5 Sindiran Menohok Bintang Emon ke Pemerintah, Terbaru Nyindir Gorden Rp 48 M

Nur Afitria Cika Handayani

Selasa, 05 April 2022 | 14:21 WIB
5 Sindiran Menohok Bintang Emon ke Pemerintah, Terbaru Nyindir Gorden Rp 48 M
Potret Bintang Emon (Instagram/bintangemon)

Suara.com - Sosok komedian muda bernama Bintang Emon tak henti-hentinya melayangkan berbagai sindiran menohok bernada humor terhadap berbagai pemangku kepentingan di dalam negeri.

Jebolan komunitas Stand Up Indo Bandung bernama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra tersebut memang identik dengan hobi membuat konten komedi berisi kritikan terhadap kontroversi yang dipicu oleh para pejabat. Anggota DPR hingga menteri turut menjadi bahan sindiran dari sosok pelawak tersebut.

Bahkan, baru-baru ini konten lawak Bintang Emon berisi sindirannya terhadap anggaran gorden Rp 48 miliar yang diwacanakan oleh DPR menjadi tontonan hangat di media sosial. 

Lantas, apa saja sindiran menohok yang pernah dilayangkan oleh komika asal Bandung tersebut? Simak daftar 5 sindiran menohok Bintang Emon ke pejabat dari menteri hingga DPR.

1. Sindir menteri yang nonton sinetron saat PPKM

Potret Bintang Emon (Instagram/bintangemon)
Potret Bintang Emon (Instagram/bintangemon)

Konten sindiran Bintang Emon menyoal aksi seorang menteri yang hobi menonton sinetron pernah viral dan menjadi perbincangan hangat publik.

Meskipun tidak menyebutkan secara blak-blakan nama seorang menteri, sindiran tersebut diduga dilayangkan kepada Mahfud MD lantaran ia mencuit cerita mengenai hobi barunya menonton sinetron Ikatan Cinta.

Sontak, Bintang Emon mengunggah sebuah video yang berisi sindirannya terhadap menteri yang hobi menonton sinetron di kala rakyat sedang krisis.

"Jadi wajar aja menurut gue kalau pak menteri nonton sinetron. Tapi poinnya menurut gue, nggak usah cerita-cerita, kan sekarang situasi lagi kritis," ucap Bintang Emon dalam segmen pembuka.

baca juga

Tak-tanggung-tanggung, Bintang Emon juga menyindir soal kebijakan sweeping dagangan yang dinilai merugikan para pedagang kecil.

"Ada yang dagangannya dirazia nih, nggak boleh kerja, ada oknum galak. 'Saya habis nonton sinetron'. Bapak yang memangku kebijakan, bapak yang bertanggungjawab, terus ngaku lagi nonton sinetron kan lucu," lanjut Bintang Emon.

2. Sindir wacana pembangunan wisata komodo oleh pemerintah

Potret Bintang Emon (Instagram/bintangemon)
Potret Bintang Emon (Instagram/bintangemon)

Bintang Emon juga sempat menjadi sorotan publik ketika menyindir pembangunan pemerintah terhadap wisata Pulau Komodo yang akan dibangun destinasi bertajuk Jurrasic Park. Ia menilai pembangunan tersebut hanya untuk kepentingan ekonomi sebagian pihak saja.

"Ambil aja bos semuanya. Duitin semuanya. Kalimantan sawitin semuanya, bikin kaya yang punya duit. Pulau komodo bikin bangunan yang akan buat kaya investor yang gatau orang manatuh," ucap Bintang Emon dalam video sindirannya.

Ia juga menyoroti proses pembangunan yang ia nilai menggusur habitat alami binatang komodo. Terkait dengan hal tersebut, Bintang Emon menyoroti sebuah foto seekor komodo menghadang sebuah truk yang viral di media sosial.

"Komodo yang gak ngelawan penguasa aja rumahnya digusur, apalagi kamu hey," ketik Bintang Emon dalam sebuah cuitan melalui akun Twitter pribadinya.

3. Sindir Pemilu dan Kenaikan Pajak

Sindiran menohok Bintang Emon soal pilkada (Twitter/bintangemon)
Sindiran menohok Bintang Emon soal pilkada (Twitter/bintangemon)

Tak hanya soal kinerja pemerintah, Bintang Emon juga pernah menyindir soal pilkada dan partisipasi masyarakat dalam politik. Sindiran tersebut ia tulis dalam sebuah cuitan yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk tidak perlu mengurusi politik. Ia menyindir bahwa masyarakat hanya dapat bersuara 5 tahun sekali saat pemilu. 

"Sudah, kita enggak usah ngikutin politik lah. Enggak usah kritis. Kita hanya remah-remah yang diminta suaranya 5 tahun sekali. Abis itu selama 5 tahun disarankan tidak bersuara," sindir Bintang Emon terhadap sistem demokrasi dalam Pemilu.

