Kondisi Jalur Mudik Terkini: Kota Bekasi, Cileunyi, Hingga Nagreg Landai

Pebriansyah Ariefana

Senin, 25 April 2022 | 14:20 WIB
Kondisi Jalur Mudik Terkini: Kota Bekasi, Cileunyi, Hingga Nagreg Landai
Sejumlah kendaraan keluar dari gerbang tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (25/4/2022). Antara/Bagus A Rizaldi

Suara.com - Mulai Senin 25 April ini sudah masuk musim mudik. Namun hingga H-7 ini kondisi jalur mudik di beberapa tempat masih sepi. Di antaranya di Bekasi, Cileunyi dan Nagreg.

Di Bekasi, arus kendaraan dari pemudik yang menggunakan mobil maupun sepeda motor pribadi di Kota Bekasi pada H-7 Lebaran terpantau masih landai dan belum terjadi peningkatan.

Arus mudik di kawasan Kalimalang biasanya mulai terlihat pada malam hari yang dimulai sejak sekitar pukul 20.00. Kendati demikian, sejak Jumat (22/4) malam arus mudik masih belum terlihat.

"Situasinya normal belum ada eskalasi. Siang seperti ini memang lumayan ramai arus kendaraan tapi belum arus mudik masih bercampur dengan lalin biasa," kata Kepala Pos Pengamanan Sumber Artha, Kalimalanga, Bekasi Mian Siregar saat ditemui Antara, Senin.

Dia bersama empat orang anggota kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota bersama Dishub tetap siaga jika tanda-tanda peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat.

Jika nantinya terdapat kemacetan, petugas pospam Sumber Artha akan melakukan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.

Sementara itu di Bandung, arus mudik dari kawasan Cileunyi hingga Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih tergolong landai pada H-7 menuju Idul Fitri 1443 Hijriah.

Kepala Polresta Bandung, Komisaris Besar Polisi Kusworo Wibowo menjelaskan arus lalu-lintas yang mengarah ke timur dari kawasan Cileunyi menurutnya masih standar seperti hari-hari biasanya. Begitu pula di gerbang tol Cileunyi, arus kendaraan keluar tol masih landai.

Adapun sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, tercatat ada sebanyak 10.802 kendaraan yang keluar dari gerbang tol Cileunyi. Angka tersebut merupakan jumlah rata-rata normal harian.

baca juga

Di gerbang tol Cileunyi terpasang sebanyak lima gardu tol. Namun jumlah gardu tol bisa ditambah menyesuaikan dengan kepadatan arus lalu lintas. "Gardu tol yang difungsikan masih lima, tapi itu bisa ditambahkan, bisa sampai tujuh tambahannya," kata Kusworo.

Ingat protokol kesehatan

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sonny Harry B. Harmadi mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat mudik Lebaran sebagai bentuk usaha saling melindungi diri sendiri dan sesama.

"Penerapan protokol kesehatan secara ketat ini bukan sekadar jargon, bukan sekedar lip service tapi betul-betul harus dilaksanakan. Karena kita tahu dengan memakai masker, menjaga jarak lalu rajin mencuci tangan itu bentuk proteksi utama bagi diri kita mencegah jangan sampai terjadi penularan," ujar Sonny dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9, diikuti dari Jakarta, Senin.

Sonny menjelaskan bahwa peningkatan kasus biasanya terjadi karena disiplin protokol kesehatan yang rendah, mobilitas masyarakat yang tinggi, tingkat vaksinasi yang rendah dan saat muncul varian baru.

Di momen mudik yang terjadi saat ini, katanya, maka mobilitas yang tinggi tidak bisa dihindari. Untuk itu perlu diperkuat langkah lain untuk mencegah penularan seperti disiplin protokol kesehatan dan meningkatkan cakupan vaksinasi.

Untuk itu dia mendorong adanya screening atau penyaringan mandiri oleh masyarakat, dengan setiap individu yang akan melakukan mudik harus memastikan dirinya sehat. Selain itu perlu juga memastikan menyiapkan diri dengan peralatan protokol kesehatan selama mudik, seperti menyiapkan masker dan hand sanitizer.

"Kita berharap masyarakat sekarang sudah dua tahun belajar, punya kemandirian yang lebih baik, punya kesadaran yang lebih tinggi. Kita berharap mudik kali ini, semua harus saling menjaga, betul-betul aman dan sehat," ujarnya.

Sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait kegiatan mudik Lebaran tahun ini yang tertuang dalam Addendum Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 16 tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi.

Beberapa aturan tersebut seperti individu yang telah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster tidak wajib melakukan tes antigen atau RT-PCR. Sementara pelaku perjalanan yang baru mendapat satu dan dosis vaksinasi harus melaksanakan tes antigen atau RT-PCR. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Kasus Korupsi Bekasi, KPK Telurusi Vila Milik Polisi Yayat Sudrajat di Subang

Update Kasus Korupsi Bekasi, KPK Telurusi Vila Milik Polisi Yayat Sudrajat di Subang

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur

Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis

Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Susah Cari Bed Rumah Sakit di Bekasi: Kapasitas Pasien Ditambah, Kualitas Pelayanan Ditingkatkan

Susah Cari Bed Rumah Sakit di Bekasi: Kapasitas Pasien Ditambah, Kualitas Pelayanan Ditingkatkan

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Rem Terlambat atau Sistem Timpang? Membedah Penetapan Masinis Jadi Tersangka Tragedi Bekasi

Rem Terlambat atau Sistem Timpang? Membedah Penetapan Masinis Jadi Tersangka Tragedi Bekasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:22 WIB

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:58 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Terancam 12 Tahun Penjara! Masinis KA Argo Bromo Anggrek Terbukti Terlambat Rem Sebelum Tabrak KRL

Terancam 12 Tahun Penjara! Masinis KA Argo Bromo Anggrek Terbukti Terlambat Rem Sebelum Tabrak KRL

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:18 WIB

Terkini

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Jatim | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:45 WIB

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:04 WIB

×