Muslim Chechen dan Tatar Angkat Senjata Demi Ukraina

Siswanto, Deutsche Welle

Senin, 28 Maret 2022 | 10:06 WIB
Muslim Chechen dan Tatar Angkat Senjata Demi Ukraina
DW

Suara.com - Kedua kelompok minoritas yang melarikan diri dari agresi militer Rusia di Chechnya dan Semenanjung Krimea itu kini bertempur bersama Ukraina. Kebanyakan menyimpan dendam terhadap Moskow.

Rusia mencoba menebar rasa takut ketika mengumumkan pengiriman pasukan muslim Chechen di bawah Ramzan Kadyrov ke Ukraina.

Taktik itu bukan tanpa alasan. Kelompok Kadyrov dikenal brutal dan berpengalaman bertempur untuk Rusia dalam Perang Chechnya pada dekade 1990an.

Penugasan mereka yang dibarengi kampanye media sosial itu menutupi fakta adanya kelompok Chechen lain yang bertempur di pihak Ukraina.

"Wahai warga Ukraina, mohon agar tidak menganggap mereka sebagai perwakilan etnis Chechen,” kata Adam Somayev, seorang tokoh Chechen di pengasingan, dalam sebuah pesan video.

Dia merujuk pada tentara Kadyrov yang dianggapnya sebagai "pengkhianat dan boneka Rusia.”

"Warga Chechen asli akan berdiri bersama Anda (Ukraina), berdarah bersama Anda, seperti yang mereka lakukan selama delapan tahun terakhir” katanya, sembari membopong senjata dan diapit tiga pria bersenjata lainnya.

Osmayev mengomandoi Batalion Dzhokar Dudayev. Bersama Batalion Syeikh Mansur pimpinan Muslim Cheberloevsky, kedua satuan tempur Chechen itu aktif memerangi kelompok separatis bentukan Rusia di Donbass sejak 2014.

Tidak diketahui jumlah pasti kekuatan gerilyawan Chechen yang bertempur untuk Ukraina.

baca juga

Kebanyakan merupakan pengungsi Perang Chechnya atau melarikan diri dari kediktaturan Kadyrov.

Pada 2013, pemerintah Ukraina yang saat itu pro-Rusia, menahan Osmayev atas tuduhan perencanaan pembunuhan terhadap Presiden Vladimir Putin.

Ketika dibebaskan pasca Revolusi Maidan setahun kemudian, dia berangkat ke Donbass untuk bertempur melawan kelompok separatis.

Sejarah berdarah Chechnya, yang kini bagian dari Rusia, punya sejarah panjang berdarah dengan Moskow.

Menyusul jatuhnya Uni Sovyet, Moskow melancarkan dua perang untuk menumpas pemberontakan, yakni pada 1994 dan 1999.

Putin menempatkan Akhmad Kadyrov, seorang bekas guru agama dan komandan perang, sebagai presiden Republik Chechnya.

Kekuasaannya yang brutal dan kejam membuat banyak warga Chechen yang melarikan diri.

Situasi itu tidak berubah ketika Akhmad dibunuh oleh pemberontak dan digantikan anaknya, Ramzan, pada 2004.

"Bisa disimpulkan bahwa sebagian besar diaspora Chechen melarikan diri setelah Kadyrov berkuasa, bukan selama perang,” kata Marat Illyasov, peneliti di Universita Vytautas Magnus, Lituania, kepada DW.

Bagi mereka, invasi Putin terhadap Ukraina membawa kembali trauma masa lalu.

"Usaha Moskow mengakhiri kemerdekaan Ukraina selaras dengan hati dan pikiran banyak warga Chechnya yang mengingat perang kemerdekaan melawan mesin kolonialisme Rusia,” tutur Albert Bininachvili, Guru Besar Politik di Univeritas Bologna, Italia.

Pejuang Tatar dan simpati teroris Dendam serupa diemban warga etnis minoritas Tatar yang terusir dari kampung halamannya di Semenanjung Krimea menyusul invasi Rusia, 2014 silam.

Said Ismagilov, salah seorang tokoh muslim Tatar, mengunggah foto dirinya bersenjata lengkap bersama Pasukan Pertahanan Teritorial di ibu kota Kyiv.

Dalam sebuah video lain, dia mengimbau dunia muslim untuk bersolidaritas dengan Ukraina.

Muslim Tatar banyak mengalami diskriminasi di Krimea yang berpenduduk mayoritas etnis Rusia.

Banyak yang kemudian membentuk milisi sendiri dengan harapan bisa pulang ke kampung halaman setelah menang perang.

Pergulatan minoritas muslim Tatar dan Chechen ini turut mendapat simpati dari kelompok jihadis, terutama menyusul keterlibatan Ramzan Kadyrov dan pasukan muslimnya di pihak Rusia.

"Rusia sudah membunuh ribuan muslim dan masih membantai mereka,” tulis Abu Maria al-Qahtani, komandan Hay'at Tahrir al-Sham (HTS), sebuah grup teror pecahan Jabhat al-Nusra di Suriah.

"Memperkuat Rusia di Ukraina berarti memperkuat kriminal.” rzn/yp

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bakal Ramaikan Kota Bandung

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bakal Ramaikan Kota Bandung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:35 WIB

Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?

Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 07:20 WIB

Dubes Ukraina Berharap Indonesia Bantu Minoritas Muslim Tatar

Dubes Ukraina Berharap Indonesia Bantu Minoritas Muslim Tatar

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:46 WIB

Terkini

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:47 WIB

ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional

ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C

Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih

Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal

Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:26 WIB

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:07 WIB

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:05 WIB

×