facebook

Hanyut Terseret Arus Saat Menyeberang Sungai, Anggota Brimob Gugur Dalam Operasi Madago Raya 2022

Bangun Santoso
Hanyut Terseret Arus Saat Menyeberang Sungai, Anggota Brimob Gugur Dalam Operasi Madago Raya 2022
ILUSTRASI: Satgas Madago Raya melakukan penyisiran di salah satu desa di wilayah operasi pengejaran sisa DPO anggota MIT Poso. [Dok.Antara]

kejadian itu bermula pada saat tim yang dipimpin oleh korban sedang melaksanakan patroli rutin dan harus menyeberangi sungai Desa Salubanga Kabupaten Parigi Moutang

Suara.com - Seorang personel Brimob Polda Kepulauan Riau gugur terbawa arus sungai saat bertugas dalam rangka Operasi Madago Raya 2022 di Sungai Salubanga, Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah.

“Iya benar Bripka Anumerta Janwar Sobar Wijaya, Dantim Alfa 19 Ambon Satgas Mandago Raya gugur dalam bertugas,” ujar Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Mohamad Rendra Salipu di Batam, Kepulauan Riau, Senin (27/6/2022).

Rendra menjelaskan, kejadian itu bermula pada saat tim yang dipimpin oleh korban sedang melaksanakan patroli rutin dan harus menyeberangi sungai Desa Salubanga Kabupaten Parigi Moutang.

“Saat menyeberangi sungai itulah dia hanyut terseret arus yang deras,” katanya.

Baca Juga: Firaun Dihadirkan Dalam Rekonstruksi Pembunuhan Anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen

Rendra mengatakan pada saat melintasi sungai, korban yang juga sebagai komandan tim adalah orang kedua yang kemudian terseret arus.

Anggota yang pertama kali menyeberang sempat menarik ransel korban, namun karena arus terlalu deras maka korban terbawa arus.

“Tiga orang personel lainnya yang ikut sempat melaksanakan penyisiran sejauh 200 meter, namun tidak menemukan keberadaan Bripka Anumerta Janwar. Karena terkendala komunikasi, Wakil komandan tim menugaskan tiga personel tim lainnya untuk merapat ke Pos Sekat Salubanga untuk melaporkan kejadian tersebut dan meminta bantuan ke Posko,” ucapnya.

Selanjutnya, 6 tim personel Satbrimob Polda Kepri beserta Basarnas Palu mendatangi lokasi awal Bripka Anumerta Janwar terbawa arus. Selama tim melalukan penyisiran sungai telah ditemukan ransel dan rolling bed yang diduga milik Bripka Anumerta Janwar sejauh 1,5 kilometer dari titik awal.

"Bripka Anumerta Janwar ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Almarhum ditemukan sejauh 5,5 kilometer dari lokasi hanyut dalam keadaan terapung,” kata Rendra.

Baca Juga: Ratusan Anggota Brimob Dikirim ke Kabupaten Jayawijaya

Dengan adanya kejadian ini, dia berharap agar anggota yang saat ini masih bertugas di Poso agar tetap semangat dan tetap fokus dalam bertugas.

“Kami jajaran Satbrimob Polda Kepri sangat berduka atas gugurnya anggota tersebut, Almarhum merupakan seorang Komandan Tim terbaik dan teladan bagi anggotanya,” ujarnya. (Sumber: Antara)

Komentar