Suara.com - Utang piutang memang sering kali menjadi perkara. Apalagi jika yang berutang malah lebih galak daripada yang menagih.
Hal serupa juga terjadi pada seorang penagih dan emak-emak yang videonya viral di media sosial.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @suarabergema2, terlihat seorang pria dengan mengenakan helm merah menagih utang.
Ia menagih utang pada perempuan paruh baya yang malah nyolot dan mengejeknya.
Terlihat sang pria menagih hingga mengikuti perempuan tersebut.
"Tampak dalam video, emak-emak marah ketika ditagih utangnya yang tidak juga dibayar," tulis akun Instagram @suarabergema2.

Namun si perempuan tak terima, ia kemudian berbalik dan melemparkan uang pada pria yang menagih utang.
Tak hanya melemparkan uang, perempuan paruh baya tersebut menejek dengan menjulurkan lidah higga menojolkan bokongnya.
Sang pria yang menagih utang hanya pasrah, ia kemudian memunguti uang yang dilempar oleh ibu-ibu tersebut.
"Ketika yang ditagih mantan pelawak," tulisan dalam video.
Video yang diunggah pada Senin (6/6/2022) tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

"Astaghfirullahaladzim. Maaf ya, kenapa orang Indonesia sekarang kayak gini ya, enggak tua enggak muda kagak ada bedanya kalau soal bayar utang," komentar warganet.
"Ya pantes buk mgkin kehidupan ibu gitu-gitu aja, banyak utang, enggak punya tata krama," imbuh warganet lain.
"Yang ngutangin berasa kayak yang punya utang," tambah warganet.
"Orang kurang ajar kayak begitu modelnya, yang ngutangin malah ngemis-ngemis minta uangnya sendiri padahal," tulis warganet di kolom komentar.
"Enggak ada lucu-lucunya kataku," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai ratusan kali dan bisa disaksikan di sini.
Cara Menagih Utang Agar Segera Dibayar
Terkadang menagih utang menjadi hal yang sulit. Oleh karena itu, perlu strategi yang tepat agar yang ditagih tak berkutik.
Berikut 4 cara ampuh menagih utang agar bisa segera dibayar berikut ini.
1. Meminta jaminan barang berharga
Sebagai orang yang akan memberi utang, kita juga harus logis sebagai antisipasi keterlambatan atau kehilangan uang yang kita pinjamkan. Oleh karena itu, penting untuk meminta jaminan senilai uang yang dipinjam berupa barang berharga, supaya ketika uang itu tidak dikembalikan, kita bisa menjual barang tersebut.
Cara ini juga menjadi semacam gertakan secara halus supaya si pemilik utang segera membayar apabila tidak ingin kehilangan barang berharganya. Jangan segan untuk menolak meminjamkan uang apabila ia tidak mau memberikan jaminan. Terlebih nominal yang diminta cukup besar.
2. Meminta bantuan pihak ketiga dan beri konsekuensi
Pihak ketiga ini bisa saja keluarga si pemilik utang untuk menyampaikan maksud baik kita menagih utang tersebut. Namun apabila pihak keluarga juga turut bungkam, lebih baik menyewa orang yang sudah mahir dalam menagih hutang tanpa menyakiti pihak bersangkutan.
Minta kepada pihak ketiga ini untuk mendatangi rumahnya dan menanyakan perkembangan pengembalian utang tersebut. Apabila sudah jatuh tempo dan tidak bisa lagi membayar, maka si pemilik utang harus bersedia menerima konsekuensi yang telah disepakati.
3. Menghubungi HRD tempatnya bekerja
Cara ini bisa dilakukan apabila si pemilik utang sedang bekerja di sebuah perusahaan. Kita bisa menghubungi HRD yang menangani payroll dan meminta kerja sama supaya gaji si peminjam uang bisa dipotong setiap bulan hingga utangnya lunas.
4. Utang akan dibayar di akhirat
Kita bisa saja mengatakan hal demikian apabila si peminjam uang tidak tahu diri dan enggan membayar utangnya. Apabila kita sudah membawa agama dalam hal ini, maka lebih baik gunakan ayat yang tepat dan serahkan semua ke Tuhan sesuai dengan kepercayaan masing-masing.