Apa Saja yang Perlu Disiapkan Indonesia Kembangkan Nuklir Jadi Energi Masa Depan?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 06 Juni 2022 | 15:00 WIB
Apa Saja yang Perlu Disiapkan Indonesia Kembangkan Nuklir Jadi Energi Masa Depan?
Ilustrasi nuklir untuk listrik (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia berencana mengembangkan nuklir sebagai alternatif sumber energi masa depan. Apa yang perlu dipersiapkan?

Untuk rencana pengembangan energi nuklir di Indonesia ke depan, diperlukan dukungan naskah kebijakan terkait dengan ketenaganukliran dan suatu pedoman yang jelas.

Pengembangan energi nuklir di Indonesia memerlukan persiapan yang matang. Teknologi yang diinginkan adalah teknologi yang paling terbaru dengan efisiensi tinggi (high efficiency) dalam konteks konversi energi serta paling aman di seluruh dunia.

Hal itu dikatakan Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Mego Pinandito.

"Secara khusus, dalam bidang energi nuklir, diperlukan suatu persiapan yang cukup dan dibutuhkan dukungan, baik dukungan kebijakan, sumber daya manusia, dan infrastruktur fasilitas, termasuk bagaimana memanfaatkan sumber daya alam Indonesia, yang dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar nuklir," kata Mego dalam keterangan yang diakses ANTARA di laman resmi BRIN di Jakarta, Senin.

Mego menuturkan saat ini nuklir telah menjadi salah satu energi bersih pilihan dunia dengan adanya kebijakan global dalam perubahan iklim.

"Net Zero Emission (NZE) menjadi hal yang penting, sehingga dicari energi yang dapat meminimalisasi karbon, termasuk pengurangan pembakaran fosil dan memaksimalkan energi baru terbarukan, yang salah satunya opsi penggunaan tenaga nuklir harus dimulai," ujarnya.

Pakar dan pemerhati nuklir Adiwardojo mengatakan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), dibutuhkan banyak persiapan, termasuk kajian sistem energi nuklir.

"Jika sudah didukung dengan peraturan dan infrastruktur yang benar, untuk menjamin keberlanjutan, kita harus membuat suatu program kajian untuk itu," tuturnya.

baca juga

Menurut Adiwardojo, energi nuklir bukan pesaing energi lain, tapi energi nuklir simbiosis dan sinergi dengan energi lain.

Ia menuturkan pembangunan PLTN tidak boleh dilakukan dengan tergesa-gesa, melainkan harus dengan pertimbangan yang matang dan panjang.

Selain itu, harus terjamin dari ujung depan bahan bakarnya sampai pengelolaan limbah, tidak bermasalah, dan aman.

Adiwardojo mengatakan untuk mempercepat proses persiapan pembangunan PLTN, perlu dibentuk organisasi pelaksana program energi nuklir (OPPEN) untuk penguatan posisi nasional. Itu akan mendukung peta jalan menuju NZE, dan demi menjaga keamanan pasokan listrik dalam negeri.

Ia menuturkan OPPEN bertanggung jawab atas terlaksananya perizinan, penerapan safeguard, keselamatan dan keamanan, kesiapan infrastruktur nasional untuk energi nuklir, serta memastikan keyakinan dan komitmen investor untuk membangun dan mengoperasikan PLTN.

"Dengan dibentuknya OPPEN, maka sinergi antar pemangku kepentingan akan semakin kuat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dialog Indonesia dan Masa Depan: Antara Modernisasi vs Kemanusiaan

Dialog Indonesia dan Masa Depan: Antara Modernisasi vs Kemanusiaan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Teknologi Makin Canggih, Sekolah Dituntut Tetap Jaga Sisi Kemanusiaan Siswa

Teknologi Makin Canggih, Sekolah Dituntut Tetap Jaga Sisi Kemanusiaan Siswa

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Tentang Masa Depan yang Belum Terjadi dan Pikiran yang Sibuk Khawatir

Tentang Masa Depan yang Belum Terjadi dan Pikiran yang Sibuk Khawatir

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Melihat Dunia dari Sudut Pandang Berbeda, Bekal Penting Generasi Muda Hadapi Masa Depan

Melihat Dunia dari Sudut Pandang Berbeda, Bekal Penting Generasi Muda Hadapi Masa Depan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:40 WIB

Korea Utara Akan Simpan Senjata Nuklir Selamanya, Tolak Denuklirisasi

Korea Utara Akan Simpan Senjata Nuklir Selamanya, Tolak Denuklirisasi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:10 WIB

Amerika Serikat Pakai Senjata Nuklir Bela Jepang dan Korsel Kalau Terjadi Perang

Amerika Serikat Pakai Senjata Nuklir Bela Jepang dan Korsel Kalau Terjadi Perang

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:26 WIB

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

News | Senin, 21 September 2026 | 09:02 WIB

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:28 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×