Satu per Satu Bahan Pokok Langka di Indonesia, Ketua Banggar DPR: Aneh bin Ajaib, Kayak di Negeri Dongeng Antah Berantah

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 07 Maret 2022 | 18:30 WIB
Satu per Satu Bahan Pokok Langka di Indonesia, Ketua Banggar DPR: Aneh bin Ajaib, Kayak di Negeri Dongeng Antah Berantah
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengkritisi pemerintah terkait kelangkaan dan naiknya kebutuhan bahan pokok yang terus terjadi, mulai dari minyak goreng, kedelai, hingga daging.

Ia mengungkit kelangkaan-kelangkaan kebutuhan pokok yang juga pernah terjadi sebelumnya.

"Kita ini kayak negeri dongeng di antah-berantah. Kita ini menjadi bangsa yang bodoh betul. Kelangkaan demi kelangkaan terus menerus menerpa kita. Mulai kelangkaan kedelai, langka cabai, langka bawang putih, langka daging pernah mengalami kelangkaan berasa hari ini kita ini aneh bin ajaib terjadi kelangkaan minyak goreng," kata Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/3/2022).

Padahal dikatakan Said, ketika berbicara minyak goreng misalnya, dunia justru melirik Indonesia 

"Tapi justru rakyat kita hampir dua minggu ini dibuat susah oleh minyak goreng," ujar Said.

Karena itu, dikatakan Said, harus ada pembenahan sistem untuk menghindari kenaikkan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok. Ada dua pembahanan yang menurut Said harus dilakukan.

Mulai dari membuat peta jalan atau roadmap kedaulatan pangan dan sistem logistik nasional atau sislognas Yang terkoneksi dari pusat ke daerah dan lintas sektoral. Sehingga nantinya bisa diketahui secara langsung permasalahan.

"Kalau tidak, ini kelamgkaan minyak goreng entar tiba tiba langka lagi kedelai, bulan puasa (langka) daging, terus menerus kelangkaan demi kelangkaan. Sampai kapan perasaan rakyat dimainkan kan nggak tahan juga rakyat lama-lama."

Sebelumnya, Said meminta pemerintah tegas menutup keran ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Permintaan stop ekspor itu menyusul kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng yang diraskaam rakyat.

Ia juga menyarankan stop ekspor CPO itu dilakukan mulai pekan depan dengan durasi selama satu bulan atau paling tidak sampai situasi dan kondisi minyak goreng di Indonesia berangsur pulih dan normal.

"Mulai sekarang saja pemerintah umumkan. Kalau dalam seminggu ini masih langka maka Minggu kedua akan disetop untuk satu bulan," kata Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/3/2022).

Said kembali mengatakan pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi tidak boleh diam, melainkan harus tegas mengambil langkah penutupan ekspor CPO.

"Pemerintah mau diam? Tidak boleh dong. Presiden harus ambil tindakan tegas stop ekspor CPO," ujarnya.

Said menilai di atas kertas seharusnya permasalahan kelangkaan minyak goreng dapat selesai dengan kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation

"Tapi faktanya terus menerus bermasalah. Nah ini kan akhirnya jatuh pada kesimpulan inilah kemudian kalau perusahan-perusahaan bersifat monopoli, oligopoli, kartel kita terus menerus akan mengalami sampai kapanpun kelangkaan ini akan terus terjadi," kata Said.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersedia Divaksin COVID-19, Polda Lampung Beri Minyak Goreng Gratis

Bersedia Divaksin COVID-19, Polda Lampung Beri Minyak Goreng Gratis

Lampung | Senin, 07 Maret 2022 | 18:29 WIB

Lebih dari Satu Bulan, Distributor Minyak Goreng Masih Alami Kelangkaan

Lebih dari Satu Bulan, Distributor Minyak Goreng Masih Alami Kelangkaan

Jogja | Senin, 07 Maret 2022 | 17:51 WIB

Viral Emak-emak Antre di Minimarket Pagi-pagi Demi Minyak Goreng, Warganet: Pada Minum Minyak Kali Ya?

Viral Emak-emak Antre di Minimarket Pagi-pagi Demi Minyak Goreng, Warganet: Pada Minum Minyak Kali Ya?

News | Senin, 07 Maret 2022 | 15:44 WIB

Terkini

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB