facebook
abcaustralia

Kematian Akibat Covid di Australia Mencapai 10 Ribu, di Indonesia 156.745

Siswanto | ABC
Kematian Akibat Covid di Australia Mencapai 10 Ribu, di Indonesia 156.745
Ilustrasi Covid-19 - gejala omicron varian baru (Pixabay)

Dua tahun lebihsejak pandemi, kematian akibat COVID-19 di Australia telah melebihi angka 10 ribu orang.

Suara.com - Dua tahun lebihsejak pandemi, kematian akibat COVID-19 di Australia telah melebihi angka 10 ribu orang.

Kasus infeksi COVID-19 pertama kali dilaporkan di Australia pada Januari 2020.

Kematian pertama akibat pandemi di negara ini terjadi dua bulan kemudian, yaitu pada Maret 2020.

Menurut data yang dirangkum dari seluruh negara bagian, total jumlah kematian akibat COVID di Australia mencapai angka 10 ribu pada akhir pekan lalu.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Kembali Naik, Luhut Binsar: Saya Mohon Masyarakat untuk Booster

Data Departemen Kesehatan tersebut menunjukkan jumlah kematian mencapai 10.039.

Sebanyak 3.511 orang saat ini sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit, 118 di antaranya berada di ICU dan 30 orang memerlukan bantuan alat pernafasan.

Berapa jumlah kasus infeksi?

Hingga 1 Juli 2022, tercatat lebih dari 8 juta orang di Australia telah terinfeksi virus corona.

Data National InteroperableNotifiable Disease Surveillance System (NINDSS) mencatat 8.156.829 kasus yang dilaporkan ke sistem pencatatan ini.

Angka kasus diperkirakan lebih banyak lagi karena keterbatasan tes yang membuat warga yang terinfeksi tidak tercatat dalam pelaporan.

Baca Juga: Update Covid-19 di RI: Kasus Positif Tambah 2.577, DKI Jakarta Penyumbang Terbanyak

Berapa persentase kematian akibat COVID-19?

Berdasarkan data pada 1 Juli 2022, persentase kematian akibat COVID yaitu 0,12 persen dari total jumlah kasus yang dilaporkan.

Pada pencatatan 1 Juli, ada 9.930 kematian dari 8.156.829 kasus infeksi.

Perbandingan dengan negara lain

Menurut data organisasi kesehatan dunia WHO pada hari Senin (4/07), secara globallebih dari 545 juta kasus infeksi COVID-19 telah dilaporkan di berbagai negara.

WHO mencatat lebih dari 6 juta penduduk dunia telah meninggal akibat infeksi COVID-19.

Namun jumlah ini hanyalah angka yang dilaporkan oleh otoritas terkait di setiap negara.

Berikut daftar 10 negara dengan jumlah kematian COVID terbanyak, yang disusun oleh Johns Hopkins Coronavirus Resource Center:

Negara

Jumlah kasus

Jumlah kematian

Persentase kematian

Kematian
per 100 ribu penduduk

AS

87.838.623

1.017.846

1,2%

308,94

Brasil

32.471.847

671.858

2,1%

316,08

India

43.502.429

525.199

1,2%

38,06

Rusia

18.167.603

373.505

2,1%

255,94

Meksiko

6.058.689

325.747

5,4%

254,90

Peru

3.634.918

213.545

5,9%

647,66

Inggris

22.941.360

181.093

0,8%

266,76

Italia

18.695.954

168.488

0,9%

278,67

Indonesia

6.092.303

156.745

2,6%

57,31

Prancis

31.410.383

150.624

0,5%

230,84

Sebagai perbandingan, Johns Hopkins Coronavirus ResourceCenter menyebutkan bahwa dalam periode yang sama, persentase kematian COVID per 100 ribu penduduk di Australia yaitu 39,33.

Kematian COVID berdasarkan usia

Data Departemen KesehatanAustralia menunjukkan demograsi penduduk yang meninggal akibat COVID pada umumnya laki-laki berusia80 hingga 89 tahun.

Berikutnya penduduk perempuan berusia 80 hingga 89 tahun.

Data yang sama menyebutkan bahwa penduduk usia 10-19 tahun mengalami jumlah kematian COVID paling rendah, disusul penduduk usia 9 tahun ke bawah.

Berikut data National InteroperableNotifiable Disease Surveillance System pada 1 Juli 2022:

Kelompok usia

Laki-laki

Perempuan

0-9

5

5

9-19

5

3

20-29

14

13

30-39

51

31

40-49

92

59

50-59

232

140

60-69

550

303

70-79

1.257

660

80-89

1.927

1.409

90+

1.117

1.404

Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News.

Komentar