Diduga Tak Mau Bayar Cilok, Oknum Polisi Layangkan Bogem ke Mata Penjual

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Kamis, 14 April 2022 | 16:19 WIB
Diduga Tak Mau Bayar Cilok, Oknum Polisi Layangkan Bogem ke Mata Penjual
Penjual cilok dipukul polisi (Instagram/andreli_48)

Suara.com - Seorang penjual cilok dijotos seorang yang diduga oknum polisi. Peristiwa tersebut terjadi di Papua.

Pada video berdurasi 1 menit 51 detik itu, terlihat seorang pedagang cilok tengah menjajakan jualannya.

Namun seorang diduga polisi berbadan besar datang dan memberikan bogem mentah pada penjual tersebut.

Menurut akun Instagram @andeli_48 yang mengunggah video, polisi tersbeut datang dengan sempoyongan dari mobil dan diduga mabuk.

"Kejadian pemukulan ini terjadi pada hari Rabu (13/4) 2022 sekitar pukul 10.00 WIT dimana dalam video terlihat Brigadir AK bersama beberapa temannya turun dari mobil dengan terlihat sempoyongan," ungkap akun tersebut.

Oknum polisi tersebut memukul bagian mata yang langsung lebam dan membiru. Pedagang itu juga dipukul di bagian bibir.

Kejadian tersebut telah dikonfirmasi oleh abid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal. Ia menyatakan bahwa atas peristiwa tersebut pelaku akan dikenai sanksi berlapis.

Penjual cilok dipukul polisi (Instagram/andreli_48)
Penjual cilok dipukul polisi (Instagram/andreli_48)

Kamal juga menyatakan bahwa anggota polisi tersbeut diduga dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Oknum anggota tersebut menurut keterangan saksi (Security SMAN 1) memaksa meminta pentolan tanpa memberikan uang kepada si penjual dan langsung melakukan pemukulan. Setelah melakukan penganiayaan oknum ini menggunakan mobil bersama teman temannya meninggalkan TKP,” ungkap Akmal seperti yang dikutip dari Instagram @andreli_48.

baca juga

Tetap Berjualan Meski Lebam

Hal yang membuat warganet semakin iba dengan penjual pentol tersebut adalah ketika ia tetap berjibaku jualan.

Meski telah mendapatkan bogem dari oknum polisi dan matanya lebam, penjual yang sering dipanggil Cak Man itu tetap berjualan.

Ia seolah tak mengindahkan rasa sakit dan tetap melayani para pembeli.

"Salut dengan muka hancur pakde masih tetap berjualan," ungkap pemilik video tersebut.

Penjual cilok dipukul polisi (Instagram/andreli_48)
Penjual cilok dipukul polisi (Instagram/andreli_48)

Unggahan tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haru! Perpisahan OB Resign Buat Orang Sekantor Nangis Kenang Dedikasinya

Haru! Perpisahan OB Resign Buat Orang Sekantor Nangis Kenang Dedikasinya

Your Say | Kamis, 14 April 2022 | 15:44 WIB

Puasa Masih Berkata Kotor dan Mengumpat Batal atau Tidak? Begini Penjelasan UAS

Puasa Masih Berkata Kotor dan Mengumpat Batal atau Tidak? Begini Penjelasan UAS

Kaltim | Kamis, 14 April 2022 | 15:32 WIB

Lewat Kerumunan Pria di Jalan, Emak-emak Pemotor Mendadak Ramai Disoraki, Publik Kecam: Enggak Sopan!

Lewat Kerumunan Pria di Jalan, Emak-emak Pemotor Mendadak Ramai Disoraki, Publik Kecam: Enggak Sopan!

Hits | Kamis, 14 April 2022 | 15:45 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×