Tak tanggung-tanggung dirinya juga singgung tentang kenaikan pajak yang ternyata sungguh-sungguh terjadi di tahun ini.

"Fokus kerja saja sampai tipes. Biar kalau pajak dinaikin bayarnya enggak berasa. Ya walaupun hasilnya juga enggak berasa," lanjut Bintang Emon.

4. Sindir Prestasi KPI

Logo KPI. (Twitter/@KPI_Pusat)
Logo KPI. (Twitter/@KPI_Pusat)

Sindiran Bintang Emon berikutnya dilayangkan ke instansi lembaga negara independen yakni KPI. Ia membuat sebuah video sindiran yang menampilkan dirinya mencari prestasi KPI melalui situs pencarian Google.

"Gue nggak mau komentar jahat sama KPI, gue pengin bela KPI. Akhirnya gue cari prestasi KPI di Google," kata Bintang Emon melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (10/9/2021).

Sontak, apa yang ia temukan di Google membuat dirinya terkejut hingga ngakak.

"Nggak ada!," tutur Bintang Emon sambil tertawa terbahak-bahak.

Ia juga bingung mengapa situs pencarian secanggih Google yang bisa menemukan apapun tidak menampilkan satu pun prestasi KPI.

5. Sindir DPR soal anggaran gorden RP 48 Miliar

Potret Bintang Emon (Instagram/bintangemon)
Potret Bintang Emon (Instagram/bintangemon)

Terbaru, Bintang Emon kembali melayangkan sindiran menohok terhadap DPR menyoal anggaran gorden seharga Rp. 48 miliar yang membuat publik geleng-geleng kepala. Anggaran dinilai oleh Bintang Emon sebagai bentuk perilaku DPR yang gemar foya-foya.

Tidak hanya itu, dalam video sindiran yang sama, Bintang Emon juga memperagakan dirinya sedang mengganti sebuah gorden di rumahnya.

"Belum pernah coba gorden mahal kan? Nah itu sudah diwakilin sama mereka. Sudah, ayo bantu pasang gorden gue saja nih, gorden murah," sindir Bintang Emon.

Mengejutkannya, Bintang Emon tidak terkejut dengan pemberitaan mengenai anggaran tersebut lantaran baginya sudah biasa terjadi.

"Ya terus kenapa? Nggak usah sok-sok kaget lah. Kayak baru pertama saja baru ada berita kayak gini dari DPR,"  respon Bintang Emon terhadap publik yang ribut soal anggaran gorden tersebut.

Lucunya lagi, Bintang Emon juga singgung hobi foya-foya para anggota DPR tersebut dengan mengkaitkan para affiliator trading. 

"Makanya belajar foya-foya pakai duit orang. Pilihannya ada dua, lo jadi anggota dewan atau afiliator," ucap Bintang Emon.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baleg DPR Tunda Pleno Hari Ini, Tapi Klaim Tetap Targetkan Pengesahan RUU TPKS Sebelum Reses

Baleg DPR Tunda Pleno Hari Ini, Tapi Klaim Tetap Targetkan Pengesahan RUU TPKS Sebelum Reses

News | Selasa, 05 April 2022 | 11:55 WIB

Menohok Banget! Bintang Emon Sentil soal Anggaran Beli Gorden DPR Capai Rp 48 M

Menohok Banget! Bintang Emon Sentil soal Anggaran Beli Gorden DPR Capai Rp 48 M

Riau | Selasa, 05 April 2022 | 11:42 WIB

Anggota DPR RI Minta IDI Dibubarkan, Adib Khumaidi: Kita Akan Selalu Ada Untuk Masyarakat

Anggota DPR RI Minta IDI Dibubarkan, Adib Khumaidi: Kita Akan Selalu Ada Untuk Masyarakat

Bekaci | Selasa, 05 April 2022 | 11:29 WIB

Komisi IX DPR Minta Masalah Terawan dan IDI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Komisi IX DPR Minta Masalah Terawan dan IDI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Lampung | Selasa, 05 April 2022 | 10:41 WIB

Tak Perlu Kasih BLT Minyak Goreng, PKS Sebut Rakyat Kesusahan karena Jokowi Tak Tegas Tindak Mafia dan Kartel Migor

Tak Perlu Kasih BLT Minyak Goreng, PKS Sebut Rakyat Kesusahan karena Jokowi Tak Tegas Tindak Mafia dan Kartel Migor

News | Selasa, 05 April 2022 | 10:32 WIB

Ikatan Dokter Indonesia Sudah Tak Sesuai Tujuan, Anggota Komisi IX DPR RI Minta IDI Dibubarkan

Ikatan Dokter Indonesia Sudah Tak Sesuai Tujuan, Anggota Komisi IX DPR RI Minta IDI Dibubarkan

Bisnis | Selasa, 05 April 2022 | 08:45 WIB

Terkini

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

×