Suara.com - Isra Miraj merupakan salah satu hari bersejarah dan peristiwa terpenting bagi umat islam. Biasanya umat muslim akan memperingati Isra Miraj, dengan mengenang kembali perstiwa tersebut. Dalam rangka menyambut momen dahsyat itu, mari kita simak khutbah Jumat Isra Miraj.
Materi khutbah Jumat Isra Miraj berikut ini juga dapat kalian pakai sebagai contoh atau referensi untuk mengisi ceramah saat sholat jumat. Anda juga dapat memakainya untuk bahan ketika diminta sambutan-sambutan di acara menjelang momen Isra Miraj.
Isra Miraj sendiri sebagai peristiwa agung yang menandai perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Selain itu, Nabi juga melakukan perjalanan menuju Sidratul Muntaha atau langit ketujuh. Kemudian, Yang membuatnya istimewa adalah perjalanan panjang itu ditempuh dalam waktu hanya satu malam.
Berikut ini adalah contoh khutbah Jumat Isra Miraj yang berjudul "Isra Miraj dan pembersihan hati manusia" ditulis oleh Miftah Syarif.
Materi Contoh Khutbah Jumat Isra Miraj
Ma'asiral Muslimin Jama'ah Jum'ah Rahimakumullah
Pertama-tama, marilah kita bersama meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan sesungguh hati tanpa basa-basi. Karena kesungguhan dalam bertaqwa akan berimplikasi dalamsikap dan tingkah laku ta'at terhadap syari'at dan menghindar dari ma'siat.
Sesungguhnya syariat bawaan Rasulullah Muhammad SAW adalah kebenaran mutlaq yang tidak bisa diragukan lagi. Shalat, zakat, puasa dan haji menjadi bukti formal ketaatan seseorang dalam ber-Islam. Hadirin Jama'ah Jum'ah yang dimulayakan Allah Bulan Rojab adalah bulan istimewa. Sebuah bulan yang memuat banyak makna.
Makna-makna itu muncul dari anugerah Allah SWT dalam memberikan keistimewaan bagi Rasul tercinta-Nya Muhammad saw. berupa perjalanan spiritual yang kemudian hari dikenal dalam sejarah umat manusia sebagai Isra miraj. Dalam waktu yang terbatas, khutbah ini hanya ingin mengupas satu kejadian saja dari rangkaian Isra miraj Rasulullah saw.
Seperti telah masyhur diceritakan bahwa diantara kejadian istimewa yang terjadi pada diri Rasulullah saw sebelum perjalanan mi'roj dimulai adalah pembedahan hati oleh malaikat Jibril dan Mikail as untuk selanjutnya dicuci dengan air zam-zam tiga kali dan diisinya hati mulia itu dengan hikmah dan iman.
Ibarat sebuah adegan dalam film, pembedahan ini pada bagian awal sebelum memasuki inti cerita perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsho, utuk selanjutnya diteruskan hingga Shidratil Muntaha. Inilah yang menjadi focus khutbah kali ini. Mengapa hati yang dibedah dan dibersihkan?
kenapa bukan usus atau ginjal yang mempunyai peran penting dalam metabolisme tubuh? Yang secara biologis lebih kotor dan selalu bersinggungan dengan makanan? Atau alat pencuci anggota tubuh lainnya yang menjadi jalur kotoran bagi manusia? Dan mengapa pula pembedahan ini dilakukan sebelum perjalanan, kenapa tidak setelah perjalanan usai? Atau di tengah perjalanan?
Jama'ah Jumat yang Berbahagia
Sesungguhnya dalam kejadian ini terdapat hikmah yang sangat dalam. Semakin tinggi kadar kepandaian spiritual seorang manusia, akan makin dalam ia memaknai sebuah hikmah. Namun, sebagai seorang yang minim pengetahuan khatib hanya dapat mengingatkan beberapa hal di balik kejadian tersebut yang mungkin telah banyak difahami tetapi sering dilupakan dan diabaikan.
Pertama, bahwa hati adalah hal terpenting dalam diri manusia. Hati sebagai pusat metabolisme keimanan dan ketaqwaan. Bagaikan pilot, hati mengarahkan kehidupan spiritual manusia, dan kwalitas spiritual itu secara langsung turut menentukan dan mempengaruhi laku social seseorang.
Hal itu diperkuat dengan adanya sebuah hadist yang memiliki arti:
"Sesungguhnya di dalam tubuh seseorang terdapat segumpal daging, apabaila gumpalan itu baik, maka baiklah seluruh tubuh itu. Namun jika gumpalan itu jelek, maka rusaklah seluruh tubuh itu. Ingatlah gumpalan itu adalah hati." (hadits ini disepakati kesahihannya oleh semua ahli hadits)
Dengan demikian, apa yang terjadi pada diri Rasulullah saw adalah simbol bagi umatnya. Bahwa hati adalah perkara yang paling penting untuk dirawat mengalahkan berbagai anggota lainnya. Menyehatkan hati dan meriasnya jauh lebih penting dari pada merias wajah, dari pada bersolek tubuh, bahkan lebih penting dari pada mengasah otak.
Hadirin sekalian,Agar hati kita selalu terawat, hindarkanlah hati kita dari empat perkara, yaitu :
- Riya', adalah pamer baik pamer kekayaan maupun pamer ibadah
- Ujub, adalah sifat merasa diri serba berkecukupan dan berbangga hati atas nikmat yang ada.
- Takabbur/sombong adalah merasa dirinya lebih sempurna dari yang lainnya, Kesombongan adalah kemaksiatan yang pertama dilakukan oleh makhlukNya (iblis).
- Hasad atau dengki. Orang dengki adalah orang yang tak beriman sebab dia tidak merasa puas dengan takdir Allah.
Sementara ulama berpendapat bahwa orang yang dengki adalah orang yang selalu ingkar karena tidak rela orang lain mendapatkan kenikmatan.
Demikianlah semoga kita semua dapat menarik hikmah dari bulan rojab ini Allah memerintahkan Malaikat Jibril dan Mikali membedah dada dan mencuci hati Rasulullah, bukan karena di hati Rasulullah terdapat kotoran. Melainkan karena beliau adalah ma'shum.
Namun semua itu adalah perlambang bagi kita selaku umatnya. Bahwa membersihkan, merawat dan menghias hati adalah pekerjaan utama yang harus didahulukan dari lainnya.
Demikian contoh materi khutbah Jumat Isra Miraj. Semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari