dalam Kasus Edy Mulyadi, Politisi PDIP Tak Terima: Ini Enggak Fair

PKS Diseret-seret dalam Kasus Edy Mulyadi, Politisi PDIP Tak Terima: Ini Enggak Fair

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 13:18 WIB

Terkini

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

×