Hepatitis Akut Misterius Hantui Anak-anak di Ibu Kota, Pemprov DKI Buka Peluang Setop PTM

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 12 Mei 2022 | 13:11 WIB
Hepatitis Akut Misterius Hantui Anak-anak di Ibu Kota, Pemprov DKI Buka Peluang Setop PTM
Ilustrasi PTM Terbatas. (Allianz)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang mempertimbangkan penghentian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Pasalnya, saat ini tengah merebak penyakit hepatitis akut misterius yang mengancam anak-anak.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan pihaknya masih melakukan pengkajian berdasarkan situasi penularan penyakit itu saat ini. Nantinya jika PTM ditiadakan, para siswa akan kembali belajar di rumah secara daring atau online.

"PTM ini masih kami pelajari apakah akan kembali ke online, kami akan lihat nanti," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Politisi Gerindra ini menyebut penghentian PTM menjadi pertimbangan karena organisasi kesehatan dunia (WHO) sudah menetapkan hepatitis akut ini sebagai kejadian luar biasa (KLB). Bahkan, sudah tiga anak di Jakarta meninggal dunia karena penyakit ini.

"Memang kasus ini menurut WHO sudah menjadi KLB, kejadian luar biasa. Itu sudah dari WHO sendori, nanto kami di Jakarta menunggu kebijakan pemerintah pusat," jelasnya.

Ia juga memaparkan mayoritas dari 21 penderita diduga hepatitis akut misterius di Jakarta berusia di bawah 16 tahun.

"Dari 21 kasus, 14 orang termasuk tiga yang meninggal berusia kurang dari 16 tahun," katanya.

Sedangkan tujuh kasus dugaan hepatitis akut lainnya, lanjut dia, berusia di atas 16 tahun.

Ia menambahkan sebanyak 14 kasus hepatitis akut tersebut masih dalam proses penyelesaian pemeriksaan hepatitis.

baca juga

Dengan demikian, 14 orang tersebut masih belum masuk klasifikasi mengidap hepatitis A hingga E.

"Belum semua lengkap jenis pemeriksaan hepatitis A hingga E. Sehingga semua kasus masih berstatus pending classification," ucapnya.

Sedangkan tujuh orang lain yang berusia di atas 16 tahun tidak masuk kriteria Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai kewaspadaan hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hepatitis Akut Menular atau Tidak? Ketahui Penyebabnya, Jangan Dianggap Sepele!

Hepatitis Akut Menular atau Tidak? Ketahui Penyebabnya, Jangan Dianggap Sepele!

Health | Kamis, 12 Mei 2022 | 13:04 WIB

Takut Penularan Hepatisis Akut, Sekolah di Jakarta Minta Murid Bawa Bekal Makanan dan Minuman dari Rumah

Takut Penularan Hepatisis Akut, Sekolah di Jakarta Minta Murid Bawa Bekal Makanan dan Minuman dari Rumah

News | Kamis, 12 Mei 2022 | 12:51 WIB

Pakar Sebut Kasus Hepatitis Tak Bisa Dibandingkan dengan Covid-19

Pakar Sebut Kasus Hepatitis Tak Bisa Dibandingkan dengan Covid-19

Jogja | Kamis, 12 Mei 2022 | 12:45 WIB

Ahli Kesehatan: Kasus Hepatitis Akut dalam Sebulan Belum Sebanding Covid-19

Ahli Kesehatan: Kasus Hepatitis Akut dalam Sebulan Belum Sebanding Covid-19

News | Kamis, 12 Mei 2022 | 11:43 WIB

Terkini

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:00 WIB

×