Terang-terangan Akui Tak Kagumi Sang Proklamator, Helmi Felis: Soekarno Bagiku Pemimpin Gagal

Dany Garjito, Fita Nofiana

Minggu, 06 Februari 2022 | 15:48 WIB
Terang-terangan Akui Tak Kagumi Sang Proklamator, Helmi Felis: Soekarno Bagiku Pemimpin Gagal
Presiden Soekarno.(Instagram/bungkarno_)

Suara.com - Pegiat media sosial, Helmi Felis secara terang-terangan mengaku tak mengagumi Ir. Soekarno.

Bahkan, melalui akun Twitter-nya, ia menyebut sang proklamator sebagai pemimpin yang gagal.

Hal itu diungkapkan Helmi pada Sabtu, (5/2/2022) pada akun Twitter miliknya.

"Banyak orang mengagumi Soekarno, saya tidak,” tulis Helmi.

Ia bahkan menambahkan bahwa Soekarno gagal mempersatukan bangsa dan cenderung membuatnya tercerai-berai.

“Soekarno bagiku salah satu pemimpin yang gagal membuat Indonesia bersatu, bahkan cenderung tercerai berai,” tambahnya lagi.

Baginya, sosok founding father itu hanyalah seorang orator ulung.

“Ada banyak orang kagumi beliau. Bagiku beliau hanya orator ulung, tidak lebih,” tegasnya.

Melansir dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, cuitan Helmi tersebut ditulis dalam kutipan retweet yang mengutip video Habib Rizieq. Video tersebut diunggah oleh akun @AkungAruna.

baca juga

Dalam video yang beredar itu, Habib Rizieq menyatakan sosok Bung Karno yang pernah meminta agar sila pertama Pancasila tidak diletakkan di urutan pertama.

“Ada hal yang perlu diingat, bahwa redaksi, usulan, yang diajukan oleh Bung Karno, sila ketuhanan itu ada di sila terakhir, sila kelima. Ini ditolak oleh ulama yang ikut serta dalam sidang BPUPKI,” ujar Habib Rizieq seperti yang dikutip dari Terkini.id.

Cuitan Helmi Felis (twitter.com/Helmi_Felis)
Cuitan Helmi Felis (twitter.com/Helmi_Felis)

Cuitan Helmi tersebut mendapat berbagai respons dari warganet. 

"Hak Anda untuk tidak mengagumi Ir. Soekarno, toh tanpa anda kagumi pun beliau adalah pribumi yang sudah berjuang untuk negerinya, rela dipenjara dan tidak teriak-teriak telah dikriminalisasi," komentar warganet. 

"Tidak ada manusia yang sempurna, termasuk Bung Karno," tulis warganet di kolom komentar. 

"Hakmu untuk tidak mengagumi Bung Karno, karena orang besar tidak butuh pengakuan," balas lainnya. 

"Kamu enggak ngerti perjuangan beliau," imbuh warganet lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Warganet Curhat Tetangga Sehat Meninggal Mendadak: Kalau Dipikir Enak Gak Sih?

Viral Warganet Curhat Tetangga Sehat Meninggal Mendadak: Kalau Dipikir Enak Gak Sih?

News | Minggu, 06 Februari 2022 | 14:44 WIB

Ikut dalam Konferensi Pers di Polres Bantul, Keluarga Pelaku yang Pukul Petugas PLN Ungkapkan Kekecewaan

Ikut dalam Konferensi Pers di Polres Bantul, Keluarga Pelaku yang Pukul Petugas PLN Ungkapkan Kekecewaan

Jogja | Minggu, 06 Februari 2022 | 14:21 WIB

Lawak Banget, Pengantin Ini Malah Terima Paket COD Saat Hari-H Pernikahan Auto Bikin Bengek Warganet

Lawak Banget, Pengantin Ini Malah Terima Paket COD Saat Hari-H Pernikahan Auto Bikin Bengek Warganet

News | Minggu, 06 Februari 2022 | 14:05 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×