Tetangga Buka Warkop, Rumahnya Kena Imbas Limbah hingga Jadi Lahan Parkir, Warganet Ini Putuskan Bangun Pagar Tembok

Ruth Meliana Dwi Indriani, Dita Alvinasari

Minggu, 12 Juni 2022 | 08:34 WIB
Tetangga Buka Warkop, Rumahnya Kena Imbas Limbah hingga Jadi Lahan Parkir, Warganet Ini Putuskan Bangun Pagar Tembok
Rumah netizen ini kena imbas buruk dari warkop milik tetangganya (Twitter/ @SeputarTetangga)

Suara.com - Akun Twitter @SeputarTetangga bagikan cerita seorang warganet yang mengaku rumahnya mendapatkan imbas buruk setelah tetangganya membuka warkop. Cerita tersebut dibagikan pada Sabtu (11/06/22).

Pada awal cerita, netizen ini mengungkapkan bahwa tetangga sebelah rumahnya membuka warkop. Warkop tersebut cukup ramai didatangi oleh pengunjung hingga pukul 02.00 WIB.

"Tetangga sebelah rumahku kan buka warkop gitu dan lumayan ramai sampai jam 2 pagi. Pelanggannya banyak, alhamdulillah," ungkapnya.

Selanjutnya ia menceritakan bahwa lahan parkir dari warkop tersebut tidak cukup luas, akhirnya banyak pelanggan dari warkop tersebut yang memarkirkan kendaraannya di depan rumah warganet ini.

Rumah netizen ini kena imbas buruk dari warkop milik tetangganya (Twitter/ @SeputarTetangga)
Rumah netizen ini kena imbas buruk dari warkop milik tetangganya (Twitter/@SeputarTetangga)

Sepeda motor parkir di halaman rumahnya, sedangkan mobil biasanya parkir di depan jalan masuk. Hal tersebut dirasa mengganggu mobilitas dari dirinya juga tamu yang hendak datang ke rumahnya.

Sering kali ketika ada tamu yang akan datang ke rumahnya, tamu tersebut tidak bisa masuk dan parkir, karena depan rumahnya sudah penuh kendaraan dari pelanggan warkop tetangganya.

"Tapi karena parkirannya sempit dan halaman rumahku luas, akhirnya pelanggannya yang naik sepeda motor parkir di halaman rumahku dan yang naik mobil parkir di depan jalan masuk. Waktu aku ada tamu, tamuku nggak bisa parkir karena udah ada kendaraan pelanggan," jelasnya.

Setelah itu, warganet ini mengungkapkan imbas lain dari berdirinya warkop tersebut. Tidak hanya halaman rumahnya yang jadi lahan parkir. Namun juga jeruk nipis dari pohon milik warganet ini kerap kali diambil tanpa izin.

Ia pernah menangkap basah tetangganya sedang memetik jeruk nipis miliknya ketika ada pelanggan dari warkop yang memesan minuman jeruk.

baca juga

"Dulu aku punya pohon jeruk nipis kan. Buahnya lebat menjuntai gitu posisinya pohonnya di area tanahku nggak kena tetangga. Banyak tetangga pada minta silakan karena selalu izin juga," ceritanya.

Suatu hari pas aku lagi duduk di ruang tamu, aku lihat dan denger ada salah satu pelanggan pesan jeruk hangat sambil tanggannya metik buah jeruk nipisku," lanjut warganet ini.

Setelah dua masalah di atas, muncul satu lagi masalah yang timbul dari adanya warkop milik tetangganya tersebut, yaitu masalah limbah air cucian dan pembuangan air toilet. Bau limbah tersebut mencemari hingga rumahnya.

"Terus warkopnya kan ramai, masalah lain muncul karena limbah cuci dan pembuangan air toiletnya. Karena memang perjanjian ibuku sama tetangga dulu waktu belum buka warkop, saluran buangannya bikin selebar 0,5 meter [masing-masing tanahnya 0,25 m]. Jadi efek bau limbanya sampai ke rumah," sambungnya.

