Menyesal Sempat Dukung Ahok Saat Pilkada 2017, PPP DKI Bertaubat dan Kini Puji Anies

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 01 Februari 2022 | 19:48 WIB
Menyesal Sempat Dukung Ahok Saat Pilkada 2017, PPP DKI Bertaubat dan Kini Puji Anies
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram @basukibtp)

Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta mengaku menyesal karena sempat mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 lalu. Partai lambang Kakbah itu pun menyatakan sudah bertaubat.

Hal ini dikatakan oleh Sekwil DPW PPP DKI Jakarta, Najmi Mumtaza Rabbany (Gus Najmi), dalam acara hari ulang tahun (Harlah) PPP ke-49 dan istighosah serta doa bersama untuk Abraham Lunggana atau Haji Lulung di kantor DPW PPP DKI Jakarta, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (30/1/2022) lalu.

Najmi mengatakan, karena tindakan partainya saat itu, banyak hati ulama yang terluka. Ia mengaku tak ingin lagi kejadian serupa kembali terulang.

"Ini juga dalam rangka meminta maaf (pertaubatan) kepada umat atas dinamika Pilkada DKI Jakarta 2017, yang kala itu dirasa telah melukai perasaan ulama dan umat khususnya warga DKI Jakarta," ujar Najmi dalam keterangan tertulis, Selasa (1/2/2022).

Menurutnya, kegiatan istighosah akbar ini sejatinya merupakan gagasan atau wasiat dari Haji Lulung sebelum berpulang. Almarhum disebutnya berkeinginan agar Harlah PPP ke-49 menjadi momentum bagi PPP Jakarta, sebagai partai yang didirikan dan dibesarkan para ulama.

"Kami ingin menjaga ikatan emosional para ulama dan habaib dengan PPP yang sebelumnya sudah dibangun oleh Haji Lulung saat beliau kembali ke PPP," tuturnya.

Ke depan, lanjut dia, DPW PPP DKI mencanangkan kegiatan doa dan istigosah bersama sebagai kegiatan wajib bagi DPC dan PAC di seluruh kota madya dan kecamatan se-DKI Jakarta dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim, majelis dzikir sebagai wujud komitmen PPP senantiasa bersama ulama.

Dalam acara itu, DPW PPP juga memberikan penghargaan kepada Gubernur DKI Jakarta sebagai tokoh persatuan dan pembangunan DKI Jakarta.

"Pak Anies kami anggap sebagai tokoh dan pemimpin pemersatu, dimana sejak awal bertugas di Balai Kota DKI, alhamdulillah, kita semua merasakan, betapa era kepemimpinan Pak Anies hampir tidak ada suasana gaduh di Jakarta. Sangat kondusif. Berbeda dengan era sebelumnya," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta PTM di Jakarta Dievaluasi, Gubernur Anies Baswedan: Akan Kita Kaji

Jokowi Minta PTM di Jakarta Dievaluasi, Gubernur Anies Baswedan: Akan Kita Kaji

Jakarta | Selasa, 01 Februari 2022 | 19:25 WIB

Pengamat Beberkan Dua Kelompok Pendukung Anies Baswedan: Ini Kaum Otak Cerdas

Pengamat Beberkan Dua Kelompok Pendukung Anies Baswedan: Ini Kaum Otak Cerdas

News | Selasa, 01 Februari 2022 | 17:54 WIB

Belum Mau Hentikan PTM, Gubernur Anies: Omicron Tidak Parah, Kita Harus Tenang

Belum Mau Hentikan PTM, Gubernur Anies: Omicron Tidak Parah, Kita Harus Tenang

News | Selasa, 01 Februari 2022 | 17:38 WIB

Elektabilitas Anies Baswedan Konsisten, Pengamat: Ini Alami Datang dari Rakyat

Elektabilitas Anies Baswedan Konsisten, Pengamat: Ini Alami Datang dari Rakyat

News | Selasa, 01 Februari 2022 | 17:18 WIB

Terkini

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

×