Majelis Rakyat Papua: Jokowi Dulu Bisa Dialog Damai Saat Jadi Wali Kota Solo, Sekarang Kirim Militer Terus ke Papua

Dwi Bowo Raharjo, Stefanus Aranditio

Kamis, 24 Maret 2022 | 17:46 WIB
Majelis Rakyat Papua: Jokowi Dulu Bisa Dialog Damai Saat Jadi Wali Kota Solo, Sekarang Kirim Militer Terus ke Papua
Presiden Joko Widodo diminta jangan kirim militer ke Papua. (Tangkap Layar/YouTube RRI Net Official).

Suara.com - Anggota Majelis Rakyat Papua, Benny Sweny, mempertanyakan sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang masih melanjutkan pengiriman pasukan militer untuk menyelesaikan permasalahan di Papua.

Benny mengatakan hampir tidak ada ruang demokrasi di tanah Papua karena setiap suara penolakan program pemerintah yang muncul pasti akan berhadapan dengan militer, yang terbaru ramai penolakan daerah otonomi baru di Papua.

"Saya tidak tahu apakah Jokowi ini punya pendidikan militer atau apa, sehingga semua yang dia lakukan mengedepankan konvensional appcroach, infrastruktur yang dikedepankan, tapi selalu ruang demokrasi dibungkam, lembaga MRP juga tidak pernah diberikan kesempatan untuk mengungkapkan pandangan dengan baik," kata Benny dalam jumpa pers, Kamis (24/3/2022).

Dia mengungkit gaya kepimpinan Jokowi ketika menjadi Walikota Solo yang bisa mengedepankan dialog damai dengan pedagang pasar yang akan direlokasi, sementara hal semacam itu tidak bisa Jokowi lakukan pada warga Papua.

"Waktu sebagai Wali kota Solo 50 kali dia datang berdialog ke masyarakat penghuni pasar, kenapa Papua ini dia datang saja ke kunjungan di pinggir jalan bertemu orang, untuk apa? itu tidak ada pengaruhnya bagi orang Papua, tidak menjawab, tidak menghentikan kontak tembak di Nduga, Puncak Jaya, ini tolong dikasih tahu sama Jokowi, pakailah human approach, ini manusia Papua pemilik dan pewaris tanah Papua, jangan semua direspon dengan kekerasan," tegasnya.

Menurutnya, revisi Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang membuat adanya rencana daerah otonomi baru atau pemekaran provinsi di Papua telah mengakibatkan perpecahan warga Papua.

"Pemekaran ini telah melahirkan polarisasi dan marjinalisasi terhadap orang asli papua, ada masyarakat yang pro terhadap otsus, ada yang kontra," ucapnya.

Diketahui, gelombang penolakan terhadap DOB terus berlangsung di Papua, terakhir demonstrasi berujung kericuhan di Kabupaten Yahukimo menewaskan dua orang warga sipil yakni Yakop Deal (30) dan Erson Weipsa (22) yang ditembak aparat.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri memerintahkan para pejabat utama Polda untuk berangkat ke Yahukimo untuk memeriksa peristiwa penembakan dua demonstran oleh aparat saat unjuk rasa penolakan daerah otonomi baru (DOB) Papua pada Selasa (15/3/2022) kemarin.

baca juga

Kepala Biro Operasional, Direktur Kriminal Umum, serta Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Papua sudah berangkat ke Yahukimo untuk memastikan anak buahnya menjalankan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan demo atau tidak pada Selasa (15/3/2022) kemarin.

“Karo Ops, Dir Krimum dan Kabid Propam saat ini telah tiba di Yahukimo sekitar pukul 13.00 WIT dan akan membantu Kapolres serta melakukan langkah-langkah Kepolisian untuk memastikan SOP yang dilakukan personil di lapangan," kata Kamal, Rabu (16/3/2022).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyebut hingga saat ini belum dapat dipastikan siapa personal yang menjadi pelaku penembakan demonstran yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia kemarin.

"Masih dilidik," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reshuffle Terserah Jokowi, Jazilul: Kalau Menteri PKB Mau Ditambah Monggo, Kalau Dikurangi Jangan

Reshuffle Terserah Jokowi, Jazilul: Kalau Menteri PKB Mau Ditambah Monggo, Kalau Dikurangi Jangan

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 17:21 WIB

Ini yang Bikin Publik Lebih Puas Dengan Rezim SBY Daripada Rezim Jokowi

Ini yang Bikin Publik Lebih Puas Dengan Rezim SBY Daripada Rezim Jokowi

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 16:57 WIB

Ketua JoMan Dicopot dari Komisaris PT. Mega Eltra setelah Jadi Saksi Meringankan Munarman, Kuasa Hukum Bicara Hak

Ketua JoMan Dicopot dari Komisaris PT. Mega Eltra setelah Jadi Saksi Meringankan Munarman, Kuasa Hukum Bicara Hak

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 16:24 WIB

Ketua Dewan West Papua Buchtar Tabuni Diciduk Gegara Keroyok Petugas

Ketua Dewan West Papua Buchtar Tabuni Diciduk Gegara Keroyok Petugas

Sumbar | Kamis, 24 Maret 2022 | 16:13 WIB

Terkini

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:16 WIB

×