Perang Ukraina: Rumah Ibadah Turut Jadi Korban Amukan Perang

Siswanto | BBC | Suara.com

Selasa, 05 April 2022 | 13:29 WIB
Perang Ukraina: Rumah Ibadah Turut Jadi Korban Amukan Perang
BBC

Suara.com - Ukraina menuduh Rusia telah merusak maupun menghancurkan 59 situs keagamaan sejak invasi dimulai.

Ini termasuk katedral Ortodoks yang menaranya hancur, sebuah sekolah Yahudi yang terdampak serangan bom, dan gereja-gereja paroki yang hampir seluruhnya rata dengan tanah.

Menurut Konvensi Den Haag, menargetkan monumen bersejarah dan situs warisan budaya adalah kejahatan perang di bawah hukum internasional.

Rusia membantah menargetkan situs keagamaan, namun BBC telah mengidentifikasi sejumlah situs keagamaan yang mengalami kerusakan.

Katedral yang luluh lantak

Kantor Pariwisata Mariupol menggambarkan Katedral St Michael sebagai "tempat paling indah" di distrik Tepi Timur kota.

Katedral yang dibuka pada 1997 itu menawarkan "pemandangan ke Laut Azov, perbukitan hijau dan desa-desa pesisir". Tak heran banyak jemaat dan pengunjung yang datang.


Baca juga:

Namun, setelah pengeboman Rusia yang sudah berlangsung berminggu-minggu tanpa henti di kota pelabuhan selatan Ukraina itu, kubah mahkota katedral Ortodoks sekarang hancur, begitu pun temboknya.


Kaca-kaca jendela pecah dan dinding bata merahnya kini menganga.


Gereja paroki hancur

Sebuah gereja di desa kecil Yasnohorodka, sekitar 40 kilometer barat Kyiv, juga terkena serangan, kata pengurus Gereja Ortodoks Ukraina.


Dua peluru dilaporkan menghantam kubah di atas Gereja Kelahiran Perawan yang Terberkati pada 5 Maret lalu. Akibatnya, menara loncengnya rusak serius.

Jendela dan pintunya juga dilaporkan dipenuhi lubang peluru dari senapan mesin kaliber berat.

Di tengah pertempuran sengit, serangan Rusia di desa sore itu juga menewaskan seorang pendeta dari jemaat desa lainnya.


Sebuah sinagoga dihantam

Peluru artileri Rusia meledakkan melubangi atap yeshiva, yang digunakan untuk belajar agama, di kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv, kata komunitas Yahudi kota itu dalam sebuah unggahan di laman Facebook mereka.

Gedung yeshiva juga berfungsi sebagai sinagoga, sekolah menengah dan asrama.


"Roket itu tidak meledak tetapi meninggalkan lubang besar di atapnya," kata istri kepala rabi Kharkiv, Moshe Moskovitz, kepada situs berita berbahasa Ibrani 0404.

Serangan itu memicu kepala Organisasi Sinagoga Dunia, David Ben-Na'eh, menulis surat kepada kepala rabi Rusia, Berel Lazar. Dia mendesak Berel untuk meminta Vladimir Putin memerintahkan militer Rusia berhenti merusak sinagoga dan tempat-tempat suci.

"Sinagoga adalah 'kuil kecil' bagi orang-orang Yahudi di mana pun. Sinagoga telah menjadi andalan orang Yahudi di mana pun di dunia selama ribuan tahun," tulis David, sambil mendesak Rusia untuk menjaga "kesucian dan integritas" mereka.

Rusia bantah menyerang kota suci Yahudi

Dalam pidatonya untuk parlemen Israel pekan lalu, Presiden Ukraina, Zelensky, mengklaim Rusia telah menyerang kota Uman, sebuah situs yang dihormati orang Yahudi Hasid.

Zelensky, yang beragama Yahudi, mengatakan roket Rusia menghantam kota itu pada hari pertama invasi pada Februari. Puluhan ribu orang Yahudi Hasid melakukan perjalanan ke Uman setiap Rosh Hashanah (Tahun Baru Yahudi) untuk mengunjungi makam Rabi Nachman dari Breslov, yang menghidupkan kembali gerakan Hasid dan meninggal dunia pada 1810.

