facebook

Panglima TNI Jenguk Dua Prajurit yang Tertembak di Distrik Ilaga

Liberty Jemadu
Panglima TNI Jenguk Dua Prajurit yang Tertembak di Distrik Ilaga
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengunjungi Praka Zubaidi di RSPAD Gatot Soebroto, sebagaimana yang dipantau dari kanal YouTube Andika di Jakarta, Jumat (1-7-2022). [Antara/Putu Indah Savitri]

Praka Zubaidi mengalami luka tembak di bagian wajah. Sersan Dua Sudirno mengalami luka tembak di bagian siku sebelah kanan.

Suara.com - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa membesuk kembali Praka Zubaidi dan Serda Sudirno yang menjadi korban luka tembak di Distrik Ilaga, Papua, setelah kedua prajurit tersebut menjalani perawatan intensif selama 14 hari.

"Prajurit Kepala Zubaidi dan Sersan Dua Sudirno tetap semangat demi kesembuhan agar dapat kembali lagi bertugas untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat dan bangsa Indonesia," kata Andika ketika mengunjungi kedua prajurit yang sedang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, dikutip dari kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, dipantau dari Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memeriksa kondisi kedua korban luka tembak setelah menjalani perawatan intensif dan pascaoperasi akibat luka tembak.

Andika juga meminta lokasi pemindahan sesuai dengan keinginan Zubaidi dan Sudirno, sebagaimana yang telah dia janjikan kepada kedua prajurit tersebut pada kunjungan sebelumnya.

Baca Juga: Panglima TNI Lakukan Rotasi Jabatan, Danpaspampres Tri Budi Utomo Jadi Pangdam VI/Mulawarman

"Sudah memutuskan mau pindah ke mana? Ke Sragen? Bisa. Yang penting hati-hati saja," kata Andika setelah mendengar permintaan dari Zubaidi terkait dengan lokasi penugasan yang dia inginkan.

Sementara itu, Sersan Dua Sudirno ingin pindah ke Tangerang agar lebih dekat dengan keluarganya.

Praka Zubaidi mengalami luka tembak di bagian wajah, tepatnya di hidung sebelah kanan dan menembus bibir atas sebelah kiri. Setelah melalui operasi, Zubaidi mengaku sudah bisa melihat dan membaca teks melalui ponselnya.

"Perkembangan, dari segi hidung sudah bisa buat bernapas. Tinggal menunggu operasi pengambilan serpihan yang masih ada di mata saja. Secara umum sudah lebih baik," ucap Zubaidi.

Di sisi lain, Sersan Dua Sudirno mengalami luka tembak di bagian siku sebelah kanan dan sudah mulai pulih setelah menjalani operasi. Saat ini Sudirno harus menjalani fisioterapi rutin agar lekas pulih dan dapat mengabdi kembali kepada masyarakat dan bangsa Indonesia. [Antara]

Baca Juga: Ingin Perkuat Kemitraan Militer dengan Uni Emirat Arab, Panglima TNI: Saya Sangat Serius

Komentar