Profil Donetsk dan Luhansk, Wilayah Pemberontak di Ukraina yang Diakui Merdeka oleh Rusia

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2022 | 17:05 WIB
Profil Donetsk dan Luhansk, Wilayah Pemberontak di Ukraina yang Diakui Merdeka oleh Rusia
Arsip - Milisi dari kelompok bersenjata yang memproklamasikan diri sebagai Republik Rakyat Luhansk (LNR) terlihat di garis kontak dengan pasukan Ukraina di Desa Zholobok, Luhansk, Ukraina, 23 Maret 2021. ANTARA/REUTERS/Stringer/as

Suara.com - Sebelum Rusia memutuskan untuk menginvasi Ukraina, Donetsk dan Luhansk dua kota yang ada di wilayah Ukraina memproklamirkan diri sebagai republik. Lantas seperti apa profil Donetsk dan Luhansk?

Vladimir Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah pemberontak tersebut pada Senin, 21 Februari 2022 lalu hingga memicu kecaman internasional. Untuk tahu lebih banyak tentang profil Donetsk dan Luhansk, simak penjelasannya berikut ini.

Donetsk dan Luhansk berada di wilayah Ukraina Timur namun telah lepas kendali dari Kiev pada 2014 lalu. Dua wilayah tersebut telah dikuasai oleh pemberontak yang didukung oleh Rusia. Sejak pertempuran yang terjadi antara tentara Ukraina dan separatis, setidaknya telah menewaskan lebih dari 14.000 orang. 

Profil Donetsk dan Luhansk

Donetsk adalah sebuah wilayah yang dikelilingi tumpukan terak yang menjadi kota utama di cekungan pertambangan Donbas. Dikutip dari situs web Badan Tenaga Nuklir Nasional Indonesia (Batan), terak adalah lelehan campuran oksida logam dan silikat. Terkadang juga mengandung fosfat dan borat, sulfit, karbida, dan halida. Terak sendiri didapat dari peleburan mineral bumi. 

Sebelumnya, kota Donetsk memiliki nama Stalino yang merupakan pusat industri pasir. Hampir seluruh wilayah Donetsk dijadikan sebagai pertambangan pasir. Donetsk menjadi wilayah penghasil baja utama di Ukraina. Jumlah penduduk di kota ini mencapai lebih dari 2 juta jiwa. 

Sementara itu, Luhansk awalnya bernama Voroshilovgrad. Kota bagian Ukraina tersebut juga merupakan kota Industri yang didiami lebih dari 1,5 juta penduduk. Sama seperti Donetsk, Luhansk juga berada diwilayah cekungan. Berbatasan langsung dengan negara Rusia di wilayah laut hitam, yang sekaligus menjadi lokasi cadangan batu bara terbesar. 

Hampir seluruh penduduk Luhansk menggunakan bahasa Rusia dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan informasi dahulu banyak pekerja dari wilayah Rusia yanh dikirim ke kota tersebut. 

Kiev dan negara-negara barat menuding Rusia telah menghasut dua wilayah Ukraina tersebut. Untuk melakukan pemberontakan terhadap pemerintah sehingga timbul konflik sejak 2014 lalu. Donetsk dan Luhansk terkunci dalam konflik, kemerdekaan keduanya yang diproklamasikan setelah referendum pun tidak diakui oleh dunia. 

Upaya damai juga telah dilakukan oleh pemerintah Ukraina dengan Donetsk dan Luhansk. Yang dikenal dengan Perjanjian Minsk pada 2015 lalu. Namun upaya itu tidak menemui titik terang sampai sekarang. Ukraina dan kelompok separatis saling menuduh telah melakukan pelaggaran. 

Donetsk memiliki seorang pemimpin bernama Denis Pushilin, terpilih tahun 2018 pada pemilihan yang disengketakan oleh Kiev. Sementara wilayah separatis Luhansk dipimpin oleh Leonid Pasechnik.

Itulah tadi ulasan mengenai profil Donetsk dan Luhansk, dua wilayah Ukraina Timur yang kemerdekaannya diakui Rusia. Semoga menambah wawasan!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Roman Abramovich Resmi Disanksi Pemerintah Inggris, Bagaimana Nasib Chelsea?

Roman Abramovich Resmi Disanksi Pemerintah Inggris, Bagaimana Nasib Chelsea?

Bola | Kamis, 10 Maret 2022 | 16:48 WIB

Sambangi PP Muhammadiyah, Dubes Vasyl Hamianin Bahas Soal Bantuan Korban Invasi Rusia di Ukraina

Sambangi PP Muhammadiyah, Dubes Vasyl Hamianin Bahas Soal Bantuan Korban Invasi Rusia di Ukraina

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 16:48 WIB

Sniper Paling Terkenal di Dunia Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

Sniper Paling Terkenal di Dunia Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

Sumbar | Kamis, 10 Maret 2022 | 16:42 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB