Ketua Pansel Komnas HAM Sebut Pelamar Komisioner Minim Aktivis, Beda dengan 10 Tahun Lalu

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 04 April 2022 | 19:07 WIB
Ketua Pansel Komnas HAM Sebut Pelamar Komisioner Minim Aktivis, Beda dengan 10 Tahun Lalu
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) anggota Komnas HAM Makarim Wibisono (batik coklat). (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membuka pendaftaran seleksi calon anggota atau Komisioner Komnas HAM periode 2022-2027.

Berkenaan dengan itu, Makarim Wibisono selaku Panita Seleksi mengatakan hingga saat ini masih minim jumlah pelamar dari latar belakangang aktivis yang ingin menjadi Komisioner Komnas HAM. Hal itu, kata dia, berbanding terbalik dengan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

"Kemudian saya sekarang ini menjadi ketuanya bahkan, kok melihat jumlahnya pelamar yang aktivis-aktivis menjadi minoritas gitu, jauh berbeda dibandingkan 15 tahun yang lalu atau 10 tahun yang lalu," kata Makarim di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (4/4/2022).

Makarim menyatakan, 15 tahun lalu, banyak sekali pelamar yang mempunyai latar belakang aktivis. Mereka, para aktivis itu, berasal dari sejumlah wilayah di Tanah Air.

"Saya mulai 15 tahun yang lalu pada waktu itu jumlahnya banyak sekali dari aktivis-aktivis, dari LSM tidak hanya dari Jakarta, dari surabaya Makassar dari mana-mana banyak sekali," ucap dia.

Makarim lantas merujuk pada Komnas HAM lain yang berada di negeri lain. Menurut dia, isu-isu yang menjadi kerja-kerja Komnas HAM adalah isu yang berangkat dari kerja-kerja aktivis.

"Bukan bekas pejabat, atau bukan bekas penegak hukum tapi justru banyak aktivis-aktivis," kata dia.

Makarim pin berharap agar ke depan Komnas HAM memiliki komisioner yang mempunyai latar belakang aktivis. Sebab, kerja-kerja kemanusiaan Komnas HAM begitu berat.

"Saya berharap kalau ke depan sekarang ini kita bisa mendapatkan calon-calon dari aktivis-aktivis itu, itu menaruh harapan buat saya karena masalah pekerjaan yang dihadapi oleh Komnas ham ini juga sangat berat ya," ucap dia.

Proses penjaringan dan seleksi dilakukan karena masa kerja Komisioner Komnas HAM periode 2017-2022 akan berakhir pada November 2022 nanti.

Dari hasil pemilihan, Makarim Wibisono terpilih sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) dengan Wakil Ketua Kamala Chandrakirana, beranggotakan Azyumardi Azra, Harkristuti Harkrisnowo, dan Marzuki Darusman.

Kelimanya akan mengawal prosesnya seleksi, mulai dari pendaftaran calon komisioner yang dibuka pada Selasa (8/2/2022) hingga 8 Maret 2022.

Seluruh persyaratan dan teknis pendaftaran secara terbuka dapat diakses di laman resmi https://www.komnasham.go.id/seleksi-anggota/. Pansel juga mensyaratkan dua metode pendaftaran, yaitu:

a. Melalui online, yaitu pendaftar menggunggah dokumen pendaftaran beserta lampirannya ke laman resmi https://www.komnasham.go.id/seleksi-anggota/ dan tetap mengirimkan dokumen fisik via pos ditujukan kepada Panitia Seleksi Calon Anggota Komnas HAM dengan alamat Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jl. Latuharhary No. 4B, Menteng Jakarta Pusat, 10310.

b. Melalui pos, yaitu pendaftar mengirimkan dokumen fisik pendaftaran beserta lampirannya kepada Panitia Seleksi Calon Anggota Komnas HAM dengan alamat Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jl. Latuharhary No. 4B, Menteng Jakarta Pusat, 10310.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keterlibatan Anggota TNI di Kasus Kerangkeng Manusia Langkat, Panglima TNI Janji Akan Menyelesaikan

Keterlibatan Anggota TNI di Kasus Kerangkeng Manusia Langkat, Panglima TNI Janji Akan Menyelesaikan

News | Senin, 04 April 2022 | 14:35 WIB

Dewa Perangin-angin Cs Belum Ditahan Polda Sumut, Ketua Komnas HAM Ngaku Kaget Banyak Diprotes hingga Dikomplain

Dewa Perangin-angin Cs Belum Ditahan Polda Sumut, Ketua Komnas HAM Ngaku Kaget Banyak Diprotes hingga Dikomplain

News | Senin, 04 April 2022 | 14:04 WIB

Komnas HAM Sebut 8 Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia Segera Ditahan

Komnas HAM Sebut 8 Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia Segera Ditahan

Riau | Senin, 04 April 2022 | 06:05 WIB

Kasus Kerangkeng Manusia, Komnas HAM Minta Polisi Tahan 8 Tersangka

Kasus Kerangkeng Manusia, Komnas HAM Minta Polisi Tahan 8 Tersangka

Sumut | Minggu, 03 April 2022 | 20:55 WIB

Komnas HAM: Tidak Boleh Tuduh Orang PKI Tanpa Proses Peradilan

Komnas HAM: Tidak Boleh Tuduh Orang PKI Tanpa Proses Peradilan

Sulsel | Minggu, 03 April 2022 | 15:36 WIB

Terkini

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB