facebook

Setelah Jokowi Izinkan Masyarakat Lepas Masker, Pemerintah Bakal Hentikan Kebijakan PPKM

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh
Setelah Jokowi Izinkan Masyarakat Lepas Masker, Pemerintah Bakal Hentikan Kebijakan PPKM
Ilustrasi bebas masker. [Istimewa]

Muhadjir mengatakan jika Covid-19 terkendali masa harus PPKM terus.

Suara.com - Pemerintah telah melakukan pelanggaran terhadap pengendalian pandemi Covid-19. Terbaru Presiden Jokowi memperbolehkan masyarakat untuk mencopot masker di ruang terbuka.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir mengatakan tidak menutup kemungkinan pemerintah akan menghentikan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kalau sudah terkendali masa PPKM terus," ujar Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Muhadjir menuturkan peluang diberhentikannya kebijakan PPKM sangat besar.

Baca Juga: Jokowi Diminta Tak Paksakan Sekda Rangkap Jadi PJ Gubernur

"Sangat besar peluangnya," tutur dia.

Ketika ditanya kapan kebijakan PPKM berakhir, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebut secepatnya akan dilakukan.

"Secepatnya (dihentikannya PPKM)," ungkap Muhadjir.

Boleh Lepas Masker

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengambil keputusan pelonggaran penggunaan masker.

Baca Juga: Pelonggaran Masker di Ruang Terbuka Harus Dikawal, Pengamat: Pemerintah Tidak Boleh Lengah

Hal itu ia ungkapkan dalam pernyataan pers yang disampaikan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/52022).

"Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka boleh untuk tidak menggunakan masker," kata Jokowi.

Namun, untuk kegiatan di dalam ruangan tertutup dan transportasi tertutup harus menggunakan masker.

Ia menyampaikan untuk masyarakat yang masuk dalam kategori rentan, seperti lansia atau penyakit bawaan maka tetap menyarankan pemakanian masker saat beraktivitas.

"Begitu pula untuk masyarakat yang memiliki gejala batuk dan pilek, maka harus tetap menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," ujar Jokowi

Dengan sinergi tersebut, Surge membukukan total pendapatan sebesar Rp390,9 miliar pada tahun 2021 atau meningkat sekitar 723 persen jika dibandingkan tahun 2020 yakni Rp47,5 miliar.

Komentar