Tidak Punya Rumah Sendiri, Warga Australia Ini Pilih Jaga Rumah Orang Lain

Siswanto, ABC

Rabu, 16 Februari 2022 | 12:40 WIB
Tidak Punya Rumah Sendiri, Warga Australia Ini Pilih Jaga Rumah Orang Lain
Ilustrasi rumah. (Pexels.com/Pixabay)

Suara.com - Bersantai di spa dengan halaman belakang yang dihiasi pohon rindang, warga Australia Keith Murfet merasa seperti di rumah sendiri.

Ia memang sedang menempati rumah orang lain dan memakai semua fasilitas yang ada.

Namun bagian terbaik dari pengalaman tersebut adalah: semuanya gratis.

Keith yang sudah pensiun dari pekerjaannya sebagai pengemudi truk kini bekerja sebagai seorang penjaga rumah.

Tugasnya adalah untuk menjaga dan mengurus rumah kliennya ketika mereka pergi liburan.

Pekerjaan tersebut cocok untuk Keith yang memiliki gaya hidup santai dan tidak memiliki rumah sehingga tidak perlu membayar hipotek dan uang sewa.

Ini sudah dilakukannya sejak dua tahun terakhir, setelah berkeliling Australia dengan naik karavan dan mulai bekerja di Bundaberg, Queensland.

"Saya tidak perlu punya rencana," ujar Keith.

"

baca juga

"Tempat tinggal saya sekarang ada spa, hanya berjarak 100 meter ke pantai, dan dekat dengan 'toko roti terbaik di dunia'."

"

Keith sebelumnya mendapatkan tawaran pekerjaan baru dengan melihat situs yang berisi mereka yang butuh penjaga rumah. Ia pun bisa menawarkan jasanya di sana.

Namun lama kelamaan, ia tidak perlu melihat situs tersebut untuk bisa mendapatkan klien.

"Saya rasa 70 sampai 80 persen [klien baru saya] adalah dari mulut ke mulut," katanya.

"

"Pernah saya membeli leci dari seorang ibu di sekitar rumah dan akhirnya diminta menjaga rumahnya selama 10 minggu."

"

Beberapa penjaga rumah menyediakan jasa mengurus hewan peliharaan atau ternak, namun Keith lebih mengutamakan pekerjaan dengan fleksibilitas seperti berbenah dan mengurus taman belakang.

Tujuh tahun hidup berpindah-pindah

Serupa dengan Keith, warga Queensland bernama Kim juga memiliki gaya hidup nomaden, atau berpindah-pindah.

Selama tujuh tahun, ia tidak memiliki alamat tetap dan sudah berkeliling Queensland menjadi penjaga rumah, berkemah, menjadi 'backpacker', ataupun tinggal di rumah teman.

"

"Saya berjumpa dengan banyak orang yang sama dengan saya," kata Kim.

"

"Menurut saya semakin banyak orang saat ini ingin mencari gaya hidup baru dan ingin meninggalkan jam kerja 9-5 dan pindah dari kota."

Harga rumah di Queensland memang melonjak dramatis selama dua tahun terakhir. Harga sewa di beberapa lokasi seperti Fraser Coast dan Bundaberg pun jauh dari murah.

Kim mengatakan gaya hidupnya memang tidak untuk semua orang, namun sebagai seorang perempuan yang suka bepergian sendiri, penting untuk tetap waspada.

Walau terkadang pekerjaannya membuatnya ingin punya rumah, Kim masih lebih suka berpindah-pindah.

"Ada momen tertentu di mana saya merasa sangat nyaman tinggal di rumah yang saya jaga," katanya.

"Dan saya pikir, mengapa saya tidak punya rumah saja untuk menikmati kenyamanan ini?"

"Tapi saya berpikir 'Saya sudah diberi kesempatan dan pengalaman yang indah ini dan saya tidak mau menukarnya'."

Keith dan Kim mengatakan keputusan untuk tidak punya rumah memang tidak untuk semua orang.

"Bersikap terbukalah dan coba dulu," kata Kim.

Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×