Mengenal Apa Itu CSTO, Organisasi Traktat Keamanan Kolektif yang Jadi Saingan NATO, Kok Bisa?

Rifan Aditya

Jum'at, 25 Februari 2022 | 18:21 WIB
Mengenal Apa Itu CSTO, Organisasi Traktat Keamanan Kolektif yang Jadi Saingan NATO, Kok Bisa?
CSTO Collective Security Treaty Organization atau Organisasi Traktat Keamanan Kolektif (odkb-csto.org)

Suara.com - Organisasi Traktat Keamanan Kolektif atau Collective Security Treaty Organization yang disingkat CSTO baru-baru ini menjadi perbincangan setelah Rusia melancarkan invasinya ke Ukraina. Lalu apa itu CSTO?

CSTO juga disebut-sebut menjadi saingan NATO, Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization. Bagaimana bisa begitu? Untuk tahu lebih banyak tentang apa itu CSTO, simak penjelasannya berikut ini.  

Sebelum mencuat karena perang Rusia-Ukraina ini, CSTO juga telah memutuskan untuk mengirim pasukan penjaga perdamaiannya ke Kazakhstan di tengah aksi protes yang berkecamuk di negara Asia Tengah itu pada awal tahun 2022 ini. Beberapa unit CSTO dikatakan telah beroperasi di Kazakhstan untuk membantu menjaga ketertiban dan menstabilkan situasi di negara yang dilanda protes setelah menerima permintaan bantuan dari pemerintah.

Mengenal Apa itu CSTO

Banyak yang penasaran, apa itu CSTO? Berikut ini sekilas informasi mengenai organisasi yang dipimpin oleh Rusia yang dikutip dari Sputnik. CSTO ini dibentuk antara tahun 1992 dan 2002 lalu, mencakup negara-negara pecahan-Soviet seperti Rusia, Belarus, Armenia, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Semua negara peserta setuju untuk tidak menggunakan ancaman kekerasan dan agresi terhadap salah satu negara dipandang sebagai agresi terhadap semua anggota CSTO. Tujuan pembentukan CSTO ini kurang lebih sama dengan NATO, hanya berbeda pada negara-negara anggotanya. 

Aliansi ini menggunakan apa yang disebut kepresidenan "berputar", dengan setiap negara anggota akan memimpin kelompok itu secara bergantian setiap tahun. Keputusan untuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian CSTO diumumkan oleh Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dewan Keamanan Kolektif CSTO.

Meskipun kepemimpinannya berganti-ganti, tapi kantor pusat CSTO berada di Moskow Rusia. Sementara itu, dalam  konflik Rusia-Ukraina maka jelas aliansi militer yang mendukung aksi Rusia adalah CSTO.

Sikap CSTO ini tentu akan berseberangan dengan NATO. Apalagi Ukraina disebut-sebut sangat ingin menjadi bagian dari anggota NATO.

baca juga

Bahkan dilansir Washingtonpost, Jumat (25/2/2022), Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg telah menyebut aksi Rusia terhadap Ukraina sebagai tindakan perang yang brutal.

Pasukan Penjaga Perdamaian dan Tugasnya

Pasukan penjaga perdamaian CSTO adalah satu set kontingen yang dirancang untuk berpartisipasi dalam operasi pemeliharaan perdamaian organisasi. Di antara kontingen ini merupakan personel militer, polisi, dan sipil yang terlatih secara khusus, bersama dengan kekuatan dan sarana yang disediakan oleh negara-negara anggota.

Jumlah personel penjaga perdamaian CSTO ini adalah sekitar 3.600 orang. Tugas utamanya adalah akan menjaga fasilitas negara dan militer yang penting dan memberikan bantuan kepada penegak hukum Kazakhstan dalam menstabilkan situasi dan mengembalikannya ke kerangka hukum.

Di antara tugas-tugas yang dapat dilakukan di bawah operasi penjaga perdamaian itu adalah memantau gencatan senjata serta perjanjian gencatan senjata, memisahkan pihak-pihak yang bertikai, menciptakan kondisi untuk negosiasi, memerangi kerusuhan massal, mempromosikan hak asasi manusia, perlindungan dan pertahanan fasilitas vital, dan juga menjamin akses untuk bantuan kemanusiaan.

Kementerian Luar Negeri Belarusia telah mengkonfirmasi bahwa mereka mengirim unit ke Kazakhstan, mengatakan itu, situasi di negara-negara Asia Tengah yang dianggap menyerupai upaya kudeta. Sementar Presiden Tajikistan Emomali Rahmon menegaskan bahwa niat negaranya untuk memenuhi komitmennya berdasarkan perjanjian CSTO sehubungan dengan situasi di Kazakhstan.

Sebuah sumber dalam badan hukum Tajikistan mengatakan kepada Sputnik bahwa negara tersebut mengirim sekitar 200 tentara di bawah misi penjaga perdamaian. Lalu bagaimana sikap CSTO dalam perang Rusia-Ukraina ini?

Dilansir Reuter, Stanislav Zas, Sekretaris Jenderal CSTO menolak gagasan bahwa CSTO adalah alat mempromosikan pengaruh Rusia terhadap Ukraina. Ia pun menyebut bahwa ketegangan akan terus terjadi jika Timur dan Barat tidak mau bernegosiasi.

Zas pun menyoroti tentang jaminan keamanan yang dicari Moskow dari Barat dimana Rusia ingin NATO menghentikan ekspansi ke arah timur dan berjanji untuk tidak menggunakan senjata ofensif di Ukraina dan negara-negara lain yang dekat dengan Rusia.

Ia pun mengatakan akan selalu berhati-hati untuk memakai kekuatan CSTO. Jika diperlukan mendamaikan konflik Rusia-Ukraina, CSTO dapat dengan cepat mengerahkan pasukan dalam jumlah besar, katanya.

“Percayalah, kami bisa mengirimkan sebanyak yang dibutuhkan. Kalau butuh 3.000 kita kirim. Kalau butuh 17.000 kita kirim. Kalau butuh lebih ya lebih. Sebanyak yang dibutuhkan," ujar Zas.

Demikian penjelasan apa itu CSTO yang disebut-sebut menjadi saingan NATO.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jemput Warganya di Ukraina, China Kirim Pesawat Carter

Jemput Warganya di Ukraina, China Kirim Pesawat Carter

Jogja | Jum'at, 25 Februari 2022 | 18:18 WIB

Invasi Rusia Memorakporandakan Ukraina, Dua Pebasket NBA Ini Beri Pernyataan Tegas

Invasi Rusia Memorakporandakan Ukraina, Dua Pebasket NBA Ini Beri Pernyataan Tegas

Malang | Jum'at, 25 Februari 2022 | 18:10 WIB

Bisnis dan Kekayaan Roman Abramovich, Taipan Rusia yang Dipaksa Hengkang dari Chelsea

Bisnis dan Kekayaan Roman Abramovich, Taipan Rusia yang Dipaksa Hengkang dari Chelsea

Bisnis | Jum'at, 25 Februari 2022 | 17:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×