4 Kelebihan di Balik Naiknya Tiket Candi Borobudur Jadi Rp750 Ribu Versi Luhut

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 05 Juni 2022 | 17:38 WIB
4 Kelebihan di Balik Naiknya Tiket Candi Borobudur Jadi Rp750 Ribu Versi Luhut
Matahari pagi terlihat di antara stupa-stupa Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (Shutterstock).

Suara.com - Pemerintah melakukan kebijakan yang kontroversial untuk menjaga Candi Borobudur sebagai kawasan cagar budaya. Salah satu caranya adalah dengan menaikkan tiket masuk Candi Borobudur menjadi Rp750 ribu untuk turis lokal.

Menurut Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan,  upaya tersebut selaras dengan upaya konservasi cagar budaya. Berikut sejumlah kelebihan tiket Borobudur naik menjadi Rp750.000 versi Luhut.

1. Jadi Destinasi Wisata Berkualitas

Luhut mengatakan pemerintah memiliki konsep gotong-royong untuk mengembangkan Candi Borobudur sebagai laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf internasional.

"Dalam kunjungan pagi ini saya kembali menekankan sinergi antara konservasi dan pariwisata melalui mekanisme ’single authority agency'," ujar Luhut dalam akun Instagram pribadinya, Sabtu (4/6/2022).

"Sehingga Borobudur bukan hanya menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas, tetapi juga destinasi wisata berkualitas," sambungnya.

2.  Jaga Kelestarian Candi Borobudur

Pemerintah telah sepakat untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1.200 orang per hari. Rinciannya adalah harga tiket masuk 100 dollar untuk wisatawan macanegara, dan turis domestik sebesar Rp750 ribu.

Khusus untuk pelajar, Luhut menyatakan biaya yang dipatok hanya Rp5.000 karena merupakan upaya edukasi. Menurutnya, upaya itu diambil semata-mata untuk menjaga kondisi candi yang kini mulai mengalami pengikisan karena melubernya pengunjung.

baca juga

"Langkah ini kami lakukan semata-mata demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara," ujarnya.

3. Lapangan Kerja Baru

Luhut mengatakan semua turis juga nantinya harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur. Hal tersebut demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan.

"Sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang," urai Luhut.

4. Pengembangan Bus Listrik dan Ramah Lingkungan

Rencananya, kawasan Candi Borobudur akan diintegrasikan dengan Malioboro dan Candi Prambanan lewat kendaraan listrik yang ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuai Kontroversi, 8 Fakta di Balik Tiket Masuk Candi Borobudur Rp 750 Ribu

Tuai Kontroversi, 8 Fakta di Balik Tiket Masuk Candi Borobudur Rp 750 Ribu

News | Minggu, 05 Juni 2022 | 17:13 WIB

Bukan Komersial, Kondisi Candi Borobudur yang Menurun Jadi Alasan Harga Tiket Mahal

Bukan Komersial, Kondisi Candi Borobudur yang Menurun Jadi Alasan Harga Tiket Mahal

Lampung | Minggu, 05 Juni 2022 | 16:15 WIB

Daftar Harga Tiket Candi Borobudur Terbaru, Naik ke Atas Candi Bayar Rp 750 Ribu!

Daftar Harga Tiket Candi Borobudur Terbaru, Naik ke Atas Candi Bayar Rp 750 Ribu!

News | Minggu, 05 Juni 2022 | 15:22 WIB

Luhut Naikkan Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Warganet Ngadu ke Ganjar Pranowo: Tolong Batalkan Pak!

Luhut Naikkan Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Warganet Ngadu ke Ganjar Pranowo: Tolong Batalkan Pak!

Jawa Tengah | Minggu, 05 Juni 2022 | 15:17 WIB

Agen Wisata Protes Rencana Menteri Luhut Naik Harga Tiket Borobudur: Lebih Mahal dari Kunjungan 5 Hari di Angkor Wat

Agen Wisata Protes Rencana Menteri Luhut Naik Harga Tiket Borobudur: Lebih Mahal dari Kunjungan 5 Hari di Angkor Wat

Jawa Tengah | Minggu, 05 Juni 2022 | 15:14 WIB

Ganjar Pranowo Diserbu Publik Usai Luhut Sebut Tiket Candi Borobudur Rp 750 Ribu, Netizen: Saya Wisata Google Aja Pak!

Ganjar Pranowo Diserbu Publik Usai Luhut Sebut Tiket Candi Borobudur Rp 750 Ribu, Netizen: Saya Wisata Google Aja Pak!

Sumbar | Minggu, 05 Juni 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

×