7 Fakta Calon Mitra Tuli Didiskriminasi Saat Mau Wawancara di Kantor Grab

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 28 April 2022 | 10:49 WIB
7 Fakta Calon Mitra Tuli Didiskriminasi Saat Mau Wawancara di Kantor Grab
Logo Grab

Suara.com - Seorang calon mitra Grab viral setelah bercerita diskriminasi saat akan melakukan wawancara. Calon mitra penyandang disabilitas ini mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat hendak interview di salah satu kantor Grab.

Kejadian bermula saat calon mitra tuli tersebut diminta datang wawancara. Ia juga sudah membawa surat undangan wawancara, namun sesampainya di sana, justru mendapatkan diskriminasi.

Kedua orang tuanya yang tidak terima pun membagikan pengalaman buruk anaknya di media sosial, yang memicu berbagai kecaman warganet. Berikut fakta calon mitra tuli dapat diskriminasi saat mau wawancara di Grab:

1. Nama Anak yang Didiskriminasi

Viral calon mitra Grab tuli didiskriminasi satpam dan staf saat akan wawancara, tuai klarifikasi seperti ini. (Instagram/@tagorenatadiningrat)
Viral calon mitra Grab tuli didiskriminasi satpam dan staf saat akan wawancara, tuai klarifikasi seperti ini. (Instagram/@tagorenatadiningrat)

Calon mitra tuli yang mendapatkan perlakukan diskriminasi itu bernama Tonanda Putra. Kisahnya kemudian diungkap oleh ayahnya sendiri di media sosial.

2. Viral Seusai Cerita di Media Sosial

Kejadian viral dan mendapatkan sorotan setelah diunggah sang ayah di akun Instagram @tagorenatadiningrat. Sang ayah mengungkap perlakuan tak baik yang diterima putranya ketika mengikukti wawancara di Grab. Menurutnya, perlakuan itu tidak manusiawi.

"Pengalaman anak tuli menerima undangan interview di GRAB. Saya rasa itu TIDAK MANUSIAWI," ujarnya, seperti dikutip Suara.com pada Rabu (27/4/2022).

3. Diskriminasi Pertama Dilakukan oleh Satpam

baca juga

Dalam akun tersebut, sang ayah membeberkan kronologi diskriminasi yang terjadi terhadap Tonanda. Ia menyebut kejadian itu sangat melukainya. Adapun diskriminasi pertama yang dialami anaknya dilakukan oleh satpam kantor Grab.

"Pertama ia diusir oleh security padahal sudah menerima undangan interview dari Grab. Kronologinya anak saya sampai di depan gedung, bertemu dengan security yang langsung secara tidak sopan mengusir dan melarang anak saya untuk masuk," ungkapnya. 

4. Diskriminasi Kedua oleh Satpam yang lain

Sang ayah membeberkan tidak cuma satu satpam, namun ada dua yang mendiskriminasi Tonanda. Satpam pertama rupanya masih tidak percaya jika anaknya datang untuk wawancara. Tonanda pun datang kembali setelah diusir.

"Lagi-lagi (anak saya) seperti tidak diterima, (menemui) dengan muka masam dan raut wajah yang marah-marah. Kembali anak saya menunjukkan isi WhatsApp dan undangan yang tertulis bahwa dia diundang interview," cerita sang ayah.

Saat anaknya datang kembali untuk menunjukkan undangan interview itu, satpam itu justru membawa anaknya ke petugas keamanan lainnya, sebelum akhirnya diizinkan masuk.

"Yang lagi-lagi merendahkan anak saya yang jelas-jelas sudah tertulis bahwa anak saya tuli (disable)," sambungnya.

5. Diskriminasi Ketiga Dilakukan oleh Pegawai

Diskriminasi lagi-lagi dialami Tonanda saat melakukan wawancara. Ia justru diminta oleh pegawai yang mewawancarainya untuk mengikuti instruksi seperti membaca dengan jelas dan keras. Bahkan, ia juga dites dengan dipanggil dari jarak jauh.

Tentunya perlakuan tersebut sangat melukai Tonanda dan keluarganya. Apalagi, kondisinya sebagai penyandang disabilitas yang tidak bisa mendengar.

