4 Warisan Shinzo Abe bagi Jepang, Salah Satunya Abenomics

Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 09 Juli 2022 | 07:54 WIB
4 Warisan Shinzo Abe bagi Jepang, Salah Satunya Abenomics
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberikan hormat kepada bendera nasional saat memulai konfrensi pers di kediaman resmi Perdana Menteri, Tokyo, Jepang, Jumat (28/8). [Franck ROBICHON / POOL / AFP]

Suara.com - Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meninggal dunia usai ditembak seorang pria di Kota Nara, Jepang, Jumat (8/7/2022). Abe tutup usia setelah mendapatkan penanganan medis.

Abe ditembak ketika tengah berpidato untuk kampanye kandidat anggota majelis tinggi dari Partai Demokratik Liberal di Kota Nara.

Abe dikenal sebagai politikus yang konservatif dalam masalah kebijakan luar negeri dan mampu mengambil sikap konfrontatif terhadap negera-negara Asia Timur lainnya.

Lantas, apa saja warisan peninggalan Abe bagi Jepang selama masa kepemimpinannya? Berikut empat di antaranya yang Suara.com rangkum.

1. Membuat Abenomics

Abe diketahui pernah berupaya memperbaiki ekonomi Jepang yang lesu. Salah satunya yang paling dikenal adalah kebijakan ekonomi dengan nama Abenomics.

Kebijakan tersebut meliputi peningkatan jumlah uang yang beredar, menambah pengeluaran pemerintah, serta reformasi ekonomi Jepang agar lebih kompetitif.     

Tak hanya itu, Abe juga kerap aktif mempromosikan Jepang sebagai pemimpin dalam perdagangan bebas. Ia bahkan bekerja untuk memperluas hubungan dengan mitra dagang terbesar yakni China, dimana negara itu pernah menjadi musuh dalam pemerintahannya.

2. Menata Posisi Jepang di Ruang Lingkup Global

baca juga

Shihoko Goto, analis Wilson Center, menulis bahwa Abe memiliki visi jangka panjang yang ambisius untuk Jepang dan posisi globalnya. Ia sudah mendorong negaranya untuk menilai kembali posisi militer dan berperan penting dalam keamanan regional.

Dalam peringatan 70 tahun Perang Dunia II pada 2015, Abe tidak meminta maaf atas tindakan Jepang dalam perang besar itu. Menurutnya, generasi masa depan negara tidak boleh terus-terusan meminta maaf.

Abe berusaha untuk merevisi konstitusi negara yang menolak perang. Ini diberlakukan oleh AS usai kekalahan Tokyo dalam Perang Dunia II. Ia juga membeberkan mimpinya untuk melihat kelengkapan pasukan militer Jepang.

Pada 2014, Abe mengamandemen konstitusi yang memungkinkan pertahanan diri kolektif. Alasannya sendiri karena kebutuhan untuk menghadapi ancaman China dan Korea Utara yang tidak stabil.

Kemudian, undang-undang yang disahkan pada tahun 2015 itu memungkinkan pasukan Jepang berperang demi membantu sekutu di bawah serangan bersenjata.

3. Menjalin Hubungan Baik dengan Negara Lain

Abe juga dikenal mampu menjalin pendekatan dengan para pemimpin dunia. Salah satunya, Perdana Menteri India Narendra Modi. Ia bahkan turut melakukan ritual doa bersama di sungai Gangga pada 2015.

Ia juga memiliki hubungan baik dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Abe terbilang menjadi pemimpin pertama yang mengunjungi Trump, tepat usai dia memenangkan pemilihan AS pada tahun 2016.

4. Jadi Inovator Terkait Kebijakan Luar Negeri

Lebih luas lagi dalam hal kebijakan luar negeri, Abe juga menjadi inovator yang menunjukkan kapasitas pemikiran strategis. Ini menandai perubahan besar dari perdana menteri sebelumnya, yang cenderung pasif mengikuti jejak Washington.

Perubahan yang dilakukan Abe terlihat dalam sejumlah kemitraan strategis baru dengan India dan Australia, perjanjian pertahanan dengan negara-negara Asia Tenggara, serta kemitraan luar negeri dan pertahanan bilateral dengan Inggris dan Prancis.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Kazuki Takahashi, Kreator Anime Yu-Gi-Oh! yang Ditemukan Tewas

5 Fakta Kazuki Takahashi, Kreator Anime Yu-Gi-Oh! yang Ditemukan Tewas

Entertainment | Sabtu, 09 Juli 2022 | 06:00 WIB

Geledah Rumah Pelaku Penembak Shinzo Abe, Ditemukan Bahan Peledak

Geledah Rumah Pelaku Penembak Shinzo Abe, Ditemukan Bahan Peledak

Malang | Jum'at, 08 Juli 2022 | 23:02 WIB

Shinzo Abe Meninggal Ditembak, Dokter Tak Temukan Peluru saat Operasi

Shinzo Abe Meninggal Ditembak, Dokter Tak Temukan Peluru saat Operasi

Jatim | Jum'at, 08 Juli 2022 | 22:53 WIB

Pakar Kebijakan Publik: Indonesia Perlu Contoh Jepang, Negara Maju Teknologi Digital yang Kental Budaya

Pakar Kebijakan Publik: Indonesia Perlu Contoh Jepang, Negara Maju Teknologi Digital yang Kental Budaya

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 22:10 WIB

JK Terkenang Saat Masih Bekerjasama dengan  Shinzo Abe

JK Terkenang Saat Masih Bekerjasama dengan Shinzo Abe

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 21:30 WIB

Shinzo Abe Meninggal Usai Ditembak Saat Berpidato, Perdana Menteri Fumio Kishida: Tidak Bisa Dimaafkan

Shinzo Abe Meninggal Usai Ditembak Saat Berpidato, Perdana Menteri Fumio Kishida: Tidak Bisa Dimaafkan

Kalbar | Jum'at, 08 Juli 2022 | 21:03 WIB

Terkini

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB