Suara.com - Penampakan laut di sepanjang pantai Amahami atau Teluk Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menyerupai sebuah padang pasir yang tandus. Berbagai foto dan cuplikan video amatir diambil oleh warga sekitar menampakkan kondisi perairan laut teluk Bima kini yang bewarna coklat seperti kumpulan pasir di gurun.
![Keadaan teluk Bima saat tercemar limbah dan kemarahan warga. [Foto : Kolase instagram @jatamnas & @mbojoinside]](https://media.arkadia.me/v2/articles/souparmand/JOcMyFF81plVqnPN4RgXSQYbsnlM8YLD.png)
Jaringan Advokasi Tambang menjadi salah satu pihak yang melaporkan kondisi laut teluk Bima kini. Melalui akun @jatamnas yang dikelola oleh jaringan tersebut dan kemudian dibagikan oleh akun @mbojoinside, tampak hamparan luas laut teluk Bima yang sekarang mirip padang pasir.
Lantas, bagaimana fakta detil terkait perubahan tampak laut teluk Bima tersebut? Simak deretan 5 fakta berikut.
1. Diduga akibat pencemaran
Perubahan warna air di laut teluk Bima diduga akibat pencemaran dari tumpahan minyak. Melalui akun @mbojoinside melaporkan bahwa adanya pencemaran limbah sejak Selasa (26/04/2022) dari sumber yang belum diketahui.
“Teluk Bima yang tercemar limbah misterius, sejak Selasa hingga Rabu 27 April hari ini kian parah. Ragam jenis ikan sekitar teluk pun mati,” tulis caption dalam unggahan akun @mbojoinside.
2. Menyebabkan ikan-ikan mati
Dilaporkan juga bahwa fenomena tersebut juga berujung pada matinya biota laut seperti ikan. Alhasil, nelayan yang bekerja di perairan tersebut menjadi kehilangan sumber mata pencaharian.
3. Warga sekitar geger hingga protes
Fenomena tersebut membuat warga lokal geger dan protes menuntut kejelasan atas kejadian itu kepada para pemangku kepentingan. Melansir dari unggahan @mbojoinside, aksi tersebut terjadi Rabu (27/4/2022).
4. Pertamina buka suara, bukan karena pencemaran
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus buka suara terhadap fenomena tersebut. Mereka mengklarifikasi bahwa perubahan kondisi perairan teluk Bima bukan karena pencemaran minyak akibat aktivitas Pertamina.
“Hingga saat ini, kami memastikan operasional di Fuel Terminal Bima berjalan lancar, tidak ada kegagalan operasi ataupun kebocoran pipa,” ungkap Deden Mochammad Idhani, Area Manager Communication & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus.
Abdul Haris Dinata, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima turut berpendapat bahwa penyebab utama perubahan kondisi air laut tersebut karena naiknya sedimentasi.
5. Operasional Pertamina aman
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Kilang Pertamina Terbesar di Asia Tenggara Ada di Cilacap, Segini Kapasitasnya
Bisnis | Jum'at, 29 April 2022 | 15:47 WIB
Tri Suaka Temui Andika Kangen Band di Lampung, Netizen Malah Cari Zinidin Zidan
Lampung | Jum'at, 29 April 2022 | 15:04 WIB
Implementasikan ESG Terintegrasi, Pertamina Raih 3 Penghargaan Emisi Transparansi Korporasi 2022
News | Jum'at, 29 April 2022 | 14:07 WIB
5 Fakta Menarik Usai Manchester United vs Chelsea Imbang 1-1
Bola | Jum'at, 29 April 2022 | 08:50 WIB
CEK FAKTA: Anies Baswedan Ramai Dituding Bagikan Kaos Kampanye Saat Lepas Pemudik Gratis dari Jakarta, Benarkah?
News | Jum'at, 29 April 2022 | 10:16 WIB
Terkini
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta
News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB