Australia Bantah Tudingan akan Menginvasi Kepulauan Solomon

Siswanto, ABC

Minggu, 08 Mei 2022 | 13:10 WIB
Australia Bantah Tudingan akan Menginvasi Kepulauan Solomon
Kepulauan Solomon [Shutterstock]

Suara.com - Australia akan tetap tenang menanggapi kemarahan Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare, atas sikap negara-negara Barat terhadap Perjanjian Keamanan negaranya dengan China.

"Kami diancam akan diinvasi," ujar PM Sogavare dalam pidato di parlemen pada hari Selasa, menyinggung sikap negara-negara Barat setelah ditandatanganinya perjanjian dengan China pekan lalu.

Pada hari Kamis (05/05), PM Australia Scott Morrison menanggapi pidato PM Sogavare dan menyangkal adanya keinginan Australia melakukan invasi ke Kepulauan Solomon.

"Sama sekali tidak benar," kata PM Morrison saat ditanya wartawan.

Negara-negara Barat terutama Australia dan Amerika Serikat telah menyatakan keberatan mereka atas adanya Perjanjian Keamanan antara Kepulauan Solomon dan China.

Mereka khawatir Kepulauan Solomon akan dijadikan pangkalan militer China dalam usaha memperluas dan mengukuhkan pengaruhnya di kawasan Pasifik.

Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton, juga mengatakan dia tak melihat komentar PM Sogavare ditujukan ke Australia, negara yang memiliki pasukan militer dan personel polisi di Kepulauan Solomon.

"Saya dapat memahami tekanan yang dialami PM Manasseh Sogavare saat ini, tapi seperti yang dia katakan sendiri, dia punya teman baik di Australia," kata Menteri Dutton.

"Kami belum diminta untuk menarik mundur pasukan militer dari sana," tambahnya.

baca juga

Pakta keamanan Kepulauan Solomon dan China telah menjadi isu utama bagi Pemerintahan Scott Morrison, yang menghadapi kritik partai oposisi bahwa Australia kini "kurang aman" akibat perjanjian itu.

Dalam debat pemilu pada hari Kamis, oposisi Partai Buruh mengatakan hubungan dengan Kepulauan Solomon telah memburuk, sehingga Australia perlu berinvestasi lebih banyak dalam diplomasi Pasifik.

Meskipun rincian pakta tersebut belum diungkapkan, PM Sogavare telah mengesampingkan bakal hadirnya pangkalan militer China di sana.

Ia mengatakan perjanjian hanya mencakup kehadiran aparat polisi China untuk melindungi proyek-proyek mereka di Kepulauan Solomon, karena kesepakatan dengan Australia tidak memadai.

PM Sogavare mengkritik Australia karena menyebut kawasan Pasifik sebagai "halaman belakang" mereka.

Menurut dia, istilah ini menghina dalam budaya lokal, di mana halaman belakang digunakan untuk memelihara ayam, babi, dan sampah.

"Kami akan bekerja secara konstruktif dan sabar. Kami akan bekerja secara profesional dan tenang," kata PM Morrison dalam salah satu acara TV.

PM Sogavare membuat komentar tentang ancaman invasi saat debat di parlemen dan sebagai tanggapan atas kritik terhadap pakta keamanan dari partai oposisi negaranya, pemimpin provinsi, dan media lokal.

Menteri Luar Negeri Kepulauan Solomon, Jeremiah Manele, mengatakan perjanjian dengan China "tidak merusak kesepakatan keamanan kami dengan Australia".

Bukan perjanjian yang pertama

Pakta baru antara China dan Kepulauan Solomon yang telah memicu kekhawatiran di Australia dan Amerika Serikat bukanlah perjanjian keamanan pertama yang ditandatangani Beijing dengan negara Pasifik.

Namun, sejumlah pengamat menyebut kesepakatan Beijing dan Honiara bulan lalu "berbeda secara kualitatif" dan konteks geopolitik juga telah berubah.

Beijing dan Fiji menandatangani kesepakatan kerjasama kepolisian pada tahun 2011, dan kesepakatan lain pada tahun 2014 tentang masalah pertahanan seperti pengawasan perbatasan, peralatan, dan pelatihan.

Beijing menawarkan pembangunan fasilitas Angkatan Laut Fiji pada tahun 2015, menyumbangkan kapal pengintai hidrografik pada tahun 2018 dan 47 kendaraan militer pada tahun 2020.

Selama dekade terakhir, Beijing telah memasok sumber daya polisi dan militer ke Vanuatu, Samoa, Kepulauan Cook, dan bahkan Papua Nugini.

Australia sendiri menjauhkan diri dari Fiji setelah kudeta militer pada 2006, untuk mendorong negara Pasifik itu kembali ke Pemilu demokratis.

PM Sogavare telah menepis ketakutan besar Australia akan hadirnya pangkalan militer China di negaranya.

Namun, naskah pakta keamanan belum dipublikasikan dan draf yang bocor menunjukkan pasukan militer China dapat dikerahkan ke Kepulauan Solomon untuk melindungi kepentingan China di sana.

Laporan tambahan oleh Marian Faa

Reuters/ABC

Diproduksi oleh Farid Ibrahim untuk ABC Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:59 WIB

×