Ia mengungkapkan bahwa pernah suatu waktu, di rumahnya sedang menggelar acara keluarga, tamunya mengeluhkan bau dari limbah warkop tetangganya. Ia dan keluarganya pun kemudian merasa malu dengan kejadian tersebut.

"Waktu ada acara di rumah, semua bisik-bisik ngeluh karena baunya. Malu banget kami serumah. Yang punya warkop juga biasa saja. Nggak peduli," jelasnya.

Akhirnya, setelah merasakan beberapa imbas buruk dari berdirinya warkop milik tetangganya. Keluarga warganet ini memutuskan untuk membangun pagar tembok antara rumahnya dan warkop tetangganya.

"Akhirnya daripada drama terus makan hati, aku nabung buat bikin pagar tembok antara rumah kami," terangnya.

Ia pun menjelaskan bahwa setelah tembok tersebut dibangun, bau dari selokan yang berisi limbah cucian dan pembuangan air toilet sudah hilang.

Namun terkadang masih ada pelanggan warkop yang memarkirkan kendaraannya di depan rumahnya, hingga menutupi pagar rumahnya.

"Habis itu hilang sudah bau selokannya. Bau limbah sisa kopi pindah ke warkop sendiri. Sudah nggak ada yang parkir di halaman rumah. Drama selesai. Eh, kadang pelanggannya yang naik mobil masih suka parkir nutup pagar rumah sih," pungkasnya.

Respons Publik

Unggahan dari netizen ini pun memicu berbagai tanggapan dari publik.

"Bikin banner depan pagar terutama pintu, buat larangan parkir," komentar publik.

"Pasang aja dilarang parkir di sini, atau disuruh bayar Nder kalau parkir," tambah yang lain.

"Pasang papan/spanduk 'Dilarang parkir di depan pintu/gerbang atau ban kempes!'," imbuh yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Curhatan Ibu yang Anaknya Jadi Korban Bully Tetangga, Kena Tendang hingga Rambutnya Dicukur Paksa

Ramai Curhatan Ibu yang Anaknya Jadi Korban Bully Tetangga, Kena Tendang hingga Rambutnya Dicukur Paksa

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 07:27 WIB

Duh, Tak Terima Dimintai Jalan, Pengendara Mobil Pepet Ambulans dan Lempar Botol Beling

Duh, Tak Terima Dimintai Jalan, Pengendara Mobil Pepet Ambulans dan Lempar Botol Beling

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 07:22 WIB

Driver Ojol Ini Syok Usai Antar Paket: Customer: Nenek Nila Itu Tidak Ada

Driver Ojol Ini Syok Usai Antar Paket: Customer: Nenek Nila Itu Tidak Ada

Sumbar | Sabtu, 11 Juni 2022 | 23:01 WIB

Aksinya Viral di Media Sosial, Pelaku Eksibisionis di Cipayung Diburu Polisi

Aksinya Viral di Media Sosial, Pelaku Eksibisionis di Cipayung Diburu Polisi

Kalbar | Sabtu, 11 Juni 2022 | 22:46 WIB

Video Viral Emak-emak Jemur Celana Dalam di Kabel Internet, Publik: Anggap Saja Penguat Sinyal

Video Viral Emak-emak Jemur Celana Dalam di Kabel Internet, Publik: Anggap Saja Penguat Sinyal

Sumbar | Sabtu, 11 Juni 2022 | 22:29 WIB

6 Potret Terkini Kondisi Makam Artis, Punya Nike Ardilla Masih Suka Didatangi Orang Berziarah

6 Potret Terkini Kondisi Makam Artis, Punya Nike Ardilla Masih Suka Didatangi Orang Berziarah

Entertainment | Minggu, 12 Juni 2022 | 03:00 WIB

Terkini

Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?

Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:34 WIB

Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran  Menghentikan Evakuasi Kapal IMO

Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:32 WIB

Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK

Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:22 WIB

KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri

KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:12 WIB

Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali

Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:12 WIB

Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar

Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:04 WIB

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB