AHY Ogah Berandai-andai Jadi Capres Atau Cawapres Sebelum Koalisi Terbentuk

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 18 April 2022 | 07:28 WIB
AHY Ogah Berandai-andai Jadi Capres Atau Cawapres Sebelum Koalisi Terbentuk
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyonom saat menghadiri Malam Silaturahmi dan Kontempelasi di Hotel Sultan, Jakarta pada Minggu (17/4/2022). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) enggan berandai-andai mencocokkan dirinya dengan sejumlah figur yang digadang-gadang menjadi pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2024.

Menurut AHY, memasangkan sejumlah figur dengan dirinya masih terlalu dini. Ia saat ini lebih fokus untuk menuju pembentukan koalisi lebih dulu dengan sejumlah partai.

Bukan tanpa sebab, AHY memandang koalisi harus lebih dulu terjalin untuk memastikan diri untuk mengusung capres-cawapres sendiri. Mengingat syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) yang harus dipenuhi lebih dahulu.

"Kalau berandai-andai dengan pasangan A dan B misalnya, sedangkan PT-nya tidak mencukupi saya rasanya tidak bisa berbicara lebih jauh dari itu," kata AHY di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/4/2022).

Diakui AHY, saat ini Partai Demokrat sendiri sudah mulai melakukan silaturahmi dan komunikasi dengan sejumlah pargai politik. Silaturahmi itu menjadi awal mula untuk penjajakan koalisi di Pilpres 2024.

"Berbicara terkait dengan Pilpres, harus terlebih dahulu kita pahami adalah koalisinya PT 20 persen. Ini tentu mempersyaratkan kami semua partai politik termasuk Partai Demokrat untuk membangun koalisi. Nah tahapannya baru sampai di sana," kata AHY.

Bentuk Poros Alternatif

Sebelumnya, AHY tidak memungkiri bahwa ke depan Partai Demokrat akan membuat poros alternatif untuk menghadapi Pilpres 2024.

Salah satu partai yang kemungkinan bisa diajak koalisi, yakni NasDem.

baca juga

"Sangat memungkinkan, katakanlah tiga partai besar siapa saja yang memungkinkan hanya dengan berdua bisa jalan," kata AHY di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/4/2022).

Selain dengan partai besar kata AHY Demokrat juga berkemungkinan berkoalisi dengan partai-partai menengah. Hal itu tentu untuk memperoleh suara untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen.

"Termasuk Demokrat, tentu selalu ada kemungkinan jika partai menengah saling bertemu dan akhirnya membangun koalisi. Opsinya masih terbuka untuk semua," ujar AHY.

"Artinya kami sendiri berkomunikasi juga dengan partai papan atas, dengan demikian ada kesamaan visi platform, parpol yang berkoalisi tentunya serupa visi-misi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Bertubi-tubi Amien Rais Ke Luhut, Kali Ini Sebut LBP Sedang Halu: Please Resign, The Sooner!

Serangan Bertubi-tubi Amien Rais Ke Luhut, Kali Ini Sebut LBP Sedang Halu: Please Resign, The Sooner!

News | Senin, 18 April 2022 | 07:22 WIB

AHY: Demokrat Buka Peluang Berkoalisi Dengan Semua Parpol

AHY: Demokrat Buka Peluang Berkoalisi Dengan Semua Parpol

News | Senin, 18 April 2022 | 07:11 WIB

Tegas! Agus Harimurti Yudhoyono dan Kaesang Pangarep Tolak Soal Wacana Tiga Periode Presiden Jokowi

Tegas! Agus Harimurti Yudhoyono dan Kaesang Pangarep Tolak Soal Wacana Tiga Periode Presiden Jokowi

Bogor | Senin, 18 April 2022 | 04:00 WIB

Tatap Pemilu, Demokrat Buka Peluang Bikin Poros Alternatif Bareng NasDem

Tatap Pemilu, Demokrat Buka Peluang Bikin Poros Alternatif Bareng NasDem

News | Minggu, 17 April 2022 | 23:21 WIB

Menohok! Ini Sindiran AHY kepada Elite yang Ingin Pemilu Ditunda; Kenapa Tidak Sekalian Presiden Seumur Hidup?

Menohok! Ini Sindiran AHY kepada Elite yang Ingin Pemilu Ditunda; Kenapa Tidak Sekalian Presiden Seumur Hidup?

News | Minggu, 17 April 2022 | 20:17 WIB

Di Hadapan Kadernya, SBY Tegaskan Hanya Ada Satu Matahari di Partai Demokrat

Di Hadapan Kadernya, SBY Tegaskan Hanya Ada Satu Matahari di Partai Demokrat

News | Minggu, 17 April 2022 | 19:55 WIB

AHY Prihatin Demokrasi Indonesia Alami Kemunduran karena Rakyat Takut Bersuara, Tapi Buzzer Bebas Beroperasi

AHY Prihatin Demokrasi Indonesia Alami Kemunduran karena Rakyat Takut Bersuara, Tapi Buzzer Bebas Beroperasi

News | Minggu, 17 April 2022 | 18:56 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×