facebook

Keras! Megawati ke Kader PDIP: Kalian, Siapa yang Berbuat Manuver, Keluar!

Pebriansyah Ariefana
Keras! Megawati ke Kader PDIP: Kalian, Siapa yang Berbuat Manuver, Keluar!
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri

PDI Perjuangan tidak menginginkan kader yang suka bermain politik dengan mengedepankan oportunisme.

Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta kader PDI Perjuagan keluar partai jika melakukan manuver politik. Terutama untuk pencalonan presiden pada Pemilu 2024.

Megawati pun meminta semua kader untuk bersabar menunggu keputusannya dalam menentukan siapa sosok yang akan menjadi bakal calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilu 2024, termasuk partai koalisi yang akan digandeng.

"Kalian, siapa yang berbuat manuver, keluar," tegas Megawati dengan suara tinggi saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan Tahun 2021 di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa.

PDI Perjuangan tidak menginginkan kader yang suka bermain politik dengan mengedepankan oportunisme.

Baca Juga: Dengan Nada Tinggi, Megawati Soekarnoputri Ancam Pecat Kader yang Main 2 Kaki Terkait Capres

"Tidak ada di dalam PDI Perjuangan, yang namanya main dua kaki, main tiga kaki, melakukan manuver," tambahnya.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh kader bahwa dia memiliki hak prerogatif untuk menentukan dua pilihan tersebut, sosok capres-cawapres dan keputusan koalisi.

Amanat tersebut menjadi haknya setelah seluruh kader secara mufakat memilihnya sebagai Ketua Umum.

Dia juga meminta seluruh kader PDI Perjuangan tidak mendahului untuk berkomunikasi terkait urusan koalisi.

Seluruh kader partai banteng moncong putih tersebut diminta untuk patuh dan tunduk sambil menunggu mandat pencalonan presiden dari Megawati.

Baca Juga: Dituding PDIP Partai Sombong, Megawati Soekarnoputri Beri Jawaban Telak Ini

"Ingat lho! Lebih baik keluar deh, daripada saya pecat lho kamu, saya pecat-pecati lho," tambahnya.

Komentar