Buntut Protes Krisis Ekonomi Di Sri Lanka, Polisi Tangkap Ratusan Pendemo

Bangun Santoso

Selasa, 17 Mei 2022 | 08:11 WIB
Buntut Protes Krisis Ekonomi Di Sri Lanka, Polisi Tangkap Ratusan Pendemo
Orang-orang meneriakkan slogan yang menentang Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa di kawasan perumahan setelah pemerintah memberlakukan jam malam menyusul bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di dekat kediaman Presiden di tengah krisis ekonomi negara itu, di Kolombo, Sri Lanka, 3 April 2022. (ANTARA/Reuters/Dinuka Liyanawatte/as)

Suara.com - Polisi Sri Lanka dilaporkan menangkap ratusan pendemo yang dijadikan tersangka terkait protes kekerasan pada minggu lalu. Aksi protes itu berkaitan dengan krisis ekonomi yang melanda negara itu.

Menurut News 1st (media lokal Sri Lanka), sebagaimana dikutip Anadolu, polisi telah menangkap 159 orang setelah menerima 756 pengaduan kekerasan.

Juru bicara polisi Nihal Thalduwa mengatakan tim mereka bekerja untuk menangkap lebih banyak tersangka yang menjadi bagian dari bentrokan pekan lalu, yang menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk seorang anggota parlemen partai yang berkuasa dan seorang petugas polisi, sementara banyak di antaranya yang terluka.

Orang-orang turun ke jalan akhir Maret, memprotes pemadaman listrik selama berjam-jam setiap hari dan kekurangan makanan, bahan bakar, dan barang-barang penting lainnya setelah kekurangan valuta asing menyebabkan krisis ekonomi terburuk di negara kepulauan itu.

Unit militer dipanggil ke ibu kota Kolombo dan pemerintah mengumumkan jam malam nasional. Pemerintah juga memerintahkan pasukan untuk menembaki siapa pun yang menjarah properti publik atau menyebabkan kerusakan pada kehidupan.

Mahinda Rajapaksa terpaksa mengundurkan diri sebagai perdana menteri, dan pengunjuk rasa di seluruh negara mayoritas penganut Buddha terus menuntut pengunduran diri Presiden Gotabaya Rajapaksa, adik Mahinda.

Ranil Wickremesinghe mengambil alih sebagai perdana menteri untuk keenam kalinya, tetapi bahkan pengangkatannya gagal memadamkan kemarahan publik pada pemerintah karena membawa Sri Lanka ke ambang kehancuran ekonomi.

"Ada banyak yang harus dilakukan dan dibatalkan," kata Wickremesinghe dalam sebuah tweet pada Minggu, menambahkan bahwa pemerintah telah "berhasil menyelesaikan banyak hal dalam 48 jam terakhir." Pihak berwenang juga dalam pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional untuk mengatasi krisis saat ini. (Sumber: Anadolu)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Lanka Kehabisan BBM, Stok Dolar Kosong dan Tak Ada Uang untuk Gaji PNS

Sri Lanka Kehabisan BBM, Stok Dolar Kosong dan Tak Ada Uang untuk Gaji PNS

News | Senin, 16 Mei 2022 | 23:40 WIB

Kerusuhan, Krisis ekonomi dan Lengsernya Perdana Menteri Sri Lanka

Kerusuhan, Krisis ekonomi dan Lengsernya Perdana Menteri Sri Lanka

Video | Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:00 WIB

Bagaimana Kondisi Warga Indonesia saat Sri Lanka Krisis Ekonomi dan Politik?

Bagaimana Kondisi Warga Indonesia saat Sri Lanka Krisis Ekonomi dan Politik?

News | Jum'at, 13 Mei 2022 | 07:47 WIB

Sri Lanka Tegas Perintahkan Polisi Tembak Demonstran Ricuh di Tempat

Sri Lanka Tegas Perintahkan Polisi Tembak Demonstran Ricuh di Tempat

News | Kamis, 12 Mei 2022 | 10:59 WIB

Siapa Dinasti Rajapaksa yang Dituduh Tak Becus Pimpin Sri Lanka?

Siapa Dinasti Rajapaksa yang Dituduh Tak Becus Pimpin Sri Lanka?

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 12:32 WIB

Bentrokan di Ibu Kota Sri Lanka, 5 Orang Dilaporkan Tewas

Bentrokan di Ibu Kota Sri Lanka, 5 Orang Dilaporkan Tewas

Jogja | Selasa, 10 Mei 2022 | 21:20 WIB

Sempat Ada Bentrokan hingga 5 Orang Tewas, Situasi Sri Lanka Tenang

Sempat Ada Bentrokan hingga 5 Orang Tewas, Situasi Sri Lanka Tenang

Jogja | Selasa, 10 Mei 2022 | 15:58 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×