Kronologi Penusukan yang Tewaskan 2 Pemuda di Sleman, Sempat Terlibat Cekcok saat Melewati Jalan

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 09 Mei 2022 | 21:13 WIB
Kronologi Penusukan yang Tewaskan 2 Pemuda di Sleman, Sempat Terlibat Cekcok saat Melewati Jalan
Ilustrasi penusukan. [ANTARANews/Diasty Surjanto]

Suara.com - Telah terjadi peristiwa penusukan yang mengakibatkan dua pemuda tewas pada Minggu (8/5/2022). Peristiwa tersebut terjadi di Perempatan Jalan Selokan Mataram dengan Jalan Seturan, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto mengungkapkan bahwa pihaknya akan berusaha keras untuk menyelidiki kasus penusukan yang menewaskan 2 pemuda di Sleman tersebut.

Diawali perselisihan

Menurut informasi yang diberikan oleh saksi, peristiwa itu berawal dari sebuah perselisihan antara korban dan pelaku. Mereka diduga berselisih terkait jalan yang hendak mereka lewati.

"Berselisih paham karena kedua kelompok ini, saya bisa katakan ini kelompok korban dan pelaku ya ini bertemu di persimpangan di sekitar TKP. Kemudian tidak saling mengalah dan terjadi cekcok, kejar mengejar hingga proes penganiayaan," kata Ade kepada awak media, Senin (9/5/2022).

Tidak ada yang mengalah

Dari persilisihan itu, saksi menuturkan bahwa kedua belah pihak tidak ada yang mau untuk mengalah. Para korban dan pelaku diketahui datang dari arah yang berbeda.

Kronologi penusukan berawal dari 2 korban melintas bersama 3 orang temannya di perempatan Selokan Mataram dengan Jalan Seturan.

Pada saat itu, kelompok korban bertemu dengan rombongan dari pelaku dan terjadilah cekcok karena diduga tidak ada yang mau mengalah saat melintasi jalan.

baca juga

Kedua korban tewas setelah mengalami luka tusuk

Kedua korban tewas setelah mengalami luka tusuk yang dilakukan orang tak dikenal. Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, diduga penusukan yang menewaskan 2 pemuda di Jogja tersebut adalah cekcok.

Terjadinya cekcok tersebut karena pihak korban dan pelaku tidak ada yang mau mengalah saat melintas dijalan tersebut. 

Korban tewas saat perjalanan menuju rumah sakit

Korban TIP dilaporkan tewas saat perjalanan menuju rumah sakit sementara korban DS tewas setelah sempat mendapat perawatan di RS JIH. Sampai saat ini polisi masih memburu pelaku penusukan yang menewaskan 2 pemuda di Jogja tersebut.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa beberapa saat setelah kejadian, kami pimpin langsung olah TKP, sejauh ini ada 4 saksi yang kami periksa. Ada juga beberapa CCTV yang kami dalami. 

Polisi telah mengungkap identitas kedua korban, yaitu TIP (29 tahun) asal Bangka Belitung dan DS (22 tahun) asal Pematang Siantar, Sumatera Utara. Korban yang berinisial DS diketahui seorang mahasiswa ISI.

Kontributor : Annisa Nur Rachmawati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendak Istirahat, Warga Gondokusuman Digegerkan Ular Sanca Sepanjang 4 Meter

Hendak Istirahat, Warga Gondokusuman Digegerkan Ular Sanca Sepanjang 4 Meter

Jogja | Senin, 09 Mei 2022 | 20:10 WIB

Anak Mantan Ketua PWI Siantar Dibunuh di Yogyakarta, Ketua PWI Sumut Desak Polisi Tangkap Pelaku

Anak Mantan Ketua PWI Siantar Dibunuh di Yogyakarta, Ketua PWI Sumut Desak Polisi Tangkap Pelaku

Sumut | Senin, 09 Mei 2022 | 16:55 WIB

Belum Ada Laporan Hepatitis Misterius, Dinkes Jogja Minta Sekolah Waspada

Belum Ada Laporan Hepatitis Misterius, Dinkes Jogja Minta Sekolah Waspada

Jogja | Senin, 09 Mei 2022 | 16:55 WIB

Sebanyak 80.000 Wisatawan Tercatat Kunjungi Yogyakarta Selama Libur Lebaran

Sebanyak 80.000 Wisatawan Tercatat Kunjungi Yogyakarta Selama Libur Lebaran

Jogja | Senin, 09 Mei 2022 | 15:48 WIB

5 Fakta Penusukan yang Tewaskan 2 Pemuda di Sleman, Berawal dari Cekcok

5 Fakta Penusukan yang Tewaskan 2 Pemuda di Sleman, Berawal dari Cekcok

News | Senin, 09 Mei 2022 | 15:45 WIB

Terkini

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

News | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:35 WIB

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:34 WIB

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:33 WIB

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:32 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?

Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Teror Mencekam Tumbal Pesugihan!

Ulasan Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Teror Mencekam Tumbal Pesugihan!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

×