Menag Yaqut Sebut Kurban Saat Wabah PMK Hukumnya Sunnah Muakkad

Erick Tanjung

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:06 WIB
Menag Yaqut Sebut Kurban Saat Wabah PMK Hukumnya Sunnah Muakkad
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Antara)

Suara.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan hukum kurban saat Idul Adha adalah sunnah yang dianjurkan/sunnah muakkad atau bukan wajib, terlebih di tengah munculnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

“Perlu disampaikan hukum kurban itu adalah sunnah muakkad, sunah yang dianjurkan jadi bukan wajib. Artinya jika dalam kondisi tertentu kurban ini tidak bisa dilaksanakan, maka kita tidak boleh memaksakan, akan dicarikan alternatif yang lain, tentu saja,” kata Yaqut usai rapat internal di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/6/2022).

Yaqut mengatakan menjelang Idul Adha pada awal Juli 2022 mendatang, kebutuhan hewan ternak terutama sapi dan kambing akan meningkat. Namun, karena saat ini terdapat persebaran wabah PMK di Indonesia, maka Kementerian Agama akan menerbitkan peraturan baru mengenai kurban hewan ternak di masa wabah PMK.

Menag juga akan berkoordinasi dengan organisasi masyarakat keagamaan untuk bersama-sama menyampaikan ke masyarakat mengenai hukum kurban adalah bukan wajib.

“Dalam satu dua hari ini kita akan segera koordinasikan dengan ormas-ormas Islam agar bisa disampaikan kepada masyarakat, kepada publik apa hukumnya kurban dan bagaimana kurban dalam situasi seperti sekarang dimana wabah PMK ini sedang menjangkiti Indonesia,” jelasnya.

Kemenag juga akan mengikuti aturan dari Satuan Tugas Penanganan PMK yang dipimpin oleh Kepala BNPB Suharyanto. Satgas Penanganan PMK merupakan organisasi baru yang dibentuk Presiden Joko Widodo.

Selain itu, untuk mengatasi wabah PMK, pemerintah juga akan melakukan pengadaan vaksin PMK hingga 29 juta dosis pada 2022 dengan anggaran bersumber dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional atau KPCPEN.

Di kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan pemerintah akan melarang pergerakan hewan ternak di 1.765 kecamatan yang termasuk “daerah merah” penyakit PMK hewan ternak.

Saat ini terdapat 1.765 kecamatan yang termasuk “daerah merah” PMK hewan ternak atau 38 persen dari total 4.614 kecamatan.

“Akan diberikan larangan daripada hewan hidup dalam hal ini sapi untuk bergerak. Itu di daerah level kecamatan yang terdampak daripada penyakit kuku mulut atau kita sebut daerah merah,” kata Airlangga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Yaqut Jelaskan Hukum Kurban di Tengah Wabah PMK: Sunnah Bukan Wajib

Menag Yaqut Jelaskan Hukum Kurban di Tengah Wabah PMK: Sunnah Bukan Wajib

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:30 WIB

Kurban di Tengah Wabah PMK, Menteri Agama: Jika Tak Bisa Dilaksanakan Tak Boleh Memaksakan

Kurban di Tengah Wabah PMK, Menteri Agama: Jika Tak Bisa Dilaksanakan Tak Boleh Memaksakan

Bogor | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:15 WIB

Idul Adha di Tengah Wabah PMK, Menag Yaqut Jelaskan Hukum Kurban: Sunnah Muakkad

Idul Adha di Tengah Wabah PMK, Menag Yaqut Jelaskan Hukum Kurban: Sunnah Muakkad

Jogja | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:13 WIB

Terkini

2 Pilihan Setrika Hijab, dari Model Listrik hingga Uap ulai Rp160 Ribuan

2 Pilihan Setrika Hijab, dari Model Listrik hingga Uap ulai Rp160 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 16:05 WIB

Tutorial Bersihkan Lem Talang Air, Alkohol Boleh Dipakai?

Tutorial Bersihkan Lem Talang Air, Alkohol Boleh Dipakai?

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 16:04 WIB

Rekomendasi HP Rp3 Jutaan Kamera Terbaik 200 MP, Dilengkapi OIS dan RAM Jumbo

Rekomendasi HP Rp3 Jutaan Kamera Terbaik 200 MP, Dilengkapi OIS dan RAM Jumbo

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 16:03 WIB

Bukan Cuma Soal Keracunan MBG, Chef SPPG di Surabaya Malah Gelapkan 8 Jerigen Minyak Bekas

Bukan Cuma Soal Keracunan MBG, Chef SPPG di Surabaya Malah Gelapkan 8 Jerigen Minyak Bekas

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 16:03 WIB

The Last Interview Tayang November, Wawancara Kerja Jadi Penuh Ketegangan

The Last Interview Tayang November, Wawancara Kerja Jadi Penuh Ketegangan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:00 WIB

Bukan Cuma Air Bersih, Warga Kepulauan Seribu Juga Keluhkan Sinyal dan Listrik

Bukan Cuma Air Bersih, Warga Kepulauan Seribu Juga Keluhkan Sinyal dan Listrik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:57 WIB

Hadiah Natal dengan Pengorbanan Manis Nan Ironis dalam The Gift of the Magi

Hadiah Natal dengan Pengorbanan Manis Nan Ironis dalam The Gift of the Magi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:54 WIB

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 15:52 WIB

Temuan 'Kamar Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Menkum Supratman Diserbu Kritik dan Caci Maki

Temuan 'Kamar Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Menkum Supratman Diserbu Kritik dan Caci Maki

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:52 WIB

Swag Abis! Allday Project Unjuk Sisi Autentik di Lagu Baru, Do It Like This

Swag Abis! Allday Project Unjuk Sisi Autentik di Lagu Baru, Do It Like This

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:50 WIB

×