NGO Pro-Palestina Kritisi Menpora Soal Jaminan Timnas Israel Bisa Bertanding di Piala Dunia U-20

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 29 Juni 2022 | 18:07 WIB
NGO Pro-Palestina Kritisi Menpora Soal Jaminan Timnas Israel Bisa Bertanding di Piala Dunia U-20
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali. (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Sejumlah lembaga kemanusiaan yang fokus terhadap konflik di Palestina mengkritisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali terkait kepastian Tim Nasional (Timnas) Israel tetap dapat bertanding di Indonesia dalam perhelatan akbar Piala Dunia U-20 yang digelar pada 2023 mendatang.

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia menilai, pernyataan Menpora tidak berdasar pada sejarah panjang Indonesia yang menolak pengakuan terhadap negara Israel.

"Pernyataan Menteri Pemuda dan Olah Raga RI, Zainudin Amali, yang mengatakan bahwa Tim Israel tetap bisa datang bermain di Indonesia dan jangan mengaitkan olah raga dengan politik, ini adalah pernyataan yang ahistoris," kata Ketua Presidium MER-C Indonesia Sarbini Abdul Murad saat konferensi pers di Senen, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022).

Dia memaparkan, sejak kemerdekaan Indonesia, penolakan pengakuan terhadap negara Israel telah dilakukan. Bahkan sikap itu juga pernah ditunjukkan dalam dunia olahraga.

"Pada tahun 1957, Tim sepakbola Indonesia pernah menolak untuk bertanding melawan Israel pada Kualifikasi Piala Dunia 1958 karena alasan politis atas instruksi Presiden Soekarno," kata Sarbini.

Kemudian hal serupa juga terjadi pada 1962, kata dia, Soekarno tegas menolak kehadiran kontingen Israel ke Indonesia pada perhelatan Asian Games.

"Sikap politik luar negeri Indonesia juga selalu menunjukkan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina," imbuhnya.

Aqsa Waorking Group (AWG), lembaga kemanusiaan yang fokus dalam isu Penjajahan Israel di Palestina, juga menyayangkan pernyataan Menpora.

Ketua Presidium AWG Anshorullah menilai, sikap itu menyalahi alinea pertama Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi, penjajahan di atas dunia yang harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan keadilan.

baca juga

Selain itu, Anshorullah juga menganggap Menpora menentang sikap Presiden Joko Widodo yang sempat memboikot produk Israel pada KTT OKI di Indonesia tahun 2016 silam.

"Pernyataan jaminan ini adalah ahistoris dan menyelisihi Undang-Undang Dasar 1945, larangan dari Presiden Soekarno, dan seruan Presiden Joko Widodo," tegas Anshorullah.

Sementara itu, Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI) juga turut mengkritisi sikap Menpora. Ketua KISDI, HM Mursalin mengatakan Menpora seharusnya mengedepankan prinsip konstitusi bangsa Indonesia yang menolak penjajahan.

"Pernyataan Menpora Zainuddin Amali yang mengatakan Indonesia tidak bisa melarang Israel untuk datang karena semua aturan sudah dibuat FIFA, justru seharusnya sebagai tuan rumah, menteri terkait harus mengedepankan prinsip konstitusi bangsa yang menolak penjajahan," tegasnya.

Israel Tetap Bertanding di Indonesia

Seperti diketahui, Timnas Israel lolos ke Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia pada 2023 hingga memunculkan polemik. Lantaran secara diplomatik, Indonesia tidak pernah mengakui keberadaan negara Israel, karena penjajahan dan pelanggaran HAM yang dilakukannya ke Palestina.

Namun, Menpora, Zainudin Amali menegaskan sudah ada jaminan bagi Israel untuk bisa tampil di Piala Dunia U-20 di Indonesia. Kepastian ini disampaikan sebelum Israel lolos.

"Sudah kami bahas sejak 2019. Semua negara yang lolos menjadi peserta Piala Dunia U-20 2023, dipersilakan untuk bermain," ujar Amali pada 23 Juni lalu.

"Jadikan olahraga itu tidak ada urusan dengan politik. Karena itu FIFA sudah menyampaikan kepada kami, siapa pun negara yang lolos, harus bisa bertanding di Indonesia. Jadi, tidak ada masalah. Pasti pihak keamanan kita akan memberikan rasa aman. Ini hal yang perlu diperhatikan.” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Dinilai Akui Kejahatan Israel ke Palestina Jika Terima Timnas Israel Main di Piala Dunia U-20

Pemerintah Dinilai Akui Kejahatan Israel ke Palestina Jika Terima Timnas Israel Main di Piala Dunia U-20

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 17:28 WIB

Desak Pemerintah RI Tolak Kedatangan Timnas Israel  U-20, MER-C: Mereka Pelanggar HAM dan Penjajah Bangsa Palestina!

Desak Pemerintah RI Tolak Kedatangan Timnas Israel U-20, MER-C: Mereka Pelanggar HAM dan Penjajah Bangsa Palestina!

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 16:34 WIB

Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Tolak Timnas Israel ke Indonesia pada Piala Dunia U-20 2023, Minta Pemerintah Tegas

Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Tolak Timnas Israel ke Indonesia pada Piala Dunia U-20 2023, Minta Pemerintah Tegas

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 16:31 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×