Penyebab Kerusuhan Babarsari dan Dampaknya, Berawal Ribut di Tempat Karaoke

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 06 Juli 2022 | 09:09 WIB
Penyebab Kerusuhan Babarsari dan Dampaknya, Berawal Ribut di Tempat Karaoke
Dari Portal Yogya - Polisi berjaga-jaga setelah terjadi keributan di Babarsari, Jogja (Instagram/@merapi_uncover)

Suara.com - Kerusuhan terjadi di Babarsari, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (4/7/2022) kemarin. Kerusuhan itu mengakibatkan salah satu outlet yang merupakan sebuah kafe terbakar. Selain itu akibat kericuhan, ada empat unit enam sepeda motor terbakar.

Terjadinya kerusuhan di Babarsari Yogyakarta pun sempat membuat tagar Babarsari trending topic di Twitter. Yuk simak penyebab kericuhan Babarsari dan dampaknya berikut ini. 

Kronologi Kericuhan Babarsari

Menurut Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto, kericuhan di Babarsari tersebut merupakan rentetan peristiwa. Kericuhan berawal dari keributan di sebuah tempat karaoke di kawasan Babarsari pada Sabtu (2/7/2022) dini hari.

Diceritakan keributan terjadi saat seorang inisial L dan rombongannya ditanya oleh kasir apakah sudah membayar atau belum. Kemudian terjadilah keributan saat pihak kasir menghubungi keamanan di tempat itu yaitu pria berinisial K.

"Kejadian bermula di hari Sabtu dini hari. TKP nya di salah satu tempat hiburan di Babarsari. Kemudian di situ terjadi keributan sampai ada perusakan di tempat hiburan itu. Monitor komputer pecah dan ada juga kaca (depan tempat hiburan) pecah," kata Yulianto pada Senin (4/7/2022).

Yuliyanto lalu mengungkap saat keributan di tempat hiburan itu ada 3 orang dari kelompok L yang mengalami luka. Ketiga orang itu menjalani perawatan di RS. Saat keributan terjadi, polisi berhasil mengamankan dan mengendalikan situasi sampai kericuhan berakhir.

"Kemudian ternyata sekitar pukul 05.00 pagi, kelompok L melakukan penyerangan ke TKP Jambusari (lokasi kelompok K). Saat penyerangan ini ada tiga orang dari kelompok K yang terluka," terang Yuliyanto.

Korban terluka itu diketahui penyebabnya adalah karena sabetan benda tajam. Salah seorang korban di kelompok K berasal dari kelompok lain juga.

baca juga

Selanjutnya Yulianto menceritakan teman-teman korban di TKP Jambusari mendatangi Mapolda DIY untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus tersebut. Teman-teman korban itu ditemui langsung oleh Direktur Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda DIY.

"Pagi tadi sudah diterima Pak Dirkrimum Polda DIY. Sudah dijelaskan mengenai perkembangan penanganan kasus. Tetapi sepertinya mereka belum puas dengan jawaban Pak Dirkrimum," jelas Yuliyanto.

Yuliyanto menyebut rombongan tersebut selepas dari Polda DIY mendatangi daerah Babarsari. Mereka menuju ke lokasi yang dicurigai sebagai tempat tinggal L dan kelompoknya.

"Mereka kemudian mendatangi daerah Babarsari kemudian melakukan perusakan. Tadi siang yang rusak itu teras salah satu ruko, di situ ada tujuh sepeda motor yang terbakar," ujar Yuliyanto.

Dampak Kericuhan Babarsari

Dampak kericuhan di Babarsari mengakibatkan sejumlah ruas jalan Babarsari dan Seturan ditutup. Sejumlah petugas polisi pun berjaga di area lokasi kerusuhan Babarsari. Selain itu ada empat unit kendaraan pemadam kebakaran juga telah berada di lokasi kericuhan. 

Sejumlah toko yang berada di kawasan Babarsari pun tampak tutup pasca terjadinya kerusuhan. Masyarakat juga untuk sementara dihimbau tidak melintasi wilayah Babarsari dan Seturan lokasi kericuhan terjadi.

Walau begitu, Polda DIY memastikan Seturan dan Babarsari pada Senin sore kemarin sudah kondusif. Yulianto pun mengatakan polisi terus memantau lokasi. Ia juga meminta semua pihak mempercayakan penanganan kerusuhan ini kepada Polda DIY dan Polres Sleman.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Puncak Widosari Kulon Progo Memang Eksotis

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Puncak Widosari Kulon Progo Memang Eksotis

Purwokerto | Selasa, 05 Juli 2022 | 19:04 WIB

Memahami Curahan Hati Anak Kos-kosan yang Tinggal di Kawasan Babarsari The Gotham City

Memahami Curahan Hati Anak Kos-kosan yang Tinggal di Kawasan Babarsari The Gotham City

Jogja | Selasa, 05 Juli 2022 | 19:09 WIB

Soroti Kerusuhan di Babarsari, Sosiolog UGM Sarankan Sejumlah Langkah untuk Penyelesaian

Soroti Kerusuhan di Babarsari, Sosiolog UGM Sarankan Sejumlah Langkah untuk Penyelesaian

Jogja | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:23 WIB

Viral, Instagram Polres Jogja Diserbu Netizen Usai Tanggapi Laporan Pelanggaran Ini

Viral, Instagram Polres Jogja Diserbu Netizen Usai Tanggapi Laporan Pelanggaran Ini

Kalbar | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:02 WIB

Kerugian Rusuh Babarsari Sleman Capai Miliaran, Siapa yang Tanggung Jawab?

Kerugian Rusuh Babarsari Sleman Capai Miliaran, Siapa yang Tanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2022 | 17:48 WIB

Kembali Soroti Kerusuhan di Babarsari, Sri Sultan HB X: Tak Boleh Lagi Ada Tindak Kekerasan di DIY

Kembali Soroti Kerusuhan di Babarsari, Sri Sultan HB X: Tak Boleh Lagi Ada Tindak Kekerasan di DIY

Jogja | Selasa, 05 Juli 2022 | 17:33 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×