facebook

Soroti Angka Kemiskinan Di DKI, Hasto PDIP: Ahok-Djarot Lebih Baik Dari Anies

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah
Soroti Angka Kemiskinan Di DKI, Hasto PDIP: Ahok-Djarot Lebih Baik Dari Anies
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. [Suara.com/Bagaskara]

"Misalnya di DKI, kemiskinan di DKI itu sama dengan 15 tahun sebelumnya, akhirnya rakyat melihat bahwa pak Ahok dan pak Djarot ini lebih baik dari yang sekarang,"

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, bahwa kepemimpinan Basuki Tjahja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat dinilai masih lebih baik dari kepemimpinan Anies Baswedan dan Riza Patria di DKI Jakarta.

Menurutnya, hal itu dapat terlihat dari angka kemiskinan di DKI Jakarta sejak 15 tahun lalu tak ada penurunan.

"Misalnya di DKI, kemiskinan di DKI itu sama dengan 15 tahun sebelumnya, akhirnya rakyat melihat bahwa pak Ahok dan pak Djarot ini lebih baik dari yang sekarang," kata Hasto ditemui di sela-sela Rakernas PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2022).

Kemudian dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, melontarkan kritik keras terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia mengaku merasa sangat prihatin terhadap kondisi warga Jakarta kekinian, apalagi angka kemiskinan masih sangat tinggi.

Baca Juga: Menohok! Djarot Saiful Kuliti Kinerja Anies Saat HUT DKI Jakarta, Dari Kemiskinan Hingga Formula E: Prihatin Banget

"Prihatin ya, karena APBD DKI Jakarta ini kan besar banget. Kita tunggu-tunggu sebetulnya katanya menyubsidi rakyat miskin untuk mendapatkan rumah layak huni. Ternyata rumah dibangun dengan DP 0 rupiah juga enggak jelas berapa. Padahal APBD-nya besar banget," kata Djarot.

Djarot lantas mempertanyakan penggunaan dana APBD yang diberikan sangat besar. Ia menyinggungg juga program Oke Oce.

"Kemudian ada program utk mengangkat rakyat kecil supaya bisa berusaha dengan baik, ada program oke oce itu spt apa. Hal seperti ini yang membikin kita miris jika kita mempertanyakan duit sebegitu besarnya untuk apa ya," katanya.

Tak sampai di situ, Djarot menyentil juga soal penyelenggaraan Formula E. Menurutnya, anggaran besar untuk penyelenggaraan balapan mobil listrik internasional tersebut seharusnya bisa dialihkan ke yang lain, salah satunya pembangunan rumah susun bagi rakyat kecil.

"Kalau itu didistribusikan untuk bantuan permodalan bagi pengusaha kecil itu akan lebih fokus untuk membahagiakan warganya," tuturnya.

Baca Juga: Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Jokowi, Anies: Semoga Diberkahi dalam Menjalankan Amanah

Lebih lanjut, Djarot mengatakan, banyak hal yang lebih penting yang seharusnya bisa dikerjakan. Menurutnya, penataan infrastruktur juga merupakan hal yang penting.

Ia kemudian sesumbar jika diberikan satu kesempatan kembali pada 2017 bersama Basuki Tjahja Purnama alias Ahok untuk memimpin Jakarta, menurutnya angka kemiskinan bisa di bawah 5 persen.

Komentar