Sri Lanka Tegas Perintahkan Polisi Tembak Demonstran Ricuh di Tempat

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Kamis, 12 Mei 2022 | 10:59 WIB
Sri Lanka Tegas Perintahkan Polisi Tembak Demonstran Ricuh di Tempat
Pengunjuk rasa menghindari gas air mata yang digunakan polisi di dekat kediaman Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa saat protes terhadap presiden atas banyak krisis yang terjadi di negara tersebut setelah 13 jam tanpa listrik akibat kekurangan mata uang asing untuk mengimpor bahan bakar, di Kolombo, Sri Lanka, Kamis (31/3/2022) [Suara.com/Antara]

Suara.com - Demi meredam kerusuhan yang terjadi, Pemerintah Sri Lanka memberi wewenang kepada militer dan polisi untuk menembak di tempat para perusuh. Hal ini dilakukan dengan alasan agar kerusuhan yang terjadi di daerah tersebut bisa diredam.

Selain itu, Pemerintah Sri Lanka juga memberikan darurat militer dan polisi untuk menangkap orang tanpa surat perintah. Seperti diketahui, kerusuhan yang terjadi pada Senin (9/5/2022) telah menewaskan tujuh orang.

Menyadur dari Al Jazeera, dikatakan bahwa negara Samudra Hindia itu berjuang melawan krisis ekonomi terburuk dalam sejarah. Ribuan pengunjuk rasa menentang jam malam di seluruh pulau hingga pukul 7 pagi pada Hari Selasa (10/5/2022) untuk melanjutkan protes. 

Protes yang berlangsung beberapa hari tersebut dan mengakibatkan kerusuhan, dalam beberapa laporan mengatakan bahwa pengunjuk rasa yang marah menyerang politisi yang masuk dalam jajaran pemerintah. Pengunjuk rasa membakar rumah, toko, dan bisnis yang mereka miliki.

Situasi tersebut berhasil dikendalikan pada Hari Selasa. Namun, menurut juru bicara polisi Nihal Thalduwa, sekitar 200 telah terluka pada Hari Senin. Dilaporkan bahwa, “ada kehadiran militer yang berat. Dalam perjalanan, kami dihentikan di beberapa pos pemeriksaan yang dijaga oleh angkatan udara, beberapa oleh tentara dan angkatan laut.”

Menurut keputusan yang dibuat oleh pemerintah, militer boleh menahan orang hingga 24 jam sebelum menyerahkannya kepada polisi, sementara properti pribadi apa pun dapat digeledah oleh pasukan, kata pemerintah dalam pemberitahuan surat kabar.

“Setiap orang yang ditangkap oleh petugas kepolisian harus dibawa ke kantor polisi terdekat,” kata Nihal Thalduwa yang menetapkan tenggat waktu 24 jam bagi angkatan bersenjata untuk melakukan hal yang sama.

Untuk diketahui, jumlah orang yang turun jalan dalam perayaan setelah pengunduran diri Rajapaksa berjumlah ribuan orang. Namun, akibat banyaknya orang yang melakukan aksi turun jalan suasana dengan cepat menjadi tegang.

Para personel militer melakukan patroli di daerah tersebut, setelah delapan kendaraam yanng dibakar sebagian terendam di danau. Berkas-berkas yang dibuang dan peralatan yang hancur berserakan di perkantoran pejabat Pemerintah yang digeledah.

Krisis ekonomi Sri Lanka yang belum pernah terjadi sebelumnya mengikuti pandemi Covid-19, yang memukul pendapatan utama pariwisata dan membuat pemerintah bergulat dengan kenaikan harga minyak dan dampak pemotongan pajak populis.

Ia telah meminta bantuan dari pemberi pinjaman multilateral seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional, serta raksasa Asia India dan China.

Mantan Menteri Keuangan Ali Sabry, yang mengundurkan diri pada hari Senin bersama dengan anggota kabinet Rajapaksa lainnya, mengatakan cadangan devisa yang dapat digunakan hanya mencapai $50 juta.

Kontributor : Agung Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Dinasti Rajapaksa yang Dituduh Tak Becus Pimpin Sri Lanka?

Siapa Dinasti Rajapaksa yang Dituduh Tak Becus Pimpin Sri Lanka?

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 12:32 WIB

Bentrokan di Ibu Kota Sri Lanka, 5 Orang Dilaporkan Tewas

Bentrokan di Ibu Kota Sri Lanka, 5 Orang Dilaporkan Tewas

Jogja | Selasa, 10 Mei 2022 | 21:20 WIB

Sempat Ada Bentrokan hingga 5 Orang Tewas, Situasi Sri Lanka Tenang

Sempat Ada Bentrokan hingga 5 Orang Tewas, Situasi Sri Lanka Tenang

Jogja | Selasa, 10 Mei 2022 | 15:58 WIB

Tak Kuat Atasi Krisis Ekonomi Terburuk, Perdana Menteri Sri Lanka Pilih Mundur

Tak Kuat Atasi Krisis Ekonomi Terburuk, Perdana Menteri Sri Lanka Pilih Mundur

News | Selasa, 10 Mei 2022 | 09:04 WIB

Penjara Di Ekuador Rusuh, 43 Napi Tewas Dan Ratusan Lainnya Kabur

Penjara Di Ekuador Rusuh, 43 Napi Tewas Dan Ratusan Lainnya Kabur

News | Selasa, 10 Mei 2022 | 08:28 WIB

Kabar Baik, Kiriman Obat dan Alat Kesehatan dari Indonesia Sudah Tiba di Sri Lanka

Kabar Baik, Kiriman Obat dan Alat Kesehatan dari Indonesia Sudah Tiba di Sri Lanka

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 02:05 WIB

Terkini

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB