Penyebab Sri Lanka Bangkrut: dari Subsidi Besar Hingga Hutang Triliyunan

Farah Nabilla

Kamis, 23 Juni 2022 | 10:22 WIB
Penyebab Sri Lanka Bangkrut: dari Subsidi Besar Hingga Hutang Triliyunan
Demo warga akibat krisis ekonomi di Sri Lanka. (foto: AFP)

Suara.com - Krisis ekonomi dan global yang terjadi akibat pandemi Covid-19 membuat sejumlah negara harus bekerja ekstra keras demi mempertahankan keberlangsungan negara mereka. Krisis ini sampai membuat sejumlah negara ambruk, seperti Sri Lanka bangkrut. Lantas apa penyebab Sri Lanka bangkrut?

Faktor krisis global yang melanda negara ini selama lebih dari 2 tahun memaksa pemerintah Sri Lanka untuk menekan banyak pendanaan dan subsidi kepada masyarakatnya dalam menghadapi pandemi.

Pemerintahan Sri Lanka diketahui baru terbentuk secara formal pada tahun 2019 silam. Namun, tak lama pemerintahan tersebut berjalan, pandemi tiba tiba melanda dan membuat para negarawan mereka ketar ketir menghadapi situasi darurat di awal pandemi.

Akibatnya, subsidi besar-besaran yang diberikan kepada masyarakat dicabut secara keseluruhan dan menimbulkan banyak protes dari masyarakat. 

Negara yang masih bergantung dengan pendanaan dari Pemerintah Tiongkok ini sempat mendapat investasi yang cukup besar, namun lagi-lagi kerjasama tersebut gagal dan menyebabkan pembengkakan hutang negara Sri Lanka yang mencapai Rp700 T. 

Nilai sebesar itu bukan tanpa sebab. Menyandur dari The Guardian, pemerintah Sri Lanka tidak bisa menentukan prioritas utama dalam memajukan ekonomi negara di tengah pandemi. Pembatasan kegiatan pariwisata di tengah pandemi malah menjadi hal yang diutamakan pemerintah saat itu. Langkah yang salah tersebut pun turut diikuti dengan inflasi yang tinggi akibat hasil pokok negara Sri Lanka, yaitu beras ikut menurun. 

Produksi hasil pokok beras mereka yang biasa diekspor malah berbalik menjadi impor beras besar-besaran di tengah pandemi. Tak hanya itu, para ahli ekonomi di negara tersebut juga sempat mengungkap bahwa pemerintah Sri Lanka tidak dapat menjaga sistem yang seharusnya dipertahankan sejak awal. 

Ekonomi Sri Lanka yang sarat akan hutang akhirnya menyatakan kebangkrutan setelah berbulan-bulan kekurangan makanan, bahan bakar dan listrik. Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe mengatakan kepada anggota parlemen untuk menggarisbawahi situasi mengerikan yang terjadi dalam negara itu karena mencari bantuan dari pemberi pinjaman internasional seperti negara negara investor besar.

Ranil juga mengungkap kepada parlemen bahwa negara di Asia Selatan ini menghadapi masalah serius hingga menyebabkan kebangkrutan.

baca juga

“Ekonomi kita benar-benar ambruk,” ujarnya.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bilang Banyak Negara Ekonominya Ambruk, Ini 6 Daftarnya Menurut Bank Dunia

Jokowi Bilang Banyak Negara Ekonominya Ambruk, Ini 6 Daftarnya Menurut Bank Dunia

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 07:59 WIB

Tak Mampu Bayar Utang 7 Miliar Dolar AS, PM Sri Lanka: Kami Jatuh ke Titik Terendah

Tak Mampu Bayar Utang 7 Miliar Dolar AS, PM Sri Lanka: Kami Jatuh ke Titik Terendah

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2022 | 19:36 WIB

Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Wickremesinghe Akui Negaranya Telah Runtuh

Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Wickremesinghe Akui Negaranya Telah Runtuh

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2022 | 18:58 WIB

5 Fakta Sri Lanka, Negara Pertama di Dunia yang Melantik Wanita sebagai PM

5 Fakta Sri Lanka, Negara Pertama di Dunia yang Melantik Wanita sebagai PM

Your Say | Senin, 20 Juni 2022 | 21:37 WIB

Dinilai Menjauh dari Tiongkok, Krisis Ekonomi Dekatkan Sri Lanka ke India

Dinilai Menjauh dari Tiongkok, Krisis Ekonomi Dekatkan Sri Lanka ke India

Video | Minggu, 19 Juni 2022 | 07:00 WIB

Alami Krisis Ekonomi dan Pangan, Warga Ramai Bikin Paspor Ingin Tinggalkan Sri Lanka

Alami Krisis Ekonomi dan Pangan, Warga Ramai Bikin Paspor Ingin Tinggalkan Sri Lanka

Sumsel | Kamis, 16 Juni 2022 | 11:19 WIB

Kacau Dihantam Krisis Ekonomi, Warga Sri Lanka Bondong-bondong Bikin Paspor

Kacau Dihantam Krisis Ekonomi, Warga Sri Lanka Bondong-bondong Bikin Paspor

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 11:03 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×