Survei Capres Indikator Politik: Tren Elektabilitas Ganjar-Anies Naik, RK, AHY, Sandiaga hingga Puan Jeblok

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 26 April 2022 | 16:55 WIB
Survei Capres Indikator Politik: Tren Elektabilitas Ganjar-Anies Naik, RK, AHY, Sandiaga hingga Puan Jeblok
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbarunya soal tokoh sebagai calon presiden jelang Pilpres 2024. Hasilnya nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih berada di posisi teratas. 

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pihaknya memberikan semi terbuka 19 nama tokoh sebagai capres dengan pertanyaan jika pemilihan presiden digelar hari mana yang tokoh yang dipilih sebagai presiden. 

Hasilnya, Ganjar teratas dengan memperoleh angka 26,7 persen, kemudian Prabowo dengan 23,9 persen, lalu ada Anies dengan 19,4 persen. Posisi keempat ada Ridwan Kamil dengan angka 3,5 persen, lalu di bawahnya ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 3,2 persen. 

Di urutan keenam, ada Sandiaga Uno dengan 2,4 persen, lalu Erick Thohir dengan angka yang sama 2,4 persen, disusul Khofifah Indar Parawansa dengan 1,9 persen, Tri Rismaharini dengan angka 1,3 persen. Kemudian ada Puan Maharini dengan 1,1 persen, Mahfud MD dengan angka 0,7 persen. 

Disusul dengan Airlangga dengan angka 0,5 persen, kemudian Muhaimin Iskandar dengan 0,5 persen, lalu Sri Mulyani dengan angka 0,4 persen, kemudian Gatot Nurmantyo dengan 0,4 persen, lalu ada Bambang Soesatyo dengan 0,3 persen. 

Sementara tiga nama terbawah yakni Ahmad Syaikhu, Suharso Monoarfa dan Zulkifli Hasan dengan angka sama yakni 0 persen. 

Burhanuddin menjelaskan, jika dilihat dari tren, Ganjar dan Anies elektablitasnya meningkat. Ganjar saat ini meraih angka 26,7 persen. Trennya mengalami kenaikan daripada survei Februari 2022 dengan angka 21,6 persen. 

Sementara Anies menempati urutan ketiga dengan angka 19,4 persen. Meski belum mendekati Prabowo di urutan kedua, elektabilitas Anies cenderung meningkat dari 17,1 persen pada Februari 2022. 

"Jadi elektabilitas di 19 nama, Ganjar maupun Anies Baswedan, itu sama-sama meningkat," kata Burhanuddin. 

baca juga

Adapun Prabowo meski berada di urutan kedua tren elektabilitasnya cenderung stagnan. Jika kekinian meraih angka 23,9 persen. Tren elektabilitas Prabowo cenderung stagnan dibanding survei Februari 2022 dengan angka 22,4 persen. 

"Prabowo meningkat sedikit tapi cenderung stagnan kalau dibandingkan November 2021 bahkan sedikit turun," tuturnya. 

Sementara dari papan tengah, nama Ridwan Kamil, AHY hingga Sandiaga cenderung menurun. Ketiga tokoh ini mengalami penurunan elektabilitas dibandingkan survei Februari 2022.  Kemudian hanya Menteri BUMN Erick Thohir yang mengalami sedikit peningkatan dari 1,3 persen pada Februari menjadi 2,4 persen. 

"Erick trennya naik jadi 1,3 persen di Februari jadi 2,4. Khofifah sedikit turun. Memang ada dinamika di klasmen papan atas dan papan tengah," tandasnya. 

Survei ini dilakukan pada tanggal 14-19 April 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. 

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1.220 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tak Terbendung, Kuasai Beberapa Wilayah Ini

Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tak Terbendung, Kuasai Beberapa Wilayah Ini

Jawa Tengah | Selasa, 26 April 2022 | 03:55 WIB

Elektabilitas Puan Maharani Jauh Lebih Bagus di Posisi Cawapres Ketimbang Capres, Kok Bisa?

Elektabilitas Puan Maharani Jauh Lebih Bagus di Posisi Cawapres Ketimbang Capres, Kok Bisa?

News | Senin, 25 April 2022 | 19:15 WIB

4 Menteri Jokowi Berencana Mau Nyapres, Pengamat Singgung Soal Profesionalitas

4 Menteri Jokowi Berencana Mau Nyapres, Pengamat Singgung Soal Profesionalitas

News | Senin, 25 April 2022 | 17:37 WIB

Elektabilitas Ganjar Pranowo Mulai Imbangi Prabowo Subianto, Namun Prabowo Masih Unggul 2 Hal Ini

Elektabilitas Ganjar Pranowo Mulai Imbangi Prabowo Subianto, Namun Prabowo Masih Unggul 2 Hal Ini

Lampung | Senin, 25 April 2022 | 09:17 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×