Moskow membantah klaim tersebut dengan membagikan gambar yang menunjukkan pasukan Ukraina sedang mengisi senjata di dekat sebuah sinagog di sana.

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa angkatan bersenjata Rusia tidak menyerang sasaran sipil sebagai bagian dari operasi militer khusus," kata juru bicara kementerian pertahanan Rusia Igor Konashenkov.

Namun, komunitas Yahudi Uman membantah klaim terkait senjata di dekat atau di sinagoga yang dimaksud.

"Semua sinagoga dan situs Yahudi di Ukraina digunakan secara eksklusif untuk tujuan yang dimaksudkan, untuk melakukan kegiatan keagamaan atau untuk membantu anggota komunitas Yahudi dan penduduk lokal," tulis Komunitas Yahudi Bersatu Ukraina di laman Telegramnya.


Irina Rybnitskaya, salah satu orang Yahudi yang tersisa di Uman, mengatakan kepada surat kabar Israel Haaretz bahwa klaim Moskow "tidak benar".

"Tidak ada yang menggunakan sinagoga kecuali sesuai dengan penggunaannya," katanya.

Gereja yang hancur di kota yang hancur

Sebuah gereja di tenggara kota Volnovakha mengalami kerusakan parah setelah Rusia menyerang selama berhari-hari.

Kuil Gereja Ortodoks Ukraina di kota itu, yang dibangun untuk menghormati tentara Ukraina yang tewas dalam pertempuran melawan militan pro-Rusia pada 2014, runtuh. Kubah emas gereja hancur dan kayu-kayu penyangganya tercerai-berai.



Gubernur Donetsk mengatakan Volnovakha - yang pernah ditinggali 22.000 orang - kini "tidak ada lagi".

Gambar satelit yang dibagikan oleh Maxar Technologies, diambil sebelum dan sesudah serangan, memperlihatkan tingkat kerusakan.


Kehancuran situs spiritual di Ukraina membuat banyak komunitas agamanya sangat terguncang.

"Ini semacam mimpi buruk, saya tidak dapat menemukan kata-kata untuk menggambarkan ini," kata Sergiy Berezhoy, seorang pendeta asal Kyiv dari Gereja Ortodoks Ukraina.

"Ini mengerikan, tidak manusiawi," katanya kepada BBC. "Saya tidak tahu mengapa tentara Rusia menyerang gereja - jika kita orang Kristen, kita harus peduli dengan perdamaian."

Berezhoy mengatakan dia masih mengadakan kebaktian skala kecil di gerejanya yang terletak di ibu kota, di tengah jam malam dan serangan udara.

"Ini adalah tempat orang-orang dapat menemukan bantuan dan dukungan," katanya. "Kami berdoa untuk negara kami - untuk seluruh Ukraina, untuk menyelamatkan mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun

Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:49 WIB

Niat Salat Idul Adha 2026 Sebagai Imam dan Makmum, Lengkap Tata Caranya

Niat Salat Idul Adha 2026 Sebagai Imam dan Makmum, Lengkap Tata Caranya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:42 WIB

Arne Slot: Liverpool dan Saya Belum Sempurna

Arne Slot: Liverpool dan Saya Belum Sempurna

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:40 WIB

John Herdman Ubah DNA Timnas Indonesia, Garuda Tak Lagi Butuh Striker Murni

John Herdman Ubah DNA Timnas Indonesia, Garuda Tak Lagi Butuh Striker Murni

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:39 WIB

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Event Padel Thariq Halilintar Sepi Pengunjung Hingga Bikin Tenant Rugi, Aaliyah Massaid Pasang Badan

Event Padel Thariq Halilintar Sepi Pengunjung Hingga Bikin Tenant Rugi, Aaliyah Massaid Pasang Badan

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:33 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:29 WIB

Man City Tanpa Pep Guardiola, Erling Haaland Garansi Era Juara The Citizens Belum Habis

Man City Tanpa Pep Guardiola, Erling Haaland Garansi Era Juara The Citizens Belum Habis

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

Terkini

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:06 WIB

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:05 WIB

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:59 WIB