PKS Bikin Gerindra-PDIP Muskil Gabung Koalisi Semut Merah, PKB PDKT ke NasDem dan Demokrat

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 14 Juni 2022 | 11:43 WIB
PKS Bikin Gerindra-PDIP Muskil Gabung Koalisi Semut Merah, PKB PDKT ke NasDem dan Demokrat
PKS Bikin Gerindra-PDIP Muskil Gabung Koalisi Semut Merah, PKB PDKT ke NasDem dan Demokrat. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Koalisi Semut Merah yang digagas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih belum final, tidak sedikit analis yang memprediksi koalisi tersebut akan layu sebelum berkembang.

Penyebabnya ada beberapa faktor, mulai dari belum adanya figur calon presiden yang bisa menjadi daya tarik hingga kurangnya dukungan satu partai untuk melengkapi perolehan suara koalisi agar memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Kecuali Golkar, PAN dan PPP, kekinian ada empat partai di parlemen yang belum terikat dengan koalisi manapun. Empat partai itu, yakni PDIP, Gerindra, NasDem dan Demokrat yang berpeluang merapat dengan Koalisi Semut Merah.

Tetapi dari keempat partai yang ada, Analis Politik sekaligus CEO & Founder Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago melihat hanya ada dua partai yang memungkinkan untuk bergabung. Keduanya adalah NasDem dan Demokrat, sedangkan PDIP dan Gerindra lebih condong tidak bergabung.

Pangi menjelaskan alasan mengapa Gerindra kemudian tidak mungkin merapat ke Koalisi Semut Merah, satu faktornya karena hubungan disharmonis dengan PKS usai Pilpres 2019.

Pengamat politik Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago.
Pengamat politik Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago.

"Karena waktu itu Pak Prabowo mereka usung tapi sekarang jadi menteri kan, kemudian kursi cawapres yang diperuntukan untuk PKS disalip Gerindra. Jadi PKS agak keberatan, belum tentu nyaman juga dengan Gerindra," kata Pangi, Selasa (14/6/2022).

Beda dengan PKB, yang dinilai lebih terbuka dan justru senang jika satu koalisi dengan Gerindra karena relatif tidak memiliki rekam jejak yang tidak mengenakan.

Sementara itu, faktor alasan tidak mungkin berkoalisi dengan PDIP juga karena PKS. Pangi berkeyakinan membangun koalisi antarpartai tidak bisa dilepaskan dari ideologi, hal itu yang tidak ada titik temu antara PDIP dan PKS.

"Buktinya PKS dan PDIP itu kan gak pernah ketemu titiknya kan ekstrem, yang satu partai kanan yang dibalut sentimen keagamaan, yang satu partai kiri yang dibalut dengan sentimen nasionalis," kata Pangi.

baca juga

Pangi memandang partai yang berpeluang menambah kekuatan Koalisi Semut Merah ialah partai nasionalis, seperti NasDem dan Demokrat. Kedua partai itu dianggap paling berpeluang bergabung.

"Yang berpeluang bergabung ke Koalisi Semut Merah ini adalah mereka yang secara chemistry gak ada masalah. Yang kedua, ideologi mereka juga gak terlalu berjarak ekstrem, hubungan masa lalu mereka baik-baik saja dan mereka melihat siapa nanti calon presidennya," kata Pangi.

Poin mengenai siapa sosok calon presiden tidak bisa disepelekan. Pangi berujar Koalisi Semut Merah benar-benar harus mencari figur capres yang layak jual untuk memikat partai-partai bergabung.

Apabila PKB dan PKS hanya kekeh mengusung kader internal mereka, semisal Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, koalisi tidak akan mendapat dukungan dari partai manapun. Sebab, sosok Muhaimin atau Cak Imin masih dianggap belum memiliki daya jual.

"Kalau proposalnya nanti itu nggak menarik, tidak layak jual, ya mungkin hanya dua ini saja (PKB-PKS) nanti gak ada tambahan satu partai lagi," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al-Habsy. (Dok: DPR)
Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsy. (Dok: DPR)

Tak Masalah Jika PDIP Gabung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KIB Buka Pintu Duet Semut Merah Gabung Koalisi, Ketum PPP: Kayak Lagu Bruno Mars, Leave The Door Open

KIB Buka Pintu Duet Semut Merah Gabung Koalisi, Ketum PPP: Kayak Lagu Bruno Mars, Leave The Door Open

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 07:47 WIB

PAN Ajak Partai-partai Non-Parlemen Gabung Untuk Perkuat KIB

PAN Ajak Partai-partai Non-Parlemen Gabung Untuk Perkuat KIB

News | Senin, 13 Juni 2022 | 23:45 WIB

Kemesraan Dengan PKB Disebut Cuma Gimik, Begini Tanggapan PKS

Kemesraan Dengan PKB Disebut Cuma Gimik, Begini Tanggapan PKS

News | Senin, 13 Juni 2022 | 17:11 WIB

Bantah KIB Jadi Kendaraan Politik Ganjar Di 2024, PAN: Tak Ada Bukti Empiris

Bantah KIB Jadi Kendaraan Politik Ganjar Di 2024, PAN: Tak Ada Bukti Empiris

News | Senin, 13 Juni 2022 | 14:16 WIB

Terkini

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:24 WIB

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:19 WIB

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:15 WIB

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

Motor Raib Saat Apel ke Rumah Pacar di Jelambar, Pelaku Ternyata Warga Sekitar

Motor Raib Saat Apel ke Rumah Pacar di Jelambar, Pelaku Ternyata Warga Sekitar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal

Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:04 WIB

Malaysia Pesta Gol di SUGBK, Gebuk Bangladesh Arif Aiman Jadi Bintang

Malaysia Pesta Gol di SUGBK, Gebuk Bangladesh Arif Aiman Jadi Bintang

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

Pengamat Soroti Temuan 'Kamar Sultan' Lapas Cibinong: Bukti Runtuhnya Moral Pemidanaan

Pengamat Soroti Temuan 'Kamar Sultan' Lapas Cibinong: Bukti Runtuhnya Moral Pemidanaan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

×