Presiden Putin: Kami Tak Berniat Duduki Ukraina, Hanya Demiliterisasi dan De-Nazi-fikasi Rezim Kiev

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Kamis, 24 Februari 2022 | 15:21 WIB
Presiden Putin: Kami Tak Berniat Duduki Ukraina, Hanya Demiliterisasi dan De-Nazi-fikasi Rezim Kiev
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan anggota pemerintah melalui panggilan telekonferensi di Moskow, Rusia, Selasa 11 Agustus 2020. [Foto/AFP]

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengambil langkah mengejutkan dengan mengumumkan dimulainya invasi militer terhadap Ukraina pada Kamis (24/2/2022) pagi. Sejak itu, media pemberitaan diramaikan dengan terjadinya berbagai serangan militer di Ukraina.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa Antonio Guterres sampai memohon agar Putin menghentikan serangan militer yang dilakukan Rusia. Hal ini demi mencegah jatuhnya lebih banyak korban akibat konflik di negara pecahan Soviet tersebut.

Meski demikian, Putin menegaskan negaranya tidak berminat untuk menduduki wilayah Ukraina. Operasi militer khusus yang dijalankan kini semata demi memenuhi permintaan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, dua wilayah di Ukraina timur yang dikuasai separatis pro-Rusia.

"(Rusia) tidak punya rencana untuk menduduki teritori Ukraina," tegas Putin, dikutip Suara.com dari RT.com pada Kamis (24/2/2022). "(Operasi militer khusus) untuk melindungi Donetsk dan Lugansk dari 'agresi Ukraina'."

Tujuan utamanya, tegas Putin, adalah untuk melindungi warga Donetsk dan Lugansk dari upaya genosida pemerintahan Ukraina.

"(Kami hadir) untuk melindungi orang-orang yang sudah delapan tahun menjadi target genosida oleh rezim Kiev," ungkap Putin.

"(Moskow) mendesak dimulainya demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina dan segera menyerahkan mereka yang banyak melakukan kekejaman terhadap warga sipil ke pengadilan."

Asap hitam mengepul dari bandara militer di Chuguyev dekat Kharkiv pada Kamis, 24 Februari 2022. Tak lama setelah Presiden Putin mendeklarasikan perang dengan Ukraina. (Foto: AFP)
Asap hitam mengepul dari bandara militer di Chuguyev dekat Kharkiv pada Kamis, 24 Februari 2022. Tak lama setelah Presiden Putin mendeklarasikan perang dengan Ukraina. (Foto: AFP)

Meski demikian, Putin kembali menekankan bahwa pihaknya tidak berniat untuk mengambil alih teritori Ukraina secara penuh. "Kami tidak akan mengambil apapun dari siapapun secara paksa," imbuhnya.

Sebelumnya Ukraina dan Rusia memang sempat berkonflik akibat perebutan wilayah, yakni Krimea yang berujung pada aneksasi pada 2014 lalu. Sedangkan kini, Ukraina juga sempat menuding Rusia memberi dukungan militer di wilayah Donbass, meski Moskow juga berkali-kali menepisnya.

baca juga

Di sisi lain, warga ibu kota Ukraina, Kiev, dilaporkan melakukan upaya evakuasi darurat dengan berusaha melarikan diri ke tempat yang lebih aman. Sementara Kementerian Pertahanan Ukraina mengklaim bahwa militer Rusia saat ini mengalami kekalahan.

Anggota Gerakan Azov pawai di Kyiv, Ukraina, Maret, 2020. Azov adalah gerakan neo-Nazi. [Buzzfeed]
Anggota Gerakan Azov pawai di Kyiv, Ukraina, Maret, 2020. Azov adalah gerakan neo-Nazi. [Buzzfeed]

"Pasukan Pertahanan Nasional, menggunakan izin pertahanan diri sesuai Artikel 51 Piagam PBB melawan setiap upaya perlawanan dengan harga diri tinggi," ungkap Kemenhan Ukraina, dikutip dari CNN. "Situasi sudah terkontrol. Militer Rusia sekarang sedang mengalami kekalahan."

Kemenhan Ukraina juga mengklaim tidak ada kekalahan di antara pasukan mereka. Padahal sebelumnya, Kemenhan Rusia menyatakan bahwa mereka telah berhasil mengalahkan pertahanan udara Ukraina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Targetkan Infrastruktur Militer, Pertahanan Udara, dan Pasukan Udara Ukraina

Rusia Targetkan Infrastruktur Militer, Pertahanan Udara, dan Pasukan Udara Ukraina

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 15:04 WIB

Memanas! Ukraina Ungkap 8 Warga Tewas, 9 Terluka Akibat Tembakan Mortir Rusia

Memanas! Ukraina Ungkap 8 Warga Tewas, 9 Terluka Akibat Tembakan Mortir Rusia

Sumsel | Kamis, 24 Februari 2022 | 15:01 WIB

Belum Sehari Diserang, Rusia Lumpuhkan Infrastruktur Militer Ukraina, 8 Orang Tewas

Belum Sehari Diserang, Rusia Lumpuhkan Infrastruktur Militer Ukraina, 8 Orang Tewas

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 14:55 WIB

Gara-gara Rusia Perang Lawan Ukraina, Rupiah Jadi Anjlok

Gara-gara Rusia Perang Lawan Ukraina, Rupiah Jadi Anjlok

Bisnis | Kamis, 24 Februari 2022 | 14:54 WIB

Rusia Lancarkan Operasi Militer di Ukraina, Striker Asing Persipura Jayapura Ungkap Pesan Menyentuh

Rusia Lancarkan Operasi Militer di Ukraina, Striker Asing Persipura Jayapura Ungkap Pesan Menyentuh

Surakarta | Kamis, 24 Februari 2022 | 14:53 WIB

Terkini

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

×