Penertiban Trotoar Dimulai, Satpol PP DKI Sisir Belasan Lokasi Langganan Semrawut

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 18 Februari 2026 | 11:43 WIB
Penertiban Trotoar Dimulai, Satpol PP DKI Sisir Belasan Lokasi Langganan Semrawut
Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta meluncurkan Operasi Bina Tertib Praja Trotoar 2026 untuk menata ruang publik yang semrawut.
  • Satpol PP fokus menertibkan belasan titik krusial guna mengembalikan fungsi jalur pedestrian dari okupasi liar.
  • Operasi yang dimulai 18 Februari 2026 ini mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif kepada masyarakat.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi melancarkan Operasi Bina Tertib Praja Trotoar Tahun 2026 guna menata kembali ruang publik yang kian semrawut.

Kegiatan masif ini dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan menyasar belasan titik krusial di lima wilayah kota administrasi.

Fokus utama dari aksi lapangan ini adalah mengembalikan fungsi jalur pedestrian yang selama ini terokupasi oleh parkir liar maupun aktivitas pedagang kaki lima.

"Sudah mulai. Sekarang kami udah lakukan penertiban," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (18/2/2026).

Berdasarkan data yang direkomendasikan Dinas Bina Marga DKI, operasi ini menyisir lokasi-lokasi langganan padat seperti kawasan Senen, Menteng, Gambir hingga Tanah Abang di Jakarta Pusat.

Di Jakarta Selatan, petugas memberikan perhatian khusus pada area Kebayoran Baru dan Setiabudi yang sering kali dipadati parkir ojek daring serta pangkalan liar.

Wilayah Jakarta Barat juga menjadi target operasi intensif, terutama di kawasan Grogol Petamburan dan Cengkareng yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Petugas di lapangan juga mengatensi kawasan Jatinegara di Jakarta Timur serta wilayah Pluit di Jakarta Utara yang kerap dilaporkan warga terkait penyalahgunaan trotoar.

Selain melakukan tindakan penertiban fisik, Satpol PP mengklaim tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan edukatif kepada masyarakat.

baca juga

Langkah ini diambil agar para pelanggar secara sukarela memahami pentingnya menghormati hak masyarakat yang berjalan kaki di atas fasilitas umum tersebut.

"Jangan sampai mengganggu pedestrian. Itu kan buat pejalan kaki, hak pejalan kaki terganggu," tegas Satriadi.

Pemprov DKI berharap, pelaksanaan agenda rutin ini mampu menciptakan budaya tertib serta menumbuhkan rasa saling menghargai antar sesama pengguna jalan.

Dengan dikembalikannya fungsi trotoar sebagaimana mestinya, estetika kota diharapkan meningkat sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi warga yang melintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!

Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:10 WIB

Kans Jordi Amat Masuk Timnas Indonesia, Posisi Tetap di Persija Jakarta

Kans Jordi Amat Masuk Timnas Indonesia, Posisi Tetap di Persija Jakarta

Bola | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:59 WIB

BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari

BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:21 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×