"Apakah sebodoh itu pengertian bahwa di resume sudah tertulis anak saya tuli, tapi masih dicek-cek seperti itu. Dipanggil, bertepuk tangan kencang-kencang, seolah-olah mengetes pendengaran anak saya yang memang tuli," kata sang ayah dengan emosional.

6. Pihak Grab Mendadak Mengatakan Tidak Ada Lowongan Buat Tonanda

Setelah mengikuti rangkaian instruksi untuk mendengar hingga berbicara, pihak Grab justru menyampaikan tidak ada lowongan untuk Tonanda. Hal tersebut tentu membuat keluarganya tidak terima.

"Lalu diberitahu bahwa tidak ada lowongan untuk disable saat itu. Waktu putra saya cerita apa yang dialaminya pagi ini, saya sangat marah, sedih, dan kecewa. Tapi memang mungkin Grab seperti ini @grabid," pungkasnya.

7. Klarifikasi Pihak Grab

Viral calon mitra Grab tuli didiskriminasi satpam dan staf saat akan wawancara, tuai klarifikasi seperti ini. (Instagram/@underc0ver.id)
Viral calon mitra Grab tuli didiskriminasi satpam dan staf saat akan wawancara, tuai klarifikasi seperti ini. (Instagram/@underc0ver.id)

Pihak Grab langsung memberikan klarifikasi. Seperti dikutip dari akun Instagram @underc0ver.id, perusahaan ojek online tersebut menyesalkan kejadian itu dan siap melakukan investigasi internal.

"Grab sangat menyesalkan kejadian yang dialami oleh salah satu calon mitra Grab di Cakung pada tanggal 26 April 2022. Kami telah menghubungi beliau untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, agar dapat segera melakukan investigasi internal menyeluruh dan mengambil tindakan tegas," tulis Grab.

Lewat rilis persnya, Grab menegaskan tidak menoleransi segala bentuk diskriminasi, termasuk terhadap penyandang disabilitas.

"Dan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar hal seperti ini tidak terjadi lagi," lanjut Grab.

Demikian 7 fakta calon mitra tuli yang mendapat perlakuan diskriminasi oleh Grab. Kasus itu pun menuai amarah masyarakat, di mana publik terus menyampaikan kritikan kepada Grab.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Foto-foto Masa Kecil Chandrika Chika Kecil Berhijab, Netizen: Cakep Banget Kayak Beda Orang

Viral Foto-foto Masa Kecil Chandrika Chika Kecil Berhijab, Netizen: Cakep Banget Kayak Beda Orang

Jogja | Kamis, 28 April 2022 | 10:44 WIB

Sedih Campur Kocak, Pemudik Asal Jakarta Bonceng Boneka Beruang Menuju Kampung Halaman, Publik: Terlalu Ngenes

Sedih Campur Kocak, Pemudik Asal Jakarta Bonceng Boneka Beruang Menuju Kampung Halaman, Publik: Terlalu Ngenes

Bekaci | Kamis, 28 April 2022 | 09:34 WIB

Viral Pemudik Asal Lampung Bonceng Boneka Beruang Bertuliskan Ga Ada Ayang, Jadi Hiburan Para Pemudik

Viral Pemudik Asal Lampung Bonceng Boneka Beruang Bertuliskan Ga Ada Ayang, Jadi Hiburan Para Pemudik

Lampung | Kamis, 28 April 2022 | 09:30 WIB

Ngeri, Video Detik-detik Biawak Raksasa Masuk ke Rumah dan Gondol Anak Kucing, Warga Dibuat Histeris dan Panik

Ngeri, Video Detik-detik Biawak Raksasa Masuk ke Rumah dan Gondol Anak Kucing, Warga Dibuat Histeris dan Panik

Bogor | Kamis, 28 April 2022 | 09:24 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Babak Belur dan Dijemput Paksa Gegara Terlibat Kudeta Presiden?

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Babak Belur dan Dijemput Paksa Gegara Terlibat Kudeta Presiden?

News | Kamis, 28 April 2022 | 10:27 WIB

Kocak! Tak Ajak Anak Istri, Para Suami ini Ramai Bukber Pakai Daster, Warganet: Udah Kayak Kosan Rempong

Kocak! Tak Ajak Anak Istri, Para Suami ini Ramai Bukber Pakai Daster, Warganet: Udah Kayak Kosan Rempong

Hits | Kamis, 28 April 2022 | 10:12 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×