Emosi Sudah di Ubun-Ubun! Ini Deretan Reaksi Warga soal Klitih: Caci Maki hingga Tangkap Pelaku Sendiri

Farah Nabilla

Selasa, 05 April 2022 | 12:29 WIB
Emosi Sudah di Ubun-Ubun! Ini Deretan Reaksi Warga soal Klitih: Caci Maki hingga Tangkap Pelaku Sendiri
Ilustrasi begal (Suara/Iqbal)

Suara.com - Klitih lagi-lagi membuat warga Jogja resah. Untuk ke sekian kalinya, klitih menimbulkan korban nyawa. Reaksi warga soal klitih pun tak terhindar lagi, baik di dunia maya maupun penangkapan langsung yang diinisasi sendiri.

Seorang pelajar tewas usai diserang oleh klitih di Gedungkuning, Yogyakarta pada Minggu (3/4/2022) lalu. Ia diserang hingga kehilangan nyawa saat hendak mencari lauk untuk sahur pada pukul dua pagi.

Penyerangan ini nyatanya bukan yang pertama dan kerap menjadi ketakutan bagi masyarakat setempat. Terus terjadi tanpa ada solusi membuat para warga merasa emosi hingga berusaha menangkapnya sendiri.

Nah, berikut deretan aksi warga yang ikut menangkap klitih. Banyak dari mereka mengaku sudah sangat kesal karena kelompok ini terus-terusan menimbulkan keresahan dengan aksi yang tidak manusiawi.

Remaja diduga pelaku klitih di Jogja - (Twitter/@Fadeltafarel_)
Remaja diduga pelaku klitih di Jogja - (Twitter/@Fadeltafarel_)

Laporan pertama disampaikan oleh akun Twitter @merapi_uncover, Selasa (5/4/2022) dengan melampirkan beberapa video dan foto wajah terduga pelaku serta benda tajam yang dipakai untuk menyerang korban. Mereka ditangkap warga di Patran Jalan Godean KM 4,5.

Cuitan ini menerima beragam respon dari warganet yang diantaranya merasa senang, geram, takut, serta memberikan opini terkait perilaku klitih itu sendiri.

"Pelaku klithih jogja ini mending dikumpulin jadi satu di tengah stadion, dari tribun warga2 biar bisa lempar jumroh. Pasti banyak yang mau, soalnya okeh banget kayanya," - @wes*****h.

"Justru klitih2 gini semisal dia masuk penjara dan keluar setelah hukumannya selesai dia malah jadi lebih angkuh karna ngerasa wahh udah pernah masuk penjara," - @r*****lfi***.

"anak2 pelaku klitih daripada dipenjara mending dijadiin tumbal proyek biar pembangunan infrastruktur joss," - @ha***la.

baca juga

Selanjutnya, ada cuitan dari akun @RagilSempronk, melaporkan bahwa lima orang klitih yang menewaskan pelajar SMA Muhammadiyah sudah tertangkap. Ini juga disampaikan pada Selasa (5/4/2022).

Seorang saksi mata menunjukkan tempat korban dianiaya hingga tewas akibat aksi klitih kepada Inafis dan jajaran Polda DIY, di Jalan Gedongkuning, Bantul, DIY, Senin (4/4/2022).  [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
Seorang saksi mata menunjukkan tempat korban dianiaya hingga tewas akibat aksi klitih kepada Inafis dan jajaran Polda DIY, di Jalan Gedongkuning, Bantul, DIY, Senin (4/4/2022). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

"5 pelaku klitih yg menewaskan seorang siswa Muha sudah tertangkap, mari kita kawal agar dihukum berat. Jika perlu kita sebar identitasnya juga kedua orang tuanya agar menjadi hukuman sosial, orang tua harus ikut bertanggung jawab atas kejahatan anaknya yg masih di bawah umur!!," tulis akun tersebut.

Beberapa komentar dari cuitan tersebut justru menyayangkan penangkapan klitih yang cepat hanya jika korban berasal dari keluarga terpandang. Diduga korban ini merupakan anak salah satu anggota DPRD Kebumen, Jawa Tengah.

Kasus klitih yang sudah ada sejak lama ini membuat Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara. Ia mengatakan bahwa hal tersebut termasuk pelanggaran pidana. Ia meminta para pelaku diproses secara hukum tanpa pandang umur.

Klitih sendiri diketahui memang sekelompok anak di bawah umur, sehingga seringkali dibebaskan meski sudah membahayakan orang lain. Tidak adanya hukum yang mengatur tindakan kekerasan oleh anak-anak ini membuat warga resah.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Klitih: Geng Brutal Lagi-Lagi Bikin Geram Warga Jogja, Tewaskan Pelajar di Gedongkuning

Arti Klitih: Geng Brutal Lagi-Lagi Bikin Geram Warga Jogja, Tewaskan Pelajar di Gedongkuning

News | Selasa, 05 April 2022 | 11:53 WIB

Tsuroiya Ikut Prihatin Marak Klitih di Jogja, Kirim Al-Fatihah ke Korban Tewas

Tsuroiya Ikut Prihatin Marak Klitih di Jogja, Kirim Al-Fatihah ke Korban Tewas

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 11:48 WIB

Klitih dan Jogja Trending di Twitter Buntut Tragedi di Gedongkuning: Another Day Another Klitih

Klitih dan Jogja Trending di Twitter Buntut Tragedi di Gedongkuning: Another Day Another Klitih

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 09:33 WIB

6 Fakta Pelajar Tewas Jadi Korban Klitih di Yogya, Ternyata Anak Anggota DPRD

6 Fakta Pelajar Tewas Jadi Korban Klitih di Yogya, Ternyata Anak Anggota DPRD

News | Selasa, 05 April 2022 | 09:18 WIB

Klitih di Gedongkuning Tewaskan Pelajar, Sultan Dorong Proses Hukum sekalipun Pelaku di Bawah Umur

Klitih di Gedongkuning Tewaskan Pelajar, Sultan Dorong Proses Hukum sekalipun Pelaku di Bawah Umur

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 09:07 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×