Pengamat Sebut Ada Kampanye Terselubung Saat Fit and Proper Tes Calon Anggota KPU dan Bawaslu di Komisi II DPR

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 17 Februari 2022 | 21:20 WIB
Pengamat Sebut Ada Kampanye Terselubung Saat Fit and Proper Tes Calon Anggota KPU dan Bawaslu di Komisi II DPR
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Pengamat Politik Ray Rangkuti menilai adanya ketidaketisan dari Anggota Komisi II dalam melaksanakan fit and proper test calon Anggota KPU dan Bawaslu. 

Ray mengungkapkannya, setelah melihat temuan adanya etika dan profesionalisme anggota yang janggal dalam uji kepatutan dan kelayakan.

"Memang terkesan seperti istilahnya kekurangetisan dalam pelaksanaan fit and proper test. Jadi mengungkapkan sesuatu yang menandai hal-hal sebetulnya yang tidak berhubungan dengan materi fit and proper tes," ujar Ray dalam konferensi pers hasil pemantauan pelaksanaan fit and proper tes calon Anggota KPU dan Bawaslu yang digelar secara virtual, Kamis (17/2/2022).

Tak hanya itu, ia juga menilai ada kecenderungan kampanye terselubung yang dilakukan anggota Komisi II DPR kepada beberapa calon anggota KPU dan Bawaslu yang seharusnya tidak dilakukan dalam fit and proper test. 

"Bahkan, memiliki kecenderungan sebagai kampanye orang per orang dalam pemilihan itu. Sejatinya, harus dihindari oleh Komisi II dalam hal melaksanakan fit and proper tes," ucap dia 

Ia mengemukakannya karena menggarisbawahi beberapa diksi yang dipakai beberapa Anggota Komisi II DPR saat melakukan fit and proper test.

"Menyebutkan supaya 'semoga sukses' boleh saja. Mestinya, itu diungkapkan kepada semua calon mengindetifikasi diri sebagai sesuatu yang sama dengan calon anggota KPU-Bawaslu, sesuatu yang perlu dicegah oleh mereka yang melakukan ujian kepada calon anggota Bawaslu dan KPU," sambungnya.

Terlebih, dalam fit and proper test ada pernyataan soal daerah pemilihan yang disampaikan anggota Komisi II DPR. Menurutnya hal tersebut membuat citra negatif bagi calon yang terpilih.

"Justru itu memberikan kesan bahwa orang-orang ini seperti titipan, itu justru itu tidak elok khusnya kepada yang dipilih dan berpotensi negatif di mata orang seolah olah bahwa mereka sudah mendapatkan kampanye tersendiri dari anggota komisi II DPR," papar Ray.

baca juga

Selain itu adanya perlakuan yang berbeda yang dilakukan anggota DPR kepada beberapa calon anggota KPU dan Bawaslu, juga menimbulkan kecurigaan publik beberapa calon anggota KPU dan Bawaslu yang mendapat perlakuan emas tersebut, telah memiliki jaringan jaringan tertentu di kisaran parta politik, fraksi atau Komisi 2 DPR

"Menimbulkan kecurigaan publik bahwa orang-orang yang sedang di sini sudah memiliki jaringan jaringan tertentu di kisaran partai politik fraksi dalam hal ini Komisi II," ungkap Ray.

Karena itu ia berharap tak ada lagi model fit and proper tes yang memiliki kampanye terselubung di masa depan.

"Mudah mudah model seperti ini  di masa yang akan datang, nggak ada kampanye terselubung di dalam fit and proper tes, karena bukan komisi II tapi calon-calonnya seolah mereka mendapat semacam perlakuan emas dari anggota komisi II," tutur Ray.

Selain itu kata Ray, adanya perlakuan emas saat fit and proper tes juga menimbulkan kecurigaan bahwa orang-orang yang terpilih belum tentu murni memiliki  profesional dan independen.

"Kita tarik hal yang lebih besar, munculnya kecurigaan orang bahwa mereka yang terpilih ini sebetulnya belum tentu benar-benar murni profesional dan independen, dua modal yang seharusnya dipegang diambil aparat penyelenggara Pemilu," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Keputusan Anggota KPU-Bawaslu Sama dengan Isi Pesan Berantai, Komisi II: Hanya Kebetulan, Orang Bisa Tebak

Hasil Keputusan Anggota KPU-Bawaslu Sama dengan Isi Pesan Berantai, Komisi II: Hanya Kebetulan, Orang Bisa Tebak

News | Kamis, 17 Februari 2022 | 17:48 WIB

Etika dan Profesionalisme Anggota DPR Disorot saat Fit and Proper Test Calon Anggota KPU dan Bawaslu

Etika dan Profesionalisme Anggota DPR Disorot saat Fit and Proper Test Calon Anggota KPU dan Bawaslu

News | Kamis, 17 Februari 2022 | 15:59 WIB

Soal Penetapan Anggota KPU-Bawaslu di Komisi II DPR, Hadar Nafis Gumay Curigai Bermuatan Politik Besar

Soal Penetapan Anggota KPU-Bawaslu di Komisi II DPR, Hadar Nafis Gumay Curigai Bermuatan Politik Besar

News | Kamis, 17 Februari 2022 | 13:59 WIB

Terkini

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×