Efek Vaksin dan Prokes Bikin Kekebalan Tubuh Orang Indonesia Masih Tahan Omicron Siluman, Beda dengan Eropa

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2022 | 18:36 WIB
Efek Vaksin dan Prokes Bikin Kekebalan Tubuh Orang Indonesia Masih Tahan Omicron Siluman, Beda dengan Eropa
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengklaim tidak ada kenaikkan kasus yang disebabkan subvarian omicron BA.2 atau disebut juga 'omicron siluman'. ( Suara.com/ Novian)

Hingga saat ini tercatat ada 471,92 juta kasus positif dengan 6,1 juta orang meninggal sejak pandemi terjadi.

Lonjakan kasus nampak masih terjadi di Korea Selatan, Vietnam, dan Jerman, di mana ketiga negara itu mendominasi laporan infeksi harian. Masing-masing melaporkan 209.169 kasus di Korea Selatan, 131.713 kasus di Vietnam, dan 182.939 kasus di Jerman.

Peningkatan kasus positif di negara itu disebut karena paparan virus corona varian omicron yang lebih cepat menular.

Terlebih saat ini, paparan subvarian omicron BA.2 atau disebut juga 'omicron siluman' makin menyebar luas. Para ahli kesehatan menyebutkan kalau BA.2 lebih cepat menular dibandingkan varian omicron yang asli.

Akibat kondisi tersebut, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan subvarian omicron BA.2 menjadi variant of concern (VoC), kata Fox News.

Selain lebih cepat menular, omicron siluman itu juga memiliki mutasi genetik yang sulit dibedakan dari varian delta apabila dilakukan tes PCR, menurut American Medical Association.

Menurut pernyataan WHO baru-baru ini tentang subvarian, penelitian mengevaluasi risiko infeksi ulang antara BA.2 dengan BA.1. Ditemukan bahwa infeksi ulang omicron siluman setelah infeksi BA.1 telah didokumentasikan. Tetapi, data awal dari tingkat populasi studi reinfeksi menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi BA.1 memiliki perlindungan lebih kuat terhadap reinfeksi dengan BA.2.

Laporan WHO juga mengatakan bahwa data laboratorium awal dari Jepang yang menggunakan model hewan tanpa kekebalan terhadap SARS-CoV-2 menunjukkan bahwa BA.2 dapat menyebabkan penyakit lebih parah pada hamster dibandingkan dengan infeksi BA.1.

Data pada manusia tentang keparahan klinis yang dikumpulkan dari Afrika Selatan, Denmark, dan Inggris, di mana terdapat tingkat kekebalan yang tinggi dari vaksinasi atau infeksi alami, ditemukan tidak ada perbedaan yang dilaporkan dalam tingkat keparahan antara BA.2 dan BA.1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Sudah Memprediksi Munculnya Rekombinan Virus Corona, Salah Satunya Omicron BA.1 dan BA.2

WHO Sudah Memprediksi Munculnya Rekombinan Virus Corona, Salah Satunya Omicron BA.1 dan BA.2

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 16:20 WIB

Kesulitan Baca Materi Tak Detail di Rapat, Anggota DPR "Ngamuk" ke Menkes Budi Gunadi: Kami Bukan Akuntan Apalagi Staf!

Kesulitan Baca Materi Tak Detail di Rapat, Anggota DPR "Ngamuk" ke Menkes Budi Gunadi: Kami Bukan Akuntan Apalagi Staf!

News | Selasa, 22 Maret 2022 | 12:42 WIB

Update Covid-19 Global: Subvarian Omicron BA.2 Ditetapkan Jadi Variant of Concern

Update Covid-19 Global: Subvarian Omicron BA.2 Ditetapkan Jadi Variant of Concern

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 08:17 WIB

Terkini

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:35 WIB

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:23 WIB

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:14 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:58 WIB

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:51 WIB

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB