Profil Fahmi Hasni Coffee Talk, Kreator Game Peraih Penghargaan Internasional Meninggal Dunia

Rifan Aditya

Selasa, 29 Maret 2022 | 19:11 WIB
Profil Fahmi Hasni Coffee Talk, Kreator Game Peraih Penghargaan Internasional Meninggal Dunia
Profil Fahmi Hasni Coffee Talk, Kreator Game Peraih Penghargaan Internasional Meninggal Dunia - Salah satu pengembang game Coffee Talk, Fahmi Hasni meninggal dunia pada Senin (28/3/2022). [Instagram/fahmitsu]

Suara.com - Kreator game Coffee Talk, Fahmi Hasni atau yang dikenal dengan nama Fahmitsu dikabarkan meninggal dunia pada Senin (28/3/2022). Siapa Fahmi Hasni sebenarnya? Berikut ini profil Fahmi Hasni Coffee Talk

Kabar duka tersebut disampaikan oleh keluarga dan rekan kerjanya melalui Twitter. Kepergian Fahmi Hasni untuk selama-lamanya ini mejadi duka mendalam bagi industri game Indonesia. Hal itu membuat publik penasaran dengan profil Fahmi Hasni Coffee Talk.

Selain itu, terlihat dari beberapa unggahan keluarga, para penggemar, gamers Asia Tenggara, rekan kerja serta kolega turut memberikan penghormatan dan mengekspresikan simpati mereka melalui unggahan di media sosial. 

Hingga saat ini masih belum diketahui apa penyebab meninggalnya Fahmi Hasni. Jenazah mendiang dimakamkan pada Senin sore kemarin. Untuk mengenang sosok Fahmitsu, berikut ini profil Fahmi Hasni dan perjalanan kariernya selama menjadi kreator video game Coffee Talk. 

Profil Fahmi Hasni Coffee Talk 

Pemilik nama lengkap Mohammad Fahmi Hasni adalah salah satu pengembang game Coffee Talk yang mendapatkan banyak penghargaan. Ia memulai kariernya menjadi seorang kreator video game tanah air sejak 10 tahun lalu.

Coffee Talk menjadi salah satu game yang ia ciptakan dan berhasil mencuri perhatian publik. Game ini menerima tanggapan positif dan terkenal di kalangan kalangan gamer Asia Tenggara hingga Internasional. 

Fahmi lahir di Jakarta, 29 Januari 1990, ia menghembuskan nafas terakhir di usianya yang ke 32 tahun. Fahmi telah bercita-cita menjadi seorang kreator video game sejak kecil. Demi mewujudkan impiannya itu, ia mengenyam pendidikan perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Software Engineering di Universitas Malaysia. 

Karier Fahmi Hasni

baca juga

Tak hanya itu, dia juga memiliki cita-cita menjadi seorang pengembang game Internasional. Setelah lulus kuliah, Fahmi mengawali kariernya menjadi pegawai magang pada bagian programer di Gameloft. Di tengah-tengah kesibukannya menjadi pegawai magang, dia juga aktif menjadi jurnalis. Hasil tulisannya ia unggah di situs web pribadi miliknya yaitu pribadi miliknya yakni fahmitsu.com. 

Setelah beberapa tahun berlalu, Fahmi diangkat menjadi kepala editor di media online Tech In Asia sampai pada tahun 2017. Hingga kemudian dia dipercaya menjadi bagian marketing, public relations dan kreator video game di Toge Productions. Dari situlah Fahmi mulai fokus mengembangkan game Coffee Talk yang banyak memenangkan penghargaan Internasional. 

Coffee Talk berhasil meraih D.I.C.E Awards yang diselenggarakan oleh Academy of Interactive Arts & Sciences. Permainan Coffee Talk juga masuk nominasi penghargaan Outstanding Achievement for an Independent Game sebagai game indie yang berpengaruh pada tahun 2020. Bahkan yang terbaru Coffee Talk  juga berhasil memenangkan kategori Grand Jury Award dalam ajang SEA Game Awards pada tahun 2021 lalu. 

Berkat kerja keras dan ide-ide yang ia kembangkan, berhasil membuat perusahaan mendapatkan keuntungan hingga miliaran rupiah. Selain Coffee Talk, Fahmitsu juga membuat beberapa game kecil lain. Perlahan Fahmi Hasni mulai membuat studio gaming sendiri di luar Toge Productions yaitu Pikselnesia. 

Meskipun Pikselnesia belum lama dikembangkan, namun telah berhasil merilis game bernama What Comes After. Berbeda dengan Coffee Talk, dalam What Comes After Fahmi memberikan pesan agar para pemain mencintai dirinya sendiri. Usai berhasil merilis kedua game populer tersebut, Fahmi berencana merilis game terbaru karyanya yakni Afterlove EP pada summer 2022. 

Demikian ulasan mengenai profil Fahmi Hasni Coffee Talk, seorang kreator game inspiratif asal Indonesia yang berhasil go Internasional. Semoga menambah wawasan!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kreator Game di Balik Coffee Talk, Fahmi Hasni Meninggal Dunia

Kreator Game di Balik Coffee Talk, Fahmi Hasni Meninggal Dunia

Tekno | Senin, 28 Maret 2022 | 16:05 WIB

Toge Productions Ungkap Trailer Coffee Talk Episode 2, Kapan Game Meluncur?

Toge Productions Ungkap Trailer Coffee Talk Episode 2, Kapan Game Meluncur?

Tekno | Kamis, 02 September 2021 | 15:54 WIB

Coffee Talk, Game Multi Platform Buatan Indonesia Akan Rilis Tahun 2020

Coffee Talk, Game Multi Platform Buatan Indonesia Akan Rilis Tahun 2020

Tekno | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Asyik! Coffee Talk, Game VN Indonesia Meluncur ke PS4 dan Xbox One

Asyik! Coffee Talk, Game VN Indonesia Meluncur ke PS4 dan Xbox One

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 15:50 WIB

Terkini

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:11 WIB

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:02 WIB

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:00 WIB

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:52 WIB

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

×