Aborsi di AS: Bocoran Dokumen MA Ungkap akan Diakhirinya Putusan Penting

Siswanto, BBC

Jum'at, 06 Mei 2022 | 12:27 WIB
Aborsi di AS: Bocoran Dokumen MA Ungkap akan Diakhirinya Putusan Penting
BBC

Suara.com - Jutaan perempuan di Amerika Serikat dapat kehilangan hak untuk aborsi, menurut bocoran dokumen Mahkamah Agung, kebocoran draf yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ratusan orang melakukan protes dan mengungkap kemarahan mereka di depan gedung MA, Washington DC, setelah kebocoran dokumen Roe v Wade, keputusan penting yang melegalkan aborsi lebih hampir lima dekade lalu. Pengunjuk rasa tandingan dalam jumlah yang lebih kecil muncul kemudian.

Dalam draft opini setebal 98 halaman, Hakim Samuel Alito menulis bahwa keputusan Roe v Wade tahun 1973 yang melegalkan aborsi di seluruh AS adalah "sangat salah".

Jika pengadilan tertinggi AS itu membatalkan keputusan tersebut, "undang-undang pemicu" dapat langsung membuat aborsi menjadi ilegal di 22 negara bagian AS.

Para hakim diperkirakan tidak akan mengeluarkan keputusan sampai awal Juli.

Baca juga:

Putusan hak untuk aborsi tahun 1973 itu disorot mahkamah karena dipandang tidak selaras dengan undang-undang Mississippi yang akan melarang hampir semua aborsi setelah 15 minggu kehamilan, seperti yang telah disidangkan para hakim Desember lalu.

Tetapi ancaman atas UU Roe v Wade itu muncul pada saat hak-hak reproduksi terancam di negara-negara bagian yang condong ke Partai Republik di penjuru AS.

Dan itu memicu protes langsung dari Demokrat dan unjuk rasa - baik oleh pendukung pro dan anti-aborsi - di luar Mahkamah Agung pada Senin malam waktu setempat.

baca juga

Ketua DPR Nancy Pelosi dan Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer - keduanya dari Demokrat - mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan bahwa jika laporan itu akurat, "Mahkamah Agung bersiap untuk memberlakukan pembatasan hak terbesar dalam 50 tahun terakhir".

Media Politico menerbitkan dokumen yang bocor itu secara lengkap, dengan mengutip Hakim Alito yang mengatakan: "Roe sangat salah sejak awal. Alasannya sangat lemah, dan keputusan itu memiliki konsekuensi yang merusak.

"Dan jauh dari membawa penyelesaian nasional atas masalah aborsi, Roe dan Casey telah mengobarkan perdebatan dan memperdalam perpecahan."

Baik Mahkamah Agung maupun Gedung Putih belum menanggapi soalnya bocoran dokumen itu.


Bocoran dokumen yang belum pernah terjadi sebelumnya

Asumsikan sejenak bahwa draf opini hakim itu sudah menjadi hukum di AS. Dalam sekejap - karena undang-undang sudah dibukukan dan undang-undang "pemicu" sudah dirancang untuk kejadian seperti itu - aborsi akan jadi ilegal di 22 negara bagian.

Legalitas prosedur itu akan menjadi medan pertempuran politik yang ganas di tengah tahun pemilu.

Inilah pentingnya apa yang mungkin terungkap di Mahkamah Agung.

Draft opini itu, bagaimanapun, baru sekadar rancangan. Dan ada laporan tentang para hakim yang mengubah pandangan mereka saat proses penyusunan opini berlangsung di dalam ruang pengadilan yang tertutup. Kebocoran yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menyebabkan gejolak atas semua hal itu.

Untuk sebagian besar sejarah AS, Mahkamah Agung telah beroperasi seperti Gunung Olympus, menjatuhkan pendapat hukum dari atas langit. Keburaman itu mungkin telah dihancurkan untuk selamanya, saat kebocorannya sudah menyebar.

Apa artinya bagi legitimasi proses peradilan di AS masih harus dilihat, tetapi di dalam institusi itu sendiri tampaknya aman untuk mengasumsikan bahwa semua kepercayaan di antara para hakim, yaitu kelompok kolegial yang pernah disebut sebagai "kelompok persaudaraan", telah hilang .

Di era ketika norma-norma politik telah hancur seperti tembikar di tengah gempa bumi, potongan besar lainnya juga telah runtuh.


Enam dari sembilan hakim di mahkamah agung ditunjuk oleh para presiden dari Partai Republik. Tiga lainnya dipilih oleh para presiden dari Demokrat.

Politico melaporkan bahwa Hakim Alito dan empat hakim lain yang ditunjuk Partai Republik - Clarence Thomas, Neil Gorsuch, Brett Kavanaugh dan Amy Coney Barrett - mendukung langkah melawan Roe v Wade tetapi tidak jelas apa pilihan Ketua Mahkamah Agung John Roberts.

Dokumen yang bocor itu ditandai sebagai "Draf Pertama" dan diedarkan pada bulan Februari, menurut Politico.

Jika dikeluarkan sebagai keputusan mayoritas, pendapat Hakim Alito akan menjungkirbalikkan hak konstitusional untuk aborsi di AS, dan membuka jalan bagi masing-masing negara bagian untuk melarang prosedur tersebut sama sekali, atau menempatkan lebih banyak pembatasan.

The American Civil Liberties Union mengatakan bahwa jika dikonfirmasi, keputusan itu "akan menghilangkan separuh hak konstitusional dasar negara yang telah dinikmati oleh jutaan perempuan selama lebih dari 50 tahun".

Menurut CBS News, mitra mitra BBC di AS, kebocoran itu sendiri akan menyebabkan kerusakan luar biasa pada salah satu lembaga paling dihormati di Amerika dan kemungkinan besar akan ada penyelidikan besar-besaran, yang melibatkan FBI, untuk mengungkap sumbernya.

UU Roe v Wade pada tahun 1973 memberi wanita di AS hak mutlak untuk aborsi dalam tiga bulan pertama kehamilan, dan hak terbatas pada trimester kedua.

Pada tahun 1992, dalam Planned Parenthood v Casey, pengadilan memutuskan bahwa negara-negara bagian tidak dapat menempatkan "beban yang tidak semestinya" pada wanita yang melakukan aborsi sebelum janin dapat bertahan hidup di luar rahim, sekitar 24 minggu.

Ada sekitar 630.000 aborsi yang dilaporkan di AS pada 2019, menurut Pusat Pengendalian Penyakit AS. Jumlah tersebut turun 18% dibandingkan tahun 2010.

Wanita berusia 20-an tahun mendominasi praktik aborsi - pada tahun 2019 sekitar 57% berada dalam kelompok usia tersebut.

Warga kulit hitam Amerika melakukan aborsi pada tingkat tertinggi - 27 per 1.000 wanita berusia 15-44 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Harus Susah Payah Kalahkan Timor Leste, Shayne Pattynama: Kami Kesulitan

Timnas Indonesia Harus Susah Payah Kalahkan Timor Leste, Shayne Pattynama: Kami Kesulitan

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:57 WIB

Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon

Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja

Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Awas Macet! Ada Zikir Kebangsaan di Monas, Ini Daftar Rekayasa Lalin dan 19 Kantong Parkir

Awas Macet! Ada Zikir Kebangsaan di Monas, Ini Daftar Rekayasa Lalin dan 19 Kantong Parkir

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:26 WIB

PLTP Sarulla Kehilangan Sepertiga Kapasitas, Pemerintah Siapkan Investasi Rp2,6 Triliun

PLTP Sarulla Kehilangan Sepertiga Kapasitas, Pemerintah Siapkan Investasi Rp2,6 Triliun

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!

Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Vietnam Kehilangan Poin, Timnas Indonesia Bisa Ambil Alih Grup A Piala AFF 2026

Vietnam Kehilangan Poin, Timnas Indonesia Bisa Ambil Alih Grup A Piala AFF 2026

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Kapan War Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Kapan War Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Harga Kakao Dunia Melonjak Akibat El Nino, Kemendag Naikkan Harga Referensi Ekspor hingga 36,66%

Harga Kakao Dunia Melonjak Akibat El Nino, Kemendag Naikkan Harga Referensi Ekspor hingga 36,66%

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste, John Herdman Terpesona dengan Debut Tim Geypens

Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste, John Herdman Terpesona dengan Debut Tim Geypens

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×