5 Fakta Terkait Fenomena Klitih yang Marak di Jogja, Lahir dari Geng Pelajar

Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Selasa, 05 April 2022 | 14:59 WIB
5 Fakta Terkait Fenomena Klitih yang Marak di Jogja, Lahir dari Geng Pelajar
Ilustrasi klitih (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Warga Jogja baru-baru ini digemparkan dengan pemberitaan mengenai meninggalnya seorang pelajar akibat tindakan para pelaku klitih yang beraksi di daerah Gedongkuning pada Minggu (3/4/2022).

Fenomena klitih sudah sekian lama menghantui masyarakat kota pelajar tersebut lantaran tiap tahun kembali bermunculan. Kini, tagar #YogyaTidakAman dan #SriSultanYogyaDaruratKlitih kembali mencuat di Twitter setelah sekian lama.

Lantas, seperti apa itu klitih dan bagaimana fakta yang menyelimutinya? Simak deretan 5 fakta seputar klitih berikut ini.

1. Mengenal apa itu klitih

Kata klitih sendiri awalnya merupakan sebuah istilah yang berkonotasi positif. Klitih sendiri merujuk pada aktivitas yang sering disebut orang Jogja sebagai klitah-klitih. Istilah tersebut berarti berjalan bolak-balik yang menunjukkan kebingungan atau mondar-mandir berkeliling karena iseng.

Setelah maraknya aksi kriminalitas yang menyasar masyarakat di jalanan, istilah klitih tersebut mengalami pergeseran makna. Kini istilah klitih identik dengan tindakan kekerasan.

2. Lahir dari geng siswa

Pergeseran makna tersebut tidak terlepas dari eksistensi geng siswa yang gemar melakukan tindakan kekerasan terhadap orang-orang di jalanan secara membabi-buta. 

Beberapa geng siswa tersebut tercatat telah melakukan aksi sejak 1990 silam. Lantas, aksi tersebut mendapat atensi dari kepolisian setempat yang akhirnya menyoroti eksistensi geng pelajar tersebut.

3. Sudah terjadi sekian lama

Seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, fenomena ini sudah mulai bermunculan sejak tahun 90-an. Tindakan klitih yang memakan korban tidak hanya terjadi pada bulan Ramadan tahun ini, melainkan juga muncul di tahun 2021 silam yang menyasar seorang pelajar berusia 15 tahun di Kotagede. Pemuda tersebut ditimpuk batu oleh orang tidak dikenal hingga terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

4. "Daerah rawan" klitih ternyata hanya hoaks

Berkat ramainya tagar #YogyaTidakAman dan #SriSultanYogyaDaruratKlitih , masyarakat sontak memberikan respon dan informasi di media sosial Twitter. Salah satu pengguna Twitter dengan nama akun @Azharceria10 mengunggah cuitan yang berisi daftar daerah rawan klitih.

Daerah yang disebutkan di dalam daftar tersebut terbilang mengejutkan, karena ada daerah Jalan Kaliurang, Daerah Ringroad, Daerah Condongcatur, dan Selokan Mataram yang notabene ramai oleh mahasiswa.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, kepolisian Sleman membantah adanya daerah rawan tersebut. Daftar tersebut dibuat tanpa adanya penelusuran sebelumnya, sehingga sumbernya tidak valid. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Periksa 9 CCTV di TKP, Polda DIY Temukan Fakta Lain di Balik Penganiayaan di Gedongkuning yang Tewaskan Seorang Pelajar

Periksa 9 CCTV di TKP, Polda DIY Temukan Fakta Lain di Balik Penganiayaan di Gedongkuning yang Tewaskan Seorang Pelajar

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 14:46 WIB

5 Fakta Seputar Klitih Pascatewasnya Pelajar di Gedongkuning, Dejavu Awal Ramadhan hingga Rekruitmen Geng Pelajar

5 Fakta Seputar Klitih Pascatewasnya Pelajar di Gedongkuning, Dejavu Awal Ramadhan hingga Rekruitmen Geng Pelajar

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 13:49 WIB

Beli Puluhan Konten Video Syur Dea OnlyFans, Komedian M Bakal Diperiksa Polisi

Beli Puluhan Konten Video Syur Dea OnlyFans, Komedian M Bakal Diperiksa Polisi

Sumsel | Selasa, 05 April 2022 | 13:40 WIB

Syaratnya Mudah! Ulang Tahun di Bulan Ramadan Bisa Nikmati Buffet Buka Puasa Gratis di The Rich Jogja Hotel

Syaratnya Mudah! Ulang Tahun di Bulan Ramadan Bisa Nikmati Buffet Buka Puasa Gratis di The Rich Jogja Hotel

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 13:53 WIB

Ayang Utriza Lapor Soal Klitih di Jogja ke Kapolri: Banyak Korban Mati dan Luka Parah

Ayang Utriza Lapor Soal Klitih di Jogja ke Kapolri: Banyak Korban Mati dan Luka Parah

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 13:21 WIB

CEK FAKTA: Beredar Kabar Kemunculan Alquran Terjemahan Palsu, Benarkah?

CEK FAKTA: Beredar Kabar Kemunculan Alquran Terjemahan Palsu, Benarkah?

News | Selasa, 05 April 2022 | 13:28 WIB

Terkini

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:56 WIB

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:45